Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Massa ‘Bali Tak Diam’ Geruduk Gedung Dewan

Bali Tribune/ Aksi massa “Bali Tidak Diam” di Gedung DPRD Bali, Senin (30/9) kemarin.
Balitribune.co.id | Denpasar - Puluhan massa aksi ‘Bali Tidak Diam’ kembali menggeruduk Gedung DPRD Provinsi Bali, di Renon, Denpasar, Senin (30/9). Mereka mendatangi gedung dewan guna menyuarakan berbagai tuntutan, seperti menolak RKUHP, RUU Pertambangan Minerba, RUU Pertanahan, RUU Permasyarakatan dan RUU Ketenagakerjaan. 
 
Massa juga mendesak pembatalan UU KPK dan UU SDA, hingga menuntut segera disahkannya RUU PKS dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga. Massa "Bali Tidak Diam" ini juga menolak TNI dan Polri menempati jabatan sipil, setop militerisme di Papua dan daerah lain serta menuntut pembebasan tahanan politik di Papua. 
 
Seperti disaksikan, massa bergerak dengan berjalan kaki dari parkir timur Lapangan Niti Mandala Renon. Mereka melewati Jalan Puputan Niti Mandala Renon, lalu menuju Gedung DPRD Provinsi Bali. Mereka tampak membawa sejumlah poster yang berisi tuntutan mereka. 
 
Tiba di halaman gedung dewan, massa menuntut supaya diterima oleh anggota DPRD Provinsi Bali. Di sisi lain, belasan anggota dewan sesungguhnya sudah menunggu di Wantilan Gedung DPRD Provinsi Bali. 
 
Mereka di antaranya adalah Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry, Nyoman Suyasa, Grace Anastasia Surya Widjaja, Anak Agung Gede Agung Suyoga, I Gusti Putu Budiarta, I Wayan Kariarta, Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, Ida Bagus Alit Sucipta, I Ketut Suryadi, I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi Wedasteraputri Suyasa, I Kadek Setiawan, I Ketut Rochineng, Dewa Made Mahayadnya, I Nyoman Oka Antara, I Nyoman Purwa Ngurah Arsana, Made Budastra, I Made Rai Warsa, Ida Gede Komang Kresna Budi. 
 
Sayangnya, massa "Bali Tidak Diam" ogah menuju wantilan dan memilih bertahan di halaman gedung dewan, tepatnya di pintu masuk utama. Sugawa Korry dan belasan wakil rakyat ini kemudian menemui massa aksi di lokasi tersebut, dengan maksud untuk berdialog di wantilan. Sayangnya, massa aksi menolak tawaran tersebut dan langsung merangsek menuju halaman utama gedung dewan. 
 
Di sini, mereka berorasi, yang intinya menyampaikan tuntutan mereka. Adapun para wakil rakyat hanya mendengarkan aspirasi mereka. Lebih dari satu jam berorasi di bawah terik matahari, massa menuntut supaya Ketua Sementara DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama hadir di lokasi untuk menandatangani tuntutan mereka. 
 
Kepada massa, Sugawa Korry menjelaskan, ketua sementara tidak sedang berada di tempat. "Bapak ketua sedang berada di luar daerah, masih berada di Baturiti," jelasnya.
 
Mendengar hal itu, sontak massa mengatakan akan menunggu kehadiran Adi Wiryatama hingga tiba di Kantor DPRD, dan menemui mereka. "Kita tunggu sekitar dua jam di sini. Setuju kawan-kawan?" kata orator aksi. "Setuju!" balas massa aksi.
 
Di sela-sela menunggu Adi Wiryatama, massa aksi kembali berorasi sambil menyanyikan lagu - lagu khas aksi mahasiswa.
 Dua jam berselang, tepatnya Pukul 16.30, Adi Wiryatama tiba di Gedung DPRD Provinsi Bali. Begitu sampai di lokasi, politikus PDIP asal Tabanan ini langsung menuju kerumunan massa aksi.
 
Sontak, kehadiran Adi Wiryatama langsung dikerumuni massa aksi "Bali Tidak Diam," karena memang sudah ditunggu kurang lebih selama dua jam. Selain ditemui massa aksi, Adi Wiryatama juga disambut Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan dan Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry.
 
Massa aksi "Bali Tidak Diam" kemudian langsung membacakan sebanyak tujuh tuntutan di hadapan Adi Wiryatama. Setelah itu, mereka langsung meminta Adi Wiryatama untuk menandatangani tuntutan tersebut lengkap dengan materai 6000 dan stempel resmi.
 
"Baik saudara-saudara sekalian, kami sudah dengar tuntutan kalian. Kami siap mengawal, menerima, memfasilitasi tuntutan saudara sekalian," kata Adi Wiryatama, yang diikuti dengan pembubaran massa aksi secara tertib. (u)
wartawan
San Edison
Category

Wawali Arya Wibawa Pastikan Proyek PSEL Berjalan Dinamis

balitribune.co.id I Denpasar - Masyarakat Pesanggaran Denpasar melakukan penolakan terhadap pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dilakukan di lahan milik Pelindo. Hal ini dibuktikan dengan terpampang Baliho penolakan yang terpasang di dua tempat tepat di depan lahan pembangunan PSEL milik Pelindo ini, Rabu (20/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

PLTU Celukan Bawang Kenalkan Listrik ke Pelajar

balitribune.co.id I Singaraja - Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026), dimanfaatkan PLTU Celukan Bawang untuk membuka ruang edukasi bagi pelajar. Pembangkit listrik tenaga uap tersebut mengundang puluhan siswa dari lima SMP di sekitar wilayah operasional untuk mengenalkan proses kerja pembangkit dan pelestarian lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sadis! Remaja di Bawah Umur Terlibat Pembunuhan dan Perampokan Berencana di Darmasaba

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota Satreskrim Polres Badung berhasil membongkar kasus pembunuhan berencana terhadap Dean Ade Darmawan (25). Jasad korban sebelumnya ditemukan terkubur secara tidak sempurna di kawasan persawahan, pinggir Jalan Antasura, Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, pada Selasa (12/5/2026) lalu sekitar pukul 16.00 WITA.

Baca Selengkapnya icon click

Komisi II DPRD Buleleng Evaluasi TPS3R, Dorong Desa Optimalkan Pengelolaan Sampah

balitribune.co.id I Singaraja - Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait evaluasi pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kabupaten Buleleng. Rapat berlangsung di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng, Selasa (19/5/2026), dengan menghadirkan Dinas PUPRPerkim, Dinas Lingkungan Hidup, para camat, serta perwakilan perbekel se-Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan Gajah Mada Ditata, Ratusan Pedagang Pasar Senggol Direlokasi Sementara

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah menuntaskan persiapan tempat sementara bagi 181 pedagang Pasar Senggol di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria. Relokasi ini dijadwalkan mulai berjalan pada 21 Mei 2026 mendatang sebagai langkah awal rencana penataan Jalan Gajah Mada. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (19/5/2026), tempat sementara bagi masing-masing pedagang sudah disiapkan.

Baca Selengkapnya icon click

Permintaan SKKH Sapi Kurban Keluar Bali Lewat Tabanan Meningkat

balitribune.co.id I Tabanan - Permintaan SKKH atau Surat Keterangan Kesehatan Hewan untuk ternak sapi di Dinas Pertanian (Distan) Tabanan meningkat jelang Idul Adha 2026. Permintaan catatan kesehatan ternak itu seiring meningkatnya jumlah pengiriman sapi Bali keluar pulau Bali.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.