Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Memukau Penampilan Gong Kebyar Anak-Anak "Sanggar Seni Guntur Madu"

Bali Tribune / TAMPIL - Gong Kebyar Anak-Anak "Sanggar Seni Guntur Madu" tampil memukau di PKB XLV pada Kamis (29/6) malam.
balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai pengurus dan pelaksana seni Gong Kebyar yang tampil dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV, I Wayan Muliyadi, S.Sn., M.Sn., menyampaikan bahwa pada PKB XLV, Badung mempersembahkan pertunjukan Gong Kebyar dewasa sebanyak 2, Gong Kebyar anak-anak sebanyak 2, dan Gong Kebyar wanita sebanyak 2, namun ada satu pertunjukan yang dilakukan bersama-sama. Dari sanggar/sekehe untuk anak-anak, Sanggar Guntur Madu, yang mewakili Kecamatan Petang, Badung, tampil dalam pertunjukan tersebut.
 
"Jadi, karya-karya yang ditampilkan merupakan karya baru hasil kreasi seniman Badung. Temanya pun disesuaikan dengan PKB kali ini," ujarnya, Kamis (29/6) malam. Keberhasilan pertunjukan ini tak terlepas dari dukungan masyarakat Badung, Listibiya Kabupaten Badung, Pemerintah Kabupaten Badung, dan pihak terkait lainnya.
 
Sementara itu, salah satu konseptor dan narator untuk penampilan Gong Kebyar Kabupaten Badung, I Gusti Made Dharma Putra atau yang akrab disapa Gus Ade, menyatakan bahwa kolaborasi dalam penampilan Gong Kebyar kali ini merupakan hal yang menarik dan menjadi tantangan bagi seniman-seniman di Kabupaten Badung. Mereka harus mengemas karya kolaborasi dalam tiga pertunjukan besar yang singkat, padat, dan tetap mengandung pesan yang ingin disampaikan.
 
"Kami mencoba menghasilkan karya yang berbeda dari biasanya, yaitu dengan tidak menggunakan cerita standar, melainkan kami mengambil tema besar esensi PKB tahun ini, yaitu Segara Kerthi," katanya.
 
Dr. Anak Agung Gede Agung, yang juga merupakan kurator kebudayaan Kabupaten Badung, khususnya duta-duta yang mewakili Kabupaten Badung, mengungkapkan bahwa proses kolaborasi ketiga Gong Kebyar ini telah dimulai sejak bulan Februari.
 
"Saya sebagai seniman Badung sangat bangga dengan penampilan tim kebudayaan Kabupaten Badung yang tampil luar biasa dalam PKB kali ini," ucapnya. Terlebih lagi, hadirnya generasi muda, seniman-seniman muda berbakat yang mampu menciptakan dan mengembangkan seni budaya.
 
Sebagai Pembina Gong Kebyar Anak-Anak "Sanggar Seni Guntur Madu" Duta Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Sedana Putra, S.Sn., menjelaskan bahwa penampilan Gong Kebyar anak-anak yang disertai oleh Tabuh Kreasi Taki Taki Tukik berhasil mencuri perhatian penonton. Terlebih lagi, tabuh kreasi ini terinspirasi dari awal kelahiran seekor penyu (tukik) yang unik.
 
"Binatang laut ini terlihat sangat unik dengan cara menetaskan telurnya yang dikubur di pasir di tepi pantai oleh induknya. Nantinya, saat seekor tukik menetas, secara alami binatang ini akan menuju bibir pantai dan masuk ke lautan lepas untuk memulai hidupnya," jelasnya.
 
Adapun komposisi musik, tabuh kreasi yang dikombinasikan dengan apik oleh I Gusti Ngurah Alit Supariawan, S.Sn., M.Sn., I Putu Agus Mertayasa, S.Sn., dan I Made Ajus Pradifta Sedana, S.Sn., masih mengacu pada idiom-idiom musikalitas karawitan Bali yang dikembangkan sesuai dengan kreativitas para seniman yang mengalir secara alami seperti naluri seekor tukik.
 
Naluri atau insting merupakan pola perilaku dan reaksi alami makhluk hidup terhadap rangsangan tertentu yang tidak dipelajari dengan sengaja, melainkan merupakan perilaku alami yang ada sejak kelahiran dan melekat secara genetik.
 
"Taki Taki Tukik memiliki makna berjalan secara alami sesuai dengan kodrat yang ditentukan oleh sang pencipta," tambahnya. 
wartawan
ANA
Category

Ketua DPRD Bangli Desak Pemkab Bentuk Satgas Pencegahan Rabies

balitribune.co.id I Bangli - Maraknya kasus gigitan anjing positif rabies  belakangan ini mendapat tanggapan serius dari kalangan DPRD Bangli. Dewan mendesak agar segera dibentuk Satgas  pencegahan rabies. Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika mengatakan isu rabies adalah sangat sensitif terutama untuk dunia pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Dinas Pertanian Klungkung Siaga Virus ASF, Pengawasan Kandang Babi Diintensifkan

balitribune.co.id I Semarapura - Kekhawatiran mulai dirasakan peternak babi di Bali setelah muncul laporan kematian ternak secara mendadak di sejumlah daerah. Kondisi ini memicu kewaspadaan pemerintah daerah terhadap potensi merebaknya kembali penyakit African Swine Fever (ASF) yang sebelumnya sempat menghantam sektor peternakan babi di Pulau Dewata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Denpasar Kreatif 2026: Wadah Sineas dan Fotografer Abadikan Esensi Budaya Kota

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata  menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Lomba Foto, Video dan Pameran Kreatif Denpasar  Tahun 2026. Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari para Photografer dan Sineas dengan karya-karya yang luar biasa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Adat Kapal Lestarikan Pura Beji Dedari, Dikelola Profesional sebagai Destinasi Penglukatan Spiritual

balitribune.co.id I Mangupura - Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Mengwi terus berupaya menjaga kelestarian kawasan suci Pura Beji Dedari sekaligus mengembangkan potensinya sebagai destinasi penglukatan spiritual yang tertata dan profesional. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan upacara melaspas sejumlah bangunan penunjang wisata di kawasan pura, Rabu (27/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati dan Wabup Badung Hadiri Karya Melaspas di Pura Dalem Suargan Bongkasa

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri Upacara Ngeratep dan Melaspas Ida Betara di Pura Dalem Suargan, Banjar Kedewatan, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kamis (28/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.