Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masyarakat Diimbau Waspada dan Tingkatkan Kesiapsiagaan, Bali Masuk “Ring off Fire” Rentan Berpotensi Bencana Alam

Bali Tribune/ I Made Rentin
balitribune.co.id | Denpasar - Pulau Bali berada dalam “ring off fire”, sehingga sangat rentan dan berpotensi terjadinya bencana alam. Untuk itu diperlukan langkah bijak dari semua pihak agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan upaya-upaya mitigasi bencana.
 
“Mari secara bersama-sama kita melatih dan menyiapkan diri menghadapi segala kemungkinan bencana, karena kita tahu dan paham Pulau Bali berada pada ring off fire, tetapi tidak perlu resah dan khawatir. Tingkah laku gempa masih sulit dikenali polanya, selain itu aktivitas gempa bumi belum dapat diprediksi kapan, dimana, dan berapa kekuatannya,” ujar Kalaksa BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin, kemarin.
 
Sebelumnya, saat warga melakukan persembahyangan Galungan, Rabu (24/7), dalam sehari sempat diguncang tiga kali gempa dengan rentang waktu berbeda. Gempa pertama terjadi pukul 09.29 Wita dengan magnitudo 4,9, episenter terletak pada kordinat 8.98 lintang selatan (LS), 114.17 bujur timur (BT) atau 84 km barat daya Kabupaten Jembrana, pada kedalaman 71 km.
 
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi berkedalaman menengah ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis naik mendatar (oblique thrust fault).
 
Gempa kedua terjadi pukul 18.53 Wita bermagnitudo 4,1, pada kordinat 8.86 LS, 114.50 BT atau 57 km barat daya Kabupaten Jembrana dengan kedalaman 66 km. Ditinjau dari kedalaman hiposenternya maka gempa pertama dan kedua merupakan gempa dengan kedalaman menengah di zona benioff.
 
Bila ditinjau dari karakterikstik kedalaman dan mekanisme sumbernya, gempa pertama dan kedua memiliki kaitan dengan aktivitas gempa kuat yang terjadi pada 16 Juli 2019 lalu dengan magnitudo 6,0 pada kedalaman 75.6 km. Sedangan gempa ketiga berkekuatan 5,3 SR adalah gempa baru di zona megathrust.
 
Gempa bumi tektonik ketiga ini terjadi pukul 21.17 Wita menguncang wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki kekuatan 5,3 SR yang dimutakhirkan menjadi 5,2 SR, episenter gempa terletak pada kordinat 10,90 LS dan 114.94 BT, tepatnya di laut pada jarak 236 km arah baratdaya Nusa Dua, pada kedalaman 10 km.
 
Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar Drs M Taufik Gunawan, Dipl SEIS., mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Serta periksa ulang untuk pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan.
 
“Cermati dan terus berlatih langkah-langkah praktis untuk antisipasi bahaya gempa bumi, baik sebelum, saat, dan setelah peristiwa gempa. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang terverifikasi melalui Instagram/Twitter @infoBMKG), website http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda, pwd pemda-bmkg) atau infobmkg,” kata M Taufik Gunawan.
 
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik. Guncangan gempabumi juga dirasakan di daerah Mataram dalam skala intensitas II MMI. Selain tidak berpotensi tsunami, sejauh ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. (u)
wartawan
Redaksi
Category

Seminar Warisan Budaya Tak Benda, Perkuat Komitmen Menjaga Warisan Leluhur

balitribune.co.id | Semarapura - Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, I Ketut Suadnyana mewakili Bupati Klungkung membuka kegiatan Seminar Hasil Kajian Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Selasa (11/11).

Baca Selengkapnya icon click

Gemarikan 2025 Berakhir Sukses, Tahun Depan Dinas Perikanan Badung Siapkan Ratusan Paket Olahan Ikan Lagi

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Perikanan Kabupaten Badung sukses melaksanakan kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) tahun 2025 yang menyasar masyarakat berpotensi stunting, ibu hamil, dan balita di sepuluh desa se-Kabupaten Badung.  Kegiatan terakhir dilaksanakan di Balai Serba Guna Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, pada Selasa (11/11).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Turnamen Mini Soccer Antar OPD Pemkab Badung Tim Gabungan Disdikpora, Disbud, Dispar Raih Juara I

balitribune.co.id | Mangupura - Turnamen Mini Soccer Antar OPD Pemkab Badung memeriahkan HUT Ke-16 Kota Mangupura resmi berakhir setelah melalui rangkaian pertandingan. Turnamen yang diikuti 16 Tim Gabungan OPD berlangsung dari tanggal 3 Nopember hingga partai final 11 Nopember 2025 resmi ditutup oleh Bupati Badung yang diwakili Plt.

Baca Selengkapnya icon click

Suzuki Fronx Teruji di Jalanan Padat Kota

balitribune.co.id | Denpasar - Menguji kemampuan Suzuki Fronx di jalanan padat kota Denpasar, main dealer Suzuki R 4 wilayah Bali, PT United Indobali (UIB) mengelar test drive bertajuk ‘Jalan-jalan Suzuki ‘bersama konsumen, Selasa(11/11). Melibatkan 10 konsumen pemilik Suzuki Fronx, rombongan mengawali start di UIB Teuku Umar Denpasar dan dilepas oleh Kepala Wilayah UIB Bali, Mas Hendrawan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cepat dan Mudah Tap Kartu Kredit Transaksi Nirsentuh dengan Teknologi NFC

balitribune.co.id | Denpasar - Salah satu bank swasta nasional meluncurkan Tap Kartu Kredit, yang merupakan inovasi layanan pembayaran nirsentuh (contactless) sehingga memungkinkan nasabah melakukan transaksi hanya dengan mendekatkan ponsel Android berfitur Near Field Communication (NFC) ke mesin EDC/POS yang mendukung teknologi tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Dalami Pengamanan Aset Daerah, Pansus Trap Soroti Sewa Tanah Milik Pemprov

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus Trap) DPRD Provinsi Bali menyoroti pengelolaan aset tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang dinilai masih menghadapi berbagai persoalan. Ketua Pansus Trap, Dr. I Made Supartha, SH., MH, menegaskan bahwa DPRD berkomitmen untuk memperdalam upaya inventarisasi, evaluasi, serta pengamanan aset daerah agar tidak disalahgunakan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.