Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Massker Disambut Antusias di Kecamatan Abang, Perajin Batok Kelapa Minta Bantuan Akses Modal Usaha dan Pemasaran

Bali Tribune / Calon Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri saat mengunjungi sentra kerajinan Batok Kelapa di Bajar Waliyang, Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Karangasem, nomor urut 2, I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker), Rabu (14/10/2020) melaksanakan kegiatan kampanye di enam lokasi di Kecamatan Abang, Karangasem, masing-masing di Banjar Kikian, Desa Abang, Dusun Kelakah, banjar Kelakah Kawan, Desa Pidpid, Balai Masyarakat Linggawana, Desa Kertamandala, di Balai Banjar Kesimpar Kawan, Desa Kesimpar, Banjar Batukeseni, Desa Bunutan, dan Banjar Bau Kawan, Desa Nawakerti, Kecamatan Abang, Karangasem.

Di Banjar Kikian, Desa Abang, Massker mendapatkan sambutan hangat dari warga utamanya para ibu-ibu, dimana dalam pertemuan yang dilaksankan di balai banjar setempat, Calon Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, banyak menyerap aspirasi dari masyarakat yang hadir.

“Selama ini sudah banyak bantuan dari ibu Mas Sumatri selama menjadi bupati. Kami berharap ibu Mas Sumatri bisa menang dan terpilih lagi menjadi Bupati Karangasem dua periode, sehingga bisa mensejahterakan masyarakat kurang mampu seperti kami. Ibu Mas Sumatri itu wanita yang hebat, kami yakin bliau mampu membawa perubahan bagi Karangasem,” ujar Ibu Yanti, warga Banjar Kikian.

Usai mendengar pemaparan dari Mas Sumatri, warga utamanya para ibu-ibu kompak menyatakan dukungan mereka kepada Massker dengan mengacungkan salam dua jari, sebagai tanda dukungan dan kesiapan mereka memenangkan Massker di Desa Abang.

Dalam kesempatan kampanye kali ini, Mas Sumatri juga menyempatkan diri untuk mengunjungi sentra kerajinan batok kelapa di Banjar Waliyang, Desa Abang, guna berdialog dengan para perajin dan pemilik usaha kerajinan. “Kami mempekerjakan 30 orang warga untuk membuat kerajinan batok kelapa. Kendala kami saat ini adalah modal dan pemasaran. Karena itu kami berharap setelah terpilih menjadi Bupati Karangasem untuk periode kedua, Ibu Mas Sumatri bisa membantu kami para perajin untuk modal usaha dan pemasaran,” ungkap Desak Gede Ayu Arini Alit, salah satu pemilik sentra kerajinan batok kelapa.

Dikatakannya, selama menjadi Bupati Karangasem, Mas Sumatri sudah banyak membantu para perajin di Karangasem, dan diakuinya memang  dimasa pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini, order kerajinan mengalami penurunan dan perajin mulai kesulitan untuk pemasaran. dan untuk bangkit dari keterpurukan itu, Desak Gede Ayu Arini Alit dan perajin lainnya membutuhkan suntikan modal untuk usaha.

Hal senada juga disampaikan oleh AA Ayu Mahesarani Karang, perajin batok kelapa dan budi daya jamur tiram yang juga mantan Perbekel Abang, dimana dia dan perajin lainnya sangat mengharapkan agar Mas Sumatri setelah terpilih untuk periode kedua nanti sesegera mungkin menjalankan visi-misi serta program kerjanya, khususnya dalam upaya membangkitkan Home Industri di Karangasem yang terpuruk oleh dampak Pandemi Covid-19.

“Benar… yang kami butuhkan adalah akses bantuan modal usaha dan pemasaran! kami beraharap setelah terpilih untuk periode kedua, ibu Mas Sumatri bisa bergerak cepat membangkitkan sektor riil Karangasem yang terpuruk akibat Pandemi Covid-19,” pintanya.

Sementara itu, Mas Sumatri menyampaikan sektor riil seperti Home Industri atau industri rumahan seperti kerajinan batok kelapa ini, akan menjadi salah satu pusat perhatian Massker dalam lima tahun kedepan. “Industri rumahan seperti harus kita jaga agar bisa terus berkembang. Apalagi kita tengah mengembangkan pariwisata spiritual berbasis desa adat, ini bisa menjadi salah satu industri penunjang wisata,” tegasnya.

Selama ini (Selama menjabat sebagai bupati,red) pihaknya telah berupaya keras untuk menghidupkan home industri di Karangasem dengan berbagai program yang diluncurkan. “Kami akan bantu akses modal usaha dan juga pemasaran hasil kerajinan, untuk menggairahkan kembali sektor industri rumahan ini. Program One Vilage One Product (Ovop), jadi ini harus dikembangkan agar bisa menyerap lebih banyak lagi pekerja,” lugasnya.

Sementara hadir dalam kegiatan kampanye tersebut, Mantan Sekda Karangasem, I Made Madri, Sekwil Perindo Bali I Wayan Widiana, bersama I Gusti Putu Sugita, beserta sejumlah anggota DPRD Karangasem dari Fraksi Nasdem dan Golkar.

wartawan
Husaen SS.
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai Maret Jadwal Poli RSD Mangusada Berubah, DPRD Minta Warga Ikut Memantau

balitribune.co.id I Mangupura - Warga Kabupaten Badung perlu memperhatikan jadwal baru di RSD Mangusada. Pasalnya, terhitung mulai Maret hingga Agustus mendatang, layanan poliklinik akan diujicoba menjadi lima hari kerja.  Pihak RSD mengklaim perubahan jadwal layanan poli ini untuk meningkatkan efektivitas pelayanan bagi pasien.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.