Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mantapkan Program Kredit KLK, BPD Bali Tingkatkan Pengetahuan SDM Koperasi

Bali Tribune/ PELATIHAN - Ratusan gerakan koperasi Kabupaten Gianyar mengikuti pelatihan penambahan pengetahuan SDM.

balitribune.co.id | Gianyar - Guna menambah pengetahuan SDM koperasi agar berkualitas di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Gianyar dan Ubud bersinergi memberikan pelatihan kepada 140 gerakan koperasi di Kabupaten Gianyar. Kepala Bank BPD Bali Cabang Gianyar, I Made Artawa menjelaskan, pelatihan yang diberikan kepada gerakan koperasi merupakan bentuk komitmen bank milik pemerintah daerah ini untuk menjaga hubungan yang baik antara koperasi dan juga BPD Bali. "Khususnya di Gianyar melalui pelatihan dan pendidikan diharapkan lebih  meningkatkan pengetahuan serta SDM koperasi. Sehingga harapan kita  bisa memberikan program kredit KKLK (kredit kepada lembaga keuangan). Contohnya  koperasi dengan bunga ringan dan persyaratan mudah," jelasnya saat kegiatan di Gedung Plut KUMKM Samuan Tiga, Gianyar (12/6). Ketua Dekopinda Gianyar I Ketut Saban menyampaikan bahwa adanya pelatihan yang dilakukan BPD Bali Cabang Gianyar dan Ubud ini akan membawa dampak baik terhadap koperasi. Kegiatan ini dapat menambah wawasan para anggota gerakan koperasi, apalagi di era MEA seperti sekarang. "Selaku pengurus Dekopinda dengan jumlah koperasi di  Gianyar sebanyak 1222 lebih, ke depannya pelatihan ini dapat secara rutin dilaksanakan karena hampir semua koperasi bergerak di simpan-pinjam," katanya.  Menurutnya, untuk menciptakan koperasi yang berkualitas, dibutuhkan SDM yang berkualitas mengingat sumber pendapatan koperasi adalah kredit. "Dengan mengasah kemampuan kredit yang diberikan BPD Bali dapat membantu memberikan pelatihan,  sehingga dapat mewujudkan koperasi yang bisa mensejahterakan anggotanya," ucap Saban.  Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gianyar, I Dewa Putu Mahayasa pun mengapresiasi pelaksanaan pelatihan di bidang kredit ini yang dibutuhkan di era milenial. Kata dia, koperasi tidak hanya masalah modal, tetapi yang penting kesiapan SDM serta pelayanan yang berbasiskan teknologi. "Pelatihan kredit oleh BPD Bali apalagi bulan Juni ini ada perayaan HUT Koperasi ke-72 tahun, sehingga melalui mementum peringatan Hari Koperasi, kerja sama BPD dan gerakan koperasi bisa lebih bersinergi membangun perekonomian Kabupaten Gianyar," harapnya.  Dia menyebutkan, di tahun 2015 melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengukuhkan Kabupaten Gianyar sebagai Kabupaten Koperasi. "Maju mundurnya koperasi terletak dipengelola dan peran anggota koperasi," cetus Mahayasa. Kepala Bank BPD Bali Cabang Ubud, Ida Ayu Sri Wahyuni Darmawati menyampaikan jika semua koperasi yang sudah mempercayakan penempatan dananya di BPD. Melalui pendidikan dan pelatihan ini dapat menambah tingkat kepercayaan koperasi dalam memantapkan program kredit KKLK.  "Kemudahan kredit dapat memberikan pelayanan prima kepada anggota koperasi," imbuhnya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.