Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Membandel dan Meresahkan Masyarakat, Lagi Diamankan Pelaku Balapan Liar di Pebuhan

Bali Tribune/DIAMANKAN - Pelaku balapan liar di Pantai Pebuahan kembali diamankan oleh jajaran Polsek Negara.


balitribune.co.id | Negara  - Aksi kenakalan remaja menjadi atensi aparat keamanan di Jembrana. Salah satunya aksi balapan liar yang meresahkan masyarakat. Setelah upaya pencegahan yang dirasakan tidak optimal, kini digencarkan penindakan.
 
Kendati telah dilakukan berbagai upaya pencegahan baik oleh masyarakat maupun oleh aparat terkait mulai dari desa hingga kepolisian, namun balapan liar masih terus meresahkan masyarakat. Selain di jalan umum, balapan liar juga kerap dilakukan di pantai. Selain mengganggu aktifitas masyarakat khususnya nelayan dan pengunjung, balapan liar yang dilakukan anak-anak muda dikeluhkan karena membahayakan keselamatan. Bahkan beberapa upaya yang dilakukan seolah tidak membuat para pelakunya jera.
 
Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara menjadi salah satu lokasi favorit untuk balapan liar. Padahal lokasi ini selalu ramai baik oleh aktiftas nelayan maupun pengunjung. Kapolsek Negara AKP I Gusti Made Sudarma Putra, Senin (28/6/2021), mengatakan sebenarnya masyarakat bersama aparat kewilayahan termasuk kepolisian telah melakukan berbagai upaya persuasive dan pemibinaan. “Sudah dipasang spanduk larangan sampai pemasangan portal menuju jalan pintu masuk turun ke pantai,” ujarnya.
 
Namun pelaku kenakalan remaja ini masih nekat memasukkan kendaraannya ke pantai. Padahal di lokasi tersebut terdapat banyak titik penambatan jukung. “Akses masuk motor ditutup mereka malah masuk dari perbatasan antar desa,” jelasnya. 
 
Aktifitas trek-trekan ini yang sudah sangat meresahkan masyarakat ini bahkan menurutnya dilakukan bukan oleh anak-anak yang berasal dari wilayah setempat. Pihaknya menyebut sebelumnya telah berulangkali melakukan tindakan pembubaran. Hingga akhirnya dengan bekerjasama bersama aparat desa serta masyarakat setempat kini digencarkan upaya penindakan secara tegas. “Kami sudah berulangkali bubarkan, tapi masih saja ada. Kami selalu lakukan pengawasan di sana. Dari penangkapan pelakunya memang dari luar desa,” paparnya. 
 
Kendati dilakukan upaya tegas ini, namun menurutnya pelaku malah kucing-kucingan. Teranyar pihaknya kembali melakukan penangkapan Minggu (27/6) malam. “Kemarin ada lagi aksi balapan liar sehingga kami lakukan penindakan,” sebutnya.
 
Pihaknya berhasil mengamankan pelaku trek-trekan dengan barang bukti sepeda motor Yamaha tanpa plat nomor. Selain menggunakan knalpot blong, juga mesin motor dimodifikasi dan dipreteli. Pelaku yang diamankan kali ini juga berasal dari wilayah Desa Manistutu, Kecamatan Melaya. Kini kendaraan sementara diamankan di Polsek Negara sampai pemiliknya bisa melengkapi kendaraan termasuk juga melengkapi dukumen kelengkapan surat-surat kendaraannya. Sedangkan pelakunya menurutnya diberikan pembinaan.
 
Sedikitnya Polsek Negara sudah mengamankan empat kendaraan yang diamankan di lokasi yang sama. Aksi balapan liar ini sempat mereda namun kambuh lagi sehingga kini pihaknya melakukan pengawasan secara intensif. Pihaknya juga meminta orang tua lebih intensif lagi mengawasi anak-anaknya. Terlebih di masa pandemic ini, aktivitas anak-anak lebih banyak di lingkungan rumah atau keluarga. “Sekarang ini sebenarnya pengawasan keluarga termasuk orang tua yang sangat berperan dalam membentuk prilaku anak,” tandasnya. 
wartawan
PAM
Category

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

balitribune.co.id I Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu (15/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.