Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

MAXstream, Melon dan E-Motion Luncurkan Serial “Negeri 5 Menara”

Bali Tribune/Negeri 5 Menara : KI-KA - Pemain Utama Pria Ajil Ditto, Vice President Brand & Communications Telkomsel Nirwan Lesmana, Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin Tristam, Direktur PT Melon Indonesia Dedi Suherman dan Pemain Utama Wanita Prilly Latuconsina saat launching Serial "Negeri 5 Menara" di Jakarta, Kamis (02/05). Menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1440H, Telkomsel melalui aplikasi video streaming MAXstream berkolaborasi dengan Melon dan rumah produksi E-Motion meluncurkan serial drama religi berjudul “Negeri 5 Menara” untuk menemani para pelanggan. Serial yang dikemas dalam 30 episode mulai tayang perdana per episode nya setiap hari selama bulan Ramadhan pada pukul 17:00 WIB.

balitribune.co.id | Jakarta  – Menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1440H, Telkomsel melalui aplikasivideo streaming MAXstream berkolaborasi dengan Melon dan rumah produksi E-Motion meluncurkan serial drama religi berjudul “Negeri 5 Menara” untuk menemani para pelanggan. Serial yang dikemas dalam 30 episode mulai tayang perdana per episode nya setiap hari selama bulan Ramadhan pada pukul 17:00 WIB.

Diangkat dari kisah novel dengan judul yang sama, alur cerita mengikuti perjalanan Alif dan lima sahabat masa kecilnya yang membentuk pertemanan di pesantren dan berjanji di bawah menara masjid pesantren bahwa suatu hari nanti ketika mereka sudah dewasa, mereka akan bertemu kembali di Trafalgar Square, London-Inggris. Ketika beranjak dewasa, Alif yang tengah menuntut ilmu di Amerika, datang ke Inggris untuk memenuhi janji dengan teman-teman alumni pondok pesantren. Tak dinyana usaha keenam sahabat ini untuk merealisasikan janjinya ternyata tidak semudah membalikan telapak tangan. Cerita bergulir ke masa sebelumnya. Alif masuk ke pondok pesantren karena mengikuti kemauan ibunya yang ingin Alif seperti Buya Hamka. Dalam kegalauan sekolah di pesantren Alif menemukan kata-kata dari Ustadz Salman, “Man Jadda Wa Jada”, siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. Ibarat mantra, keenam sahabat ini berusaha keras untuk menggapai impian mereka.

Kisah Negeri 5 Menara merupakan hasil karya Sutradara Reka Wijaya (Bajaj Bajuri) dan Produser Avesina Soebli (Laskar Pelangi, Garuda di Dadaku). Melalui serial ini, penonton diajak untuk merefleksikan tujuan hidup dan tetap memupuk semangat tabah mengejar mimpi. Serial ini dibintangi oleh Prilly Latuconsina, Ajil Ditto, Chand Kelvin, Jennifer Coppen, Doni Damara, Farandika, Damara Finch, Difa Riansyah, Naufal Azhar, Arif Alfiansyah, Fay Nabila, Ariyo Wahab, David Khalid, Zaskia Adya Mecca, Tasman Taher serta Mario Irwinsyah.

Serial inspiratif Negeri 5 Menara dibungkus dengan konsep interaktif. Di setiap akhir episode, pelanggan Telkomsel dapat berpartisipasi pada kuis untuk menjawab pertanyaan seputar episode yang baru tayang dengan mengakses UMB Telkomsel Siaga *123# (bebas biaya pulsa). Jawaban yang benar akan mendapatkan 5 kupon undian program Ramadhan & Idul Fitri Telkomsel. Pelanggan juga bisa mendapatkan konten behind the scene dengan menghubungi *500*175#.

Head of Digital Lifestyle Telkomsel, Crispin Tristram mengatakan, “Kami sangat antusias  menghadirkan konten bertema religi dalam MAXstream Original. Sebagai layanan video streaming, MAXstream menyajikan tayangan pilihan yang mendukung sineas lokal dan menginspirasi masyarakat melalui nilai-nilai positif. Strategi kami untuk mengangkat konten lokal sesuai dengan visi kami untuk menjadi pengembang ekosistem digital di Indonesia, kali ini melalui melalui MAXstream sebagai bagian dari layanan digital lifestyle experience.”

Direktur PT Melon Indonesia, Dedi Suherman mengungkapkan rasa bangganya dalam peluncuran serial ini. “Kami memilih buku Negeri 5 Menara untuk diadaptasi karena memiliki pesan yang religius dan sesuai dengan momen Ramadhan dan Idul Fitri. Selain itu, pesan moral dalam cerita ini sangat relevan pada masyarakat lintas generasi. Proyek ini merupakan upaya baru Melon untuk berekspansi dari musik digital ke konten video digital.”

Direktur PT E-Motion Entertainment, Arnold J. Limasnax menceritakan bahwa mengadaptasi buku best seller karya Ahmad Fuadi merupakan tantangan tersendiri. “Negeri 5 Menara selain menjadi best seller, juga pernah menjadi film box office di Indonesia. Melihat animo publik yang menggemari serial extended universe, kami ingin menggali lagi kisah – kisah di luar cerita novel dan film. Tentu kami sadar akan ekspektasi tinggi yang telah ada, namun disitu kami melihat peluang untuk memberi yang terbaik. “Man Jadda Wa Jada”, kalau menurut novelnya.”

MAXstream sebelumnya telah menghadirkan serial MAXstream Original lainnya yaitu serial horror berjudul “Nawangsih” karya Melly Goeslaw yang ditonton lebih dari 2,3 juta kaliSelain itu, MAXstream Original yang mendapatkan perhatian cukup tinggi adalah Brata yang ber-genre action, Critical Eleven yang ber-genre drama dan Pulang Pulang Ganteng yang ber-genre komedi.

Selain memproduksi serial orisinil dengan cita rasa lokal, MAXstream juga menyediakan konten lain seperti film, TV show, olahraga (English Premier League, Italian Serie A, France Ligue 1, Spanish La Liga, dan lain-lain), maupun kartun dari berbagai saluran TV lokal dan internasional, serta layanan video-on-demand. Sejak diluncurkan di tahun 2018, MAXstream telah menjadi salah satu layanan video yang paling diminati masyarakat Indonesia dengan lebih dari 14 juta unduhan.

“Permintaan masyarakat akan bentuk layanan yang lebih beragam memotivasi kami untuk terus mengembangkan berbagai layanan baru di luar core business kami. Sebagai digital telco company, Telkomsel mengembangkan platform video streaming MAXstream serta mendorong konten produksi lokal dalam upaya menciptakan ekosistem digital yang mampu melayani kebutuhan berbagai lapisan masyarakat”, tutup Crispin. ksm/uni

 

wartawan
Redaksi
Category

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Forum Bendesa Adat Ingin Proyek Lift Kaca Dilanjutkan

balitribune.co.id | Semarapura - Forum Paiketan Sejebak Bendesa Adat se-Nusa Penida menyatakan sikap bersama terkait polemik proyek lift kaca di kawasan wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar. Perwakilan forum, Jro Ketut Gunaksa, menegaskan seluruh bendesa adat yang hadir sepakat agar pembangunan lift kaca dilanjutkan demi kepentingan masyarakat Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Ikuti Gotong Royong Semesta Berencana Tanam Pohon dan Bersih Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Kegiatan Gotong royong Semesta Berencana Penanaman Pohon dan Bersih Sampah kembali dilaksanakan serentak di seluruh Bali. Kegiatan utama dipusatkan di Kawasan Pantai Telaga Waja, Kelurahan Tanjung Benoa, pada Minggu (30/11). Sebelum melaksanakan kegiatan penanaman 2.000 bibit pohon Mangrove dan bersih sampah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel kesiapan pasukan.

Baca Selengkapnya icon click

Pedas! Harga Cabai Rawit Tembus Rp 75 Ribu per Kilo di Pasaran Pascakuningan

balitribune.co.id | Amlapura - Usai Hari Raya Kuningan, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Karangasem melonjak drastis. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga cabai rawit saat ini sudah menyentuh Rp. 75.000 perkilo untuk kwalitas super, sementara untuk cabai campuran dijual  sebesar Rp. 65.000  perkilo.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.