Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mencolok Perbedaan Anggaran Penataan Kota dan Kesehatan di Tengah Pandemi

Bali Tribune/ LAMPU HIAS - Mencolok anggaran lampu hias dibanding anggaran untuk kesehatan.

balitribune.co.id | Gianyar  - Meski pendapat daerah sedang tertatih-tatih di tengah Pandemi, sejumlah pembangunan dan pengadaan di Kabupaten Gianyar jalan terus. Namun sayang, perbedaan anggaran yang mencolok antara pembangunan fisik dibanding bidang kesehatan dan program pemulihan ekonomi yang dinilai paling urent, menuai sorotan.
 
Salah satunya adalah pengadaan lampu penerang jalan jenis lampu hias yang kini akan ditambah lagi ke pinggiran Kota Gianyar yang menyedot Rp 12,8 miliar. Sementara proyek pengadaan lainnya baik di bidang kesehatan hingga pemulihan ekonomi relative sangat kecil dna cenderung hanya mengandalkan pusat. Di si lain, proyek pengadaan terkecil adalah pengadaan TPS3R yang mendapat anggaran sebesar Rp 49 juta lebih.
 
Dari situs lelang Pemkab Gianyar, terdapat dua jenis proyek, yakni proyek yang melalui tender dan non tender. Proyek tender ini, di antaranya, pengadaan lampu di penyangga Kota Gianyar senilai Rp 12,8 miliar. Masih seputar lampu, Pemkab Gianyar melalui Dinas Perhubungan Gianyar, juga akan mengadakan lampu penerang jalan yang akan dipasang di Jalan Dharma Giri senilai Rp 2,9 miliar. Terakhir adalah proyek finishing ruang kelas baru dan fasilitas penunjang lainnya yang mendapatkan anggaran Rp 499 juta.
 
Sedangkan proyek non tender, di antaranya, belanja modal umum dan belanja modal untuk kesehatan umum dan mendukung pelaksanaan vaksinasi yang mendapat porsi APBD sebesar Rp 77 juta. Lalu, pengelolaan tempat pengolahan sampah atau TPS3R senilai Rp 49 juta. Penyusunan data base sistem pengelolaan air minum (SPAM) di Kecamatan Payangan senilai Rp 99 juta. Dan, belanja modal jaringan listrik Rp 199 juta lebih.
 
Saat dikofirmasi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gianyar, Gede Widarma Suharta membenarkan tahun 2021 ini ada pembangunan yang akan dilakukan Pemkab Gianyar, hal tersebut untuk progam pemulihan ekonomi nasional (PEN). Sumber dananya mulai dari pemerintah pusat maupun dana pinjaman. "Pembangunan yang bersifat pemilihan ekonomi nasional, dananya dari pemerintah pusat dan dana pinjaman," ujarnya.
 
Mengenai anggaran lampu penerang jalan yang jauh lebih besar dari anggaran vaksinasi Covid-19, Widarma mengatakan, hal tersebut dikarenakan untuk anggaran obat-obatan dan vaksinasi menggunakan dana sharing dengan pemerintah pusat. "Pengadaan kesehatan dananya sharing dengan pemerintah daerah, pemerintah daerah sifatnya hany mendukung," terangnya singkat. 
wartawan
ATA
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.