Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masalah Kemacetan Masih Jadi Sorotan Komisi II DPRD Badung

DPRD Badung
Bali Tribune / RAKER - Komisi IV DPRD Badung saat rapat kerja dengan OPD terkait seperti Dinas PUPR, Perkim, DLHL dan Diskominfo Badug, Kamis (6/11)

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi II DPRD Badung menyoroti besarnya anggaran yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung. Instansi ini mengelola anggaran lebih dari Rp3 triliun. Anggaran yang besar ini diharapkan bisa dikelola secara maksimal, terutama untuk menyelesaikan masalah kemacetan dan estetika utilitas.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II Made Sada saat rapat kerja dengan empat OPD terkait di lingkup Badung, seperti Dinas PUPR, Dinas Perkim, DLHK dan Diskominfo Badung, pada Kamis (6/11/2025). Nampak hadir  Anggota Komisi II, yaitu I Wayan Regep, I Wayan Edi Sanjaya, I Made Sudira dan I Nyoman Artawa.

Selain Dinas PUPR, OPD yang turut mengelola anggaran cukup besar  adalah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) sebesar Rp297 miliar, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) sebesar Rp374 miliar serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebesar Rp146 miliar.

Menurut Made Sada ada dua hal yang menjadi perhatian Komisi II khusus untuk PUPR Badung, yakni persoalan kemacetan dan estetika utilitas. Pihaknya berharap dengan pembangunan jalan lingkar selatan dan jalan lingkar di Canggu masalah kemacetan ini bisa diatasi.

"Soal kemacetan, jalan-jalan yang sudah mendapat penanganan supaya dimaksimalkan lagi," ujarnya.

Politisi asal Kuta ini juga menegaskan pentingnya kualitas material pekerjaan proyek pemerintah.

"Jika dalam pengerjaan barangnya tidak maksimal dan kualitasnya tidak baik, itu bisa tidak dibayar," kata Made Sada.

Sementara untuk anggaran bedah rumah yang menjadi program Dinas Perkim, Komisi II mendorong agar anggarannya kembali ditambah. Saat ini total ada sekitar 1.600 permohonan dari masyarakat untuk program bedah rumah ini. Program ini masing-masing dibantu sebesar Rp30 juta untuk renovasi, dan Rp50 juta untuk bangun rumah baru. Komisi II meminta agar tahun 2026 anggarannya kembali ditambah.

"Harapkan kami di tahun 2026 ini dikaji lagi anggarannya, kasihan sekali kalau masih dengan anggaran Rp50 juta sepertinya tidak cukup," kata Made Sada.

Pihaknya juga berharap sebanyak 600 rumah yang sudah terverifikasi dapat terealisasi pada tahun 2026.

"Kami tidak ingin ada rakyat miskin dan penduduk miskin di Badung. Apalagi PAD Badung sangat tinggi, lebih dari Rp10 triliun," pungkasnya. 

wartawan
ANA
Category

Bupati Adi Arnawa Serahkan Hibah Karya Pitra Yadnya Massal di Banjar Adat Tiyingan

balitribune.co.id | Mangupura - Krama Banjar Adat Tiyingan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang menggelar rangkaian Upacara Pitra Yadnya dan Atiwa-tiwa massal tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Banjar Adat Tiyingan. Kegiatan pengabenan dan penyucian atma secara kolektif ini dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Minggu (13/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Polemik Videotron, Dewan Minta Pemerintah Tak Persulit Warga Lokal Berinvestasi di Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Polemik pembangunan videotron di pertigaan Penelokan, Kintamani  mengundang reaksi kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa mengatakan sejatinya pada prinsipnya  nafas pembangunan di Bangli yakni  prioritas utamanya buat orang Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

balitribune.co.id | Denpasar - Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri, istri Gubernur Bali periode 1978-1988, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus ibunda Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berlangsung khidmat pada Redite Pon Wuku Prangbakat, Minggu (13/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.