Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Perairan Yehembang

Bali Tribune/ EVAKUASI- Salah seorang nelayan Pengambengan, Nanmudin mengevakusi jenasah yang ditemukannya di tengah laut di wilayah perairan Yehembang menuju dermaga PPN Pengambengan.



balitribune.co.id | Negara - Mayat seorang laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan Yehembang oleh seorang nelayan yang sedang berlayar mencari ikan, Rabu (7/9). Mayat itu sudah membengkak sehingga Polisi tidak bisa mengidentifikasi karena sidik jarinya sudah rusak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Selasa kemarin, jenasah tersebut ditemukan saat sekelompok nelayan pesisir Desa Pengambengan yang berlayar kembali menuju perairan Pengambengan. Saat melintasi perairan Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Selasa pagi sekitar 05.30 Wita, salah seorang nelayan, Nanmudin (59) asal Banjar Ketapang Lampu, Pengambengan melihat benda mengambang.
Setelah didekati, ternyata jenasah sehingga juru mudi perahu ini pun memberitahu tiga rekan nelayan yang bersamanya, Saraman (42), Ropikin (49) dan Sansudin (30) yang semuanya warga pengambengan. Setelah dipastikan benda mengambang tersebut merupakan jenasah, Nanmudin langsung menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Pengambengan serta Satpol Air Polres Jembrana di Pengambengan. Ia melaporkan dan meminta petunjuk mengenai jenasah mengambang yang ditemukan di wilayah perairan Yehembang itu.

Petugas pun meminta nelayan ini membawa jenasah tersebut ke dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Untuk proses evakuasi di tengah laut, nelayan ini menggunakan jaring ikan untuk menyeret  mengevakuasi jenasah tersebut menuju Pengambengan. Nelayan ini tiba di dermaga PPN Pengambengan sekitar pukul 08.00 Wita. Jenasah dievakuasi menuju ke darat oleh personil Basarnas. Janasah tersebut langsung dievakuasi menuju RSU Negara menggunakan mobil jenasah BPBD Jembrana.

Identifikasi dilakukan di RSU Negara. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Resa Pranata dikonfirmasi Selasa kemarin mengakui adanya penemuan jenasah di tengah laut tersebut. Setelah mendapat laporan pihaknya langsung turun ke PPN Pengambengan untuk meminta keterangan saksi-saksi.  Hasil identifikasi yang dilakukan oleh dr. Putu Ady Prastama dari RSU Negara bersama tim Inafis Polres Jembrana, jenasah laki-laki tersebut berperawakan gemuk dengan tinggi badan 170 cm dan kondisi tubuh sudah membengkak.

Pakaian yang dikenakan baju kaos lengan panjang warna abu-abu merk pada kerah baju bagian dalam XX-VAIKI dan celana pendek Rebook. Pada dada tengah, bahu kiri kanan dan  leher terdapat tattoo, gigi palsu pada graham kanan atas 1, graham kanan bawah 1 dan kiri bawah 1 serta kemaluan disunat.

“Tidak dapat pengambilan sidik jari karena sidik jarinya sudah rusak. Jika ada yang mengenal dengan ciri-ciri itu, dimohon menghubungi Polres Jembrana. Saat ini jenasah masih ditipkan di kamas jenasah RSU Negara,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Pemuda Jembrana Maju Seleksi Paskibraka Nasional

balitribune.co.id I Negara - Kabupaten Jembrana kembali mencatatkan prestasi gemilang. Salah seorang anak muda Jembrana, Kadek Pandu Ari Capriano berhasil lolos untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskribraka) Nasional/Pasnas. Pemuda asal Melaya ini kini telah dinyatakan lolos sebagai salah satu kandidat dari tiga peserta seleksi Paskibraka Nasional asal Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.