Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Membanggakan Indonesia, Yosua Pratama Atlet Binaraga Badung Berprestasi di Australia

Bali Tribune / Yosua Pratama. saat tiba di Bandara Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Dunia olahraga Indonesia, khususnya bidang olahraga Binaraga, patut berbangga. Pasalnya, Yosua Pratama, atlet binaraga wakil Indonesia dari Bali, yang berdomisili di Lingkungan Umahanyar, BTN Lukluk, Kabupaten Badung, sukses meraih juara 2, pada ajang bergengsi di Australia. 

Bahkan, tak tanggung-tanggung, Yosua yang berlaga di negeri Kangguru seorang diri ini, tak gentar bersaing melawan 6 atlet asal Australia, di ajang The International Fitness and Bodybuilding Federation (IFBB) Mr Universe Western Australia 2023, di Perth Australia, Minggu (15/10). 

Pria berusia 26 tahun, yang kini sedang menempuh pendidikan S1 Jurusan Ekonomi di Universitas Udayana ini, tak hanya menjadi kebanggaan Bali, ia juga menjadi kebanggaan Kabupaten Badung. Tentu prestasi seperti ini, patut ditiru oleh generasi muda saat ini, di berbagai bidang.

Terkait prestasi yang diraih putra asal Badung ini, Ida Bagus Wisnawa Kesuma, SE., MM selaku Ketua Umum Persatuan Binaraga Fitnes Indonesia (PBFI) Kabupaten Badung, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Yosua. 

Dimana boleh dikatakan, Yosua ini merupakan atlet Binaraga pendatang baru di Bali. Meski pendatang baru, namun ia ternyata memiliki semangat dan tekad untuk maju dan berkembang, tentu ini sangat bagus sekali. 

Diungkapkannya, Yosua sebelumnya sudah masuk team Binaraga Kabupaten Badung pada Porprov tahun 2022 yang sukses memperoleh medali perunggu. Dengan hasil juara 2 yang diperoleh di Australia, tentu kata dia hal itu menunjukan peningkatan yang luar biasa untuknya. "Kami tentu sangat bangga terhadap prestasi yang dicapai Yosua, di Australia. Dia atlet Binaraga pendatang baru di Bali, tetapi dia memiliki semangat dan tekad untuk maju dan berkembang sangat bagus sekali," katanya saat dihubungi, Rabu (18/10).

Usai berlaga di Australia, Yosua kembali ke Bali, pada Selasa (17/10). Saat tiba di Bandara Ngurah Rai, Selasa malam, suasana hangat terlihat dari sambutan keluarga maupun kerabat dan pihak terkait, saat ia kembali menginjakkan kaki di Pulau Bali dengan membawa medali bergengsi ini.

Ditemui saat tiba di Bandara Ngurah Rai, Yosua Pratama mengaku senang bisa mempersembahkan medali ini. Meski hanya menempati posisi ke dua, namun ia merasa bangga bisa bersaing dengan atlet dari Australia. "Ini satu kebanggaan bagi saya bisa mempersembahkan medali ini untuk Indonesia, Bali dan Kabupaten Badung," kata Yosua terharu. 

Menurut penuturan Yosua yang juga menjadi personal trainer ini, sebelum berlaga di Australia, semua persiapan telah dilakukan dalam waktu yang cukup lama yakni selama 1 tahun. Ia mengaku sangat bersyukur karena dalam semua persiapan yang dilakukan, dukungan dari keluarga menjadi pemompa semangatnya untuk bisa meraih yang terbaik. 

Meski, ia tidak menargetkan terlalu tinggi, namun ternyata baginya juara 2 menjadi capaian yang membanggakan baginya.

"Sebelum berlaga, semuanya sudah saya persiapkan selama 1 tahun. Namun tetap, dukungan dari keluarga menurut saya sangat penting, untuk meningkatkan  rasa percaya diri saya, sehingga sukses meraih medali," ucap putra pertama dari 3 bersaudara pasangan I Nyoman Suirka dan Nurmi Gultom.

Dengan prestasi yang membanggakan ini, ke depan, ia mengatakan untuk terus meningkatkan kemampuan dan bisa meraih juara dunia. Ia berharap, untuk kemajuan olahraga di Bali, agar terus dikembangkan, terutama untuk potensi atlet muda, agar juga harus diarahkan dan dibimbing. Sehingga, melalui olahraga, juga akan membantu perkembangan ekonomi Bali.

Sementara itu, orang tua Yosua, I Nyoman Suirka, mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih putranya. Tentu kata dia, prestasi ini, bisa membanggakan Badung, Bali, dan Indonesia pada umumnya. Selama ini kata dia, dukungan yang diberikan, tak hanya mensupport dalam hal latihan dan asupan makanan, tentu dukungan doa dan moral sangat penting. "Kami sangat bangga, tentu kami akan selalu dukung, untuk kedepan bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi," harapnya didampingi sang ibu Nurmi Roslinda Gultom.

 

wartawan
ANA
Category

K3S Badung Resmikan Pelatihan Pembuatan Banten, Berdayakan PPKS Lewat Kearifan Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pembuatan Banten bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Kegiatan yang digagas oleh Dinas Sosial Kabupaten Badung ini dilaksanakan pada Senin (13/4/2026) bertempat di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Bongkasa Pertiwi Terapkan Pengawasan Pemilahan Sampah Secara Digital

balitribune.co.id I Mangupura - Berbagai upaya dilakukan pemerintah desa untuk menumbuhkan kesadaran warganya memilah sampah organik dan anorganik. Seperti gebrakan yang dilakukan Pemerintah Desa Bongkasa Pertiwi Kabupaten Badung membuat inovasi pengawasan pemilahan sampah secara digital.

Baca Selengkapnya icon click

Investor Kuasai Lahan 80 Hektar, Pansus TRAP Minta BPN Evaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Pansus Tata Ruang Perizinan dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali mendorong Gubernur Bali mempertimbangkan perlunya membentuk Satuan Tugas Tata Ruang, Aset dan Perizinan (Satgas TRAP) Provinsi Bali untuk agenda pemuliaan alam, manusia dan kebudayaan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pembahasan Ranperda Pajak dan Retribusi Alot, DPRD Buleleng bakal Panggil Pelaku UMKM

balitribune.co.id I Singaraja - Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Buleleng saat ini tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pajak dan Retribusi Daerah bersama pihak Eksekutif. Salah satu poin krusial yang masih menjadi perdebatan adalah rencana pengenaan pajak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Rapat kerja bersama jajaran eksekutif digelar, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dinkes Buleleng Selidiki Kasus Kematian Akibat Dengue Shock Syndrome di Banyuning

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melaporkan adanya kasus kematian akibat Dengue Shock Syndrome (DSS) yang terjadi di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng. Korban diketahui merupakan seorang anak perempuan berusia 4 tahun 10 bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.