Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masih Menghilang di Empasan Ombak Cukcukan

Bali TribuneAprol SAMPAN - Bangkai perahu sampan yang terhempas ombak di Pantai Cukcukan, Blahbatuh, Gianyar.
Balitribune.co.id | Negara - Satu malam dalam pencarian tim gabungan, Aproyosi (25), yang tenggelam terhempas ombak Cukcukan, Minggu (5/1) malam belum juga ditenukan hinggga Senin (6/1) siang. Tim gabungan SAR, Pol air, Bala Wista BPBD Gianyar pun masih mengobok-ngobok kawasan pantai dalam Radius 1 Km. Diduga posisi korban , nyangkut di batu karang.
 
Mulai Senin pagi Tim Gabungan Sar Bali, Pol Air betdatangan ke Pantai Cukcukan. Sementara puluhan petugas bala Wista BPBD Gianyar sudha melakukan penyisiran sejak Minggu malam namun belaum ada tanda-tanda keberadaan korban. "Proses pencarian korban masih berlangsung. Mudah-mudahan korban ditemukan secepatnya," ujar Kapolres Gianyar AKBP Dewa Made Adnyana
 
Disebutkan, sebelum kecelakaan laut ini, Aprol dan temannya, Febriyanto (35) berlayar dari arah Tanjung Benoa, Badung. Saat berada di kawasan Pantai Cucukan atau sekitar 200 meter dari bibir pantai, perahu yang dipakai mereka untuk mencari ikan timba-tiba tersapu ombak. Febrianto berhasil diselamatkan, dan sudah mendapatkan penanganan RSU Kasih Ibu Saba. Sementara, Aprol sampai berita ini diketik, belum ditemukan. "Kecelakaan laut ini pertama kali diketahui oleh seorang pedagang di Pantai Cucukan. Saat itu Febriyanto yang bertugas sebagai pengemudi kapal berterik mimin tolong di pinggir pantai,” terang mantan Wakapolres dan Kasat Reskrim Gianyar ini.
 
Lanjutnya, saat tim gabungan masih mencari keberadaan korban, dengan melakukan penyisiran laut di kawasan Gianyar. Tim yang terlibat dalam pencarian, di antaranya Satpolair Polres Gianyar, Balawista Gianyar, personil Polsek Blahbatuh dan masyarakat pesisir pantai.
 
Sementara dari keterangan warga setempat, Dewa Kompyang, menduga kecelakaan laut ini terjadi karena korban tidak mengenal kondisi Pantai Cucukan. Disebutkan, Kondisi Pantai Cucukan sangat jauh berbeda dengan di Benoa. Dimana, kondisi gelombang di sini relatif besar. Sementara di Benoa, kata dia, kondisi lautnya seperti danau alias tenang. Ketidak tahuan tersebut mengakibatkan korban tidak memperhitungkan jenis perahu. Seharusnya perahu yang dipakai untuk melaut di kawasan Cucukan adalah jukung atau perahu yang di kedua sisinya berisi kayu penyeimbang. Sementara perahu yang digunakan oleh gorban adalah jenis sampan, sehingga sangat mudah digulung ombak;" terangnya.
 
Lokasi sampan tergulung ombak ini tepat pada titik terbaik main selancar. Karena di wilayah itu, dasarnya berkarang diprediksi korban nyangkut di dasar. Atau juga jika lepas dari karang terseret arus. "Dari beberapa musibah yang pernah terjadi, sebagian besar ditemuman nyangkut di batu karang," pungkasnya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.