Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masuk Pura, Pria tak Dikenal Lolos dari Kejaran Massa

Bali Tribune/ DIBAKAR - Motor yang dibawa pelaku dibakar warga.
balitribune.co.id | Gianyar - Seorang pria tak dikenal yang diduga telah melakukan pencurian uang sesari di Pura Dalem Subilang, Desa Bukian, Payangan, Gianyar, berhasil lolos dari kejaran warga. Sebelum melarikan diri, pria ini sempat terlibat kontak fisik dengan salah seorang warga. Tak berhasil menemukan pelaku, warga akhirnya meluapkan kekesalannya demgan membakar motor yang dibawa pelaku.
 
Dari keterangan yang diterima balitribune.co.id |  - , Kamis (28/2), aksi pelaku diketahui oleh salah seorang warga Bukian, I Wayan Saba Wardana, Rabu (27/3) sore. Saat itu sekitar Pukul 15.20 wita, I Wayan Saba Wardana sedang menyabit rumput di areal kuburan, tak jauh dari Pura Dalem setempat. Dari kejauhan, Wayan melihat pria tak dikenal tersebut sedang mengendarai sepeda motor warna biru dan berhenti di sebelah timur Pura Prajapati. Sesaat sempat tolah toleh dan membuat Wayan semakin curiga dengan tujuan orang tersebut. "Orangnya gemuk, cukup tinggi mengenakan baju kaos warna ungu, celana pendek jean. Dia juga bawa tas ransel warna hitam seperti tas peralatan pancing," ungkap Saba Wardana.
 
Kecurigaan Wardana pun terbukti, beberap menit kemudian, pria  itu mengarahkan motornya ke Jaba  Pura Dalem. Hingga di depan pura, pria masuk ke areal Pura Dalem. Sekitar 15 menit, pria itu  keluar dan bergegas pergi.  Saba Wardana lantas menghadangnya dan menanyakan identitas serta tujuannya masuk ke Pura. “Saat saya tanya, orang itu mengaku mencari umpan digunakan untuk mancing di kali. Saya minta KTP, alasannya tidak bawa,” terang Saba Wardana.
 
Wardana juga mengaku mencoba memeriksa isi tas yang dibawa pria itu,  namun dilarang. Semakin curiga dengan isi tas itu, Wardana lantas mengajak pria itu menuju balai banjar untuk dilaporkan ke Prajuru adat. Namun, dalam perjalanan, pria tersebut tiba-tiba berontak dan mencekek sembari merebut sabit digenggaman Wardana.  “Tangan saya digigit, saya tetap melawan dan sempat bergulat.  Karena bodinya cukup besar saya tidak bisa menahannya dan dia kabur ke arah tegalan. Saya kemudian teriak teriak maling,” terangnya lagi.
 
 Mendengar Wardana teriak-teriak ada maling, warga pun berdatangan  menyusul  suara kentongan.  Warga lantas beramai-ramai ke arah tegalan untuk membutu pria itu. Sebagian warga lainnya menggeledah motor yang dibawa pria misterius itu,  lanjut dibakar. Sejumlah petugas   Polsek Payangan kemudian datang ke lokasi dan  mendapati motor pelaku yang sudah gosong dan menyisakan rangka saja.
 
Kapolsek Payangan AKP I Gede Sudyatmaja saat dikonfimasi menyebutkan, sore itu juga jajarannya dibantu Buser Polres Gianyar bersama warga melakukan penyisiran. Di sebuah Tagalan, pihaknya menemukan barang bukti berupa uang yang  terbungkus dalam tas plastik  yang disembunyikan pada pohon nanas. “Pria itu belum kami temukan, Namun  dari babrang bukti yang kami temukan,  pria itu kami duga telah melakukan pencurian di pura setempat,” terangnya singkat.
wartawan
Redaksi
Category

Jemaah Haji Denpasar Bertolak ke Surabaya, Tertua Usia 83 Tahun

balitribune.co.id I Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas secara resmi rombongan calon jemaah haji asal Kota Denpasar Tahun 1447 Hijriah di Terminal Ubung, Jumat (8/5/2026) sore. Sebanyak 261 jemaah bertolak menuju Embarkasi Sukolilo, Surabaya, sebelum terbang ke Tanah Suci.

Baca Selengkapnya icon click

Pemuda Jembrana Maju Seleksi Paskibraka Nasional

balitribune.co.id I Negara - Kabupaten Jembrana kembali mencatatkan prestasi gemilang. Salah seorang anak muda Jembrana, Kadek Pandu Ari Capriano berhasil lolos untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskribraka) Nasional/Pasnas. Pemuda asal Melaya ini kini telah dinyatakan lolos sebagai salah satu kandidat dari tiga peserta seleksi Paskibraka Nasional asal Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.