Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masih Ada Warga Terdampak Belum Dapat Bantuan, Diharapkan Tidak Ada Penerima Tercecer dan Ganda

Bali Tribune/ BANTUAN - Hingga kini masih ada warga terdampak Covid-19 yang belum menerima bantuan.
Balitribune.co.id | Negara - Mengantisipasi adanya warga yang tececer maupun penerima ganda pada realisasi Jaring Pengaman Sosial (JPS) APBD Kabupaten Jembrana tahap II, para perbekel dan lurah di Jembrana diminta lebih mengintensifkan pendataan. Terlebih masih banyak warga yang belum menerima bantuan penanganan dampak Covid-19.
 
Bupati Jembrana I Putu Artha saat penyerahan sembako JPS tahap II kepada 903 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Mendoyo, Selasa (9/6), mengintruksikan  para perbekel dan lurah untuk melakukan evaluasi dan pendataan agar tidak ada masyarakat di Kabupaten Jembrana terdapak dari pandemi Covid-19 yang tercecer. Adanya masyarakat terdampak Covid-19 yang seharusnya menerima bantuan namun datanya tercecer tersebut dikatakannya justru berpotensi menimbulkan persoalan di masyarakat.
 
”Kepada para perbekel dan lurah, agar selalu melakukan evaluasi dan mendata dengan warganya yang ada dimasing-masing desa/kelurahan.  Kami tidak ingin, pemberian bantuan ini menimbulkan kecemburuan bahkan ribut  lantaran data para penerima manfaat yang tidak valid,” ungkapnya. 
 
Bupati Artha juga menegaskan, dalam pendistribusian bantuan baik itu bantuan sembako yang bersumber dari penyisiran Biaya Tak Terduga APBD maupun bansos yang bersumber dari Dana Desa tidak sampai ada penerima ganda. Ia mengakui saat ini masih ada warga terdampak Covid-19 yang belum mendapatkan bantuan sehingga diharapkannya ada pemerataan bantuan.  ”Saya ingatkan, penerima manfaat dari JPS ini tidak boleh lagi menerima bantuan dari sumber lain saat pandemi Covid-19. Warga masyarakat kita yang terdampak masih cukup banyak yang belum tersentuh bantuan, sehingga jangan ada penerima ganda. Kita ingin  warga masyarakat kita yang terdampak terbantu semuanya,” tegas Bupati Artha.
 
Bantuan JPS tahap II yang bersumber dari anggaran penyisiran  BTT APBD Kabupaten Jembrana sudah mulai didistribusikan. Pendistribusiaannya dimulai dari Kecamatan Pekutatan pada Selasa (9/6) lalu. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jembrana dr I Made Dwipayana mengatakan bantuan JPS untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar akibat penurunan kemampuan keluarga terdampak Covid-19. Sebelumnya pada tahap pertama sudah disalurkan paket sembako kepada 7.180 KPM senilai Rp.4,339 Miliar. "Bantuan tahap II ini akan disalurkan kepada 5.000 KPM di Jembrana dengan total anggaran Rp 3 miliar.," ujarnya. 
 
Setiap KPM mendapat paket sembako senilai Rp 200 ribu selama tiga bulan. Pendistribusiannya secara bertahap kepada masyarakat terdampak Covid-19 di seluruh kecamatan. Penerima terbanyak ada di Kecamatan Negara sebanyak 1.526 KPM, disusul Kecamatan Jembrana 1.182 KPM, Kecamatan Mendoyo 903 KPM, Kecamatan Melaya 801 KPM dan Kecamatan Pekutatan terdapat 588 KPM. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click

Puting Beliung Terjang Sesandan, Atap 9 Rumah Warga Porak-poranda

balitribune.co.id I Tabanan - Angin puting beliung menerjang sejumlah rumah di lingkungan Banjar Sesandan Dangin Yeh, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan pada Selasa (7/4/2026) sore. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, setidaknya ada sembilan rumah warga yang atapnya mengalami kerusakan akibat peristiwa itu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.