Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menarik Wisatawan Berkunjung ke Ubud, Pelaku Pariwisata Hadirkan Konsep Spa Tradisional Dipadukan dengan Teknologi

Aktivitas kebugaran (wellness) berlatar kehijauan hutan Ubud
Bali Tribune / KEBUGARAN - Aktivitas kebugaran (wellness) berlatar kehijauan hutan Ubud.

balitribune.co.id I Gianyar - Salah satu akomodasi wisata di Ubud Kabupaten Gianyar menghadirkan inovasi baru agar wisatawan semakin tertarik berkunjung ke Pulau Dewata. Ditengah ketatnya persaingan global di sektor pariwisata, pelaku pariwisata di Bali dituntut semakin kreatif menghadirkan produk-produk wisata yang menarik. Upaya itu diharapkan menumbuhkan minat wisatawan untuk datang ke Bali dibandingkan destinasi lainnya yang ada di luar negeri. 

Para wisatawan saat ini mencari lebih dari sekadar penawaran spa dan kebugaran tradisional di sektor wellness, bahkan ada yang mendambakan pengalaman holistik, didukung teknologi canggih, dan dipersonalisasi sesuai kebutuhan tubuh masing-masing. Hal itu yang mendorong salah seorang pelaku pariwisata di Ubud memadukan konsep holistik spa tradisional dengan wellness atau kebugaran berteknologi tinggi berbalut kemewahan yakni dengan merancang sebuah Wellness Pavilion bertingkat empat. Arsitektur ini menaungi berbagai rangkaian teknologi wellness untuk menawarkan perawatan-perawatan yang lebih dari sekadar relaksasi menjadi total pemulihan.

Di dalam Wellness Pavilion bertingkat empat ini, ditempatkan mesin-mesin medis canggih di dalam treatment pod dari rotan anyaman tangan, berlatar kehijauan hutan Ubud. Para tamu diajak bergerak melalui tiga pengalaman yang dikurasi diantaranya Athletic Recovery, Holistic Wellness, dan Beauty & Vitality yang kesemuanya mengalir secara vertikal dari atas ke bawah di setiap lantai Paviliun.

Pendiri akomodasi di Ubud dengan Wellness Pavilion bertingkat empat, Alban Kibarer mengatakan, sedang mengembangkan konsep yang belum pernah ditemui di Indonesia, atau di mana pun di Asia Tenggara, yakni tempat diagnostik berbasis kecerdasan buatan (AI) dipadukan dengan perawatan warisan turun temurun dan kearifan lokal Bali. "Bali selalu menjadi suaka pencinta Spa, kami menulis ulang narasi tentang pemulihan seutuhnya berbalut kerimbunan hutan alami Ubud," jelasnya, Senin (8/6).

Melalui body scanning dan brain mapping yang berbasis kecerdasan buatan, tamu bisa melihat profil fisiologis lengkap mereka secara live dalam hitungan menit. Dari data ini, setiap perawatan akan disesuaikan dengan rekomendasi kebutuhan tubuh salah satunya menyesuaikan dengan kebutuhan pemulihan.

Perjalanan melalui empat tingkat Wellness Pavilion ini dimulai dengan diagnostik AI di tingkat teratas dan turun menuju thermal circuits serta jungle pool di lantai dasar paviliun. Vitality Bar menyajikan resep nutrisi presisi dipadukan dengan racikan organik, untuk memastikan seluruh tubuh menerima nutrisi dengan tingkat akurasi seragam. Menurutnya, meski teknologi dapat membaca kondisi tubuh, hanya sentuhan manusia yang benar-benar dapat memulihkan, seperti perawatan dan penyembuhan tradisional dengan kearifan lokal warisan leluhur. Dinaungi struktur bambu ikonik, seni penyembuhan Bali diterapkan di tempat ini dengan sentuhan para terapis berpengalaman.

Kendati menggunakan teknologi, wisatawan tetap mendapatkan sensasi terapi tradisional Bali dengan pijatan tubuh yang berakar pada pengetahuan lokal yang telah diterapkan leluhur Bali selama berabad-abad. Dikatakan, Alban Kibarer meskipun telah memelopori Retreat Longevity sebagai bentuk masa depan wellness di akomodasi wisatanya, wisatawan tidak perlu memilih antara perawatan alami dengan teknologi, atau antara kearifan lokal dan sains modern. Mengingat pihaknya telah membuktikan dengan menggabungkan kedua perawatan kebugaran (wellness) yang dilakukan dengan teknologi maupun kearifan lokal bisa berpadu harmonis demi menciptakan pemulihan yang terukur dan ilmiah.

Wisatawan yang melakukan perawatan kebugaran di akomodasi wisata ini akan merasakan penggunaan bahan-bahanorganik yang diproduksi dari kebun di Ubud dan diracik dengan tangan. Perawatan dengan kearifan lokal Bali ini dapat memberikan kehangatan emosional yang menyempurnakan siklus penyembuhan.

wartawan
YUE
Category

Sempat Menilai Ada Kejanggalan, Keluarga Akhirnya Ambil Jenazah Nelayan Asal Desa Cupel untuk Dimakamkan

balitribune.co.id | Negara - Meski sempat menilai ada kejanggalan, pihak keluarga akhirnya memutuskan mengambil jenazah I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara dari RSUD Negara untuk dimakamkan, Senin (14/9/2026) pagi. 

Sebelumnya, pihak keluarga terpaksa menyeberang ke perairan Banyuwangi untuk membongkar kembali makam korban yang sempat dikuburkan secara sepihak di pesisir Alas Purwo.

Baca Selengkapnya icon click

Mobil Elf Bawa 18 Wisatawan Terbakar di Baturiti

balitribune.co.id | Tabanan - Satu unit mobil Elf berpelat DK 7827 AI yang membawa 18 orang wisatawan lokal terbakar di jalur Denpasar-Singaraja, tepatnya di depan Kantor UPTD Laboratorium dan Pengujian Obat Tradisional Pemprov Bali, Banjar Pekarangan, Desa/Kecamatan Baturiti, pada Senin (14/9/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HIMKI Bidik Indonesia Jadi Pusat Mebel dan Kerajinan Dunia

balitribune.co.id | Badung - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 di Badung, Senin-Rabu, 14-16 September 2026. Forum tiga tahunan ini menjadi momentum penting bagi HIMKI untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan strategi menghadapi perubahan industri global.

Baca Selengkapnya icon click

Gara-gara Bakar Sampah Sisa Pengabenan, Areal Hutan Batur Ikut Terbakar

balitribune.co.id | Bangli - Kebakaran terjadi di tempat pembuangan sampah bekas upacara pengabenan yang berlokasi di sebelah utara wantilan Tunon, Desa Adat Batur, Kintamani Bangli pada Minggu (13/9/2026) sekira pukul 14.00 wita. Api yang membesar hingga melahap areal hutan seluas kurang lebih 2 are.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Turis Asing Batalkan Pesanan Kamar, Target Pajak Hotel Buleleng Terancam Tak Tercapai

balitribune.co.id | Singaraja - Target pajak daerah Kabupaten Buleleng tahun 2026 terancam tak tercapai. Pembatalan pesanan kamar oleh wisatawan mancanegara ikut menekan penerimaan dari sektor Pajak Hotel. Pembatalan disebut terjadi terutama dari wisatawan Eropa dan Amerika yang sebelumnya memesan akomodasi di kawasan Batu Ampar, Sumberkima, Gerokgak hingga Tejakula.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.