Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mendaki Gunung Agung di Tengah Cuaca Buruk, Satu Orang Pendaki Tersesat di Tetinggian 2.500 MDPL

Bali Tribune/EVAKUASI - Tim SAR Gabungan mengevakuasi pendaki yang tersesat di puncak Gunung Agung.


balitribune.co.id | Amlapura - Mendaki di tengah kondisi cuaca buruk dengan hujan lebat dan kabut tebal, tiga orang pendaki dilaporkan tersesat saat melakukan pendakian ke kawah puncak Gunung Agung. Dua orang berhasil dievakuasi lebih dulu pada malam hari oleh pemandu local, sementara satu orang lainnya dievakuasi oleh Tim SAR gabungan pada keesokan harinya.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribune, Selasa (5/10/2021), sebelumnya ketiga pendaki masing-masing Inaqi Kalingga Eka Putra (24) asal Jakarta, Kadek Ngetis Juliawan (26) asal Banjar Dinas Rendang Tengah dan Desta Dharma asal Tabanan, berangkat melakukan pendakian ke kawah puncak Gunung Agung pada Minggu (3/10/2021) siang, tanpa menggunakan jasa pemandu lokal.
 
Dalam pendakian tersebut, ketiganya memang sempat bermalam di puncak gunung, di mana ketiganya mendirikan tenda untuk menginap di Base Camp yang berada diketinggian 2.500 MDPL. Kayaknya mereka sempat bermalam di atas, karena kami lihat mereka mendirikan tenda, ungkap Jro Mangku Nyoman Kayun, Ketua Himpunan Pemandu Lokal, Desa Besakih.
 
Dari Base Camp ketiganya kemudian melanjutkan pendakian ke kawah puncak, sebelum akhirnya mereka tersesat setelah dihadang cuaca buruk, dimana saat itu terjadi hujan lebat dan kabut tebal. Kami mendapatkan informasi jika ada pendaki yang tersesat di atas, bersama sejumlah pemandu lokal di sini Senin malam, kami langsung naik kepuncak untuk membantu mengevakuasi pendaki tersebut. kondisi cuaca sangat buruk, sekitar pukul 23.00 Wita, dua pendaki berhasil kami temukan dan kami ajak turun, ungkap Jro Mangku Kayun.
 
Karena tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian satu pendaki lainnya yakni Inaqi Kalingga Eka Putra yang masih tersesat, karena kondisi cuaca sangat buruk malam itu, pemandu lokal pun memilih untuk melanjutkan pencarian pada esok pagi. Senin malam itu kami sudah melaporkan kejadian pendaki yang tersesat itu ke Polsek Rendang dan Basarnas. Paginya kami bergabung dengan tim SAR gabungan untuk naik ke atas melakukan pencarian terhadap pendaki yang tersesat itu, ucapnya.
 
Menurut keterangan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Gede Darmada, Senin (4/10/2021) tiga pendaki mulai turun dari puncak sekitar pukul 16.00 Wita, karena cuaca yang buruk Inaqi kemudin tertinggal oleh dua rekannya. Dikarenakan faktor kelelahan kemudian Inaqi menghubungi poter untuk meminta bantuan. "Enam orang porter kemudian naik memberikan bantuan dan bertemu dua rekan Inaqi di atas Pos 1 sekira pukul 02.00 Wita pada 5 Oktober di ketinggian 2500 MDPL," ujarnya. 
 
Eman orang porter kemudian melanjutkan pencarian terhadap Inaqi namun hingga pukul 03.00 Wita target belum juga ditemukan. Dua rekan korba  kemudian turun bersama dua orang porter, sedangkan empat orang porter masih melanjutkan pencarian. Hingga pukul 05.00 Wita ke empat porter belum juga menemukan posisi target dan memutuskan untuk turun dan mengganti dengan porter baru. 
 
"Pukul 09.30 tiga orang porter berhasil menemukan posisi ditarget yang berada di pos 1 seming kembar pada ketinggian 1700 MDPL, kemudian Basarnas melalui Pos SAR Karangasem melakukan intersep dan bertemu dengan target sekitar pukul 10.20 Wita dalam kondisi baik. Target akhirnya tiba di Pos Pengubengan pukul 11.05 Wita dan selanjutnya di cek kesehatannya, selanjutnya dibawa menuju Polsek Rendang untuk diminta keterangan," tutup Darmada. 
wartawan
AGS
Category

Proyek Lift Kaca Dihentikan, Warga Desa Adat Kecewa

balitribune.co.id | Semarapura - Warga Desa Adat Dwi Kukuh Lestari, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung kecewa dengan dihentikannya proyek lift kaca oleh Gubernur Wayan Koster. Penghentian itu juga sebagai pukulan bagi warga adat karena proyek tersebut awalnya disebut-sebut menjadi salah satu inovasi akses wisata di kawasan Pantai Kelingking.

Baca Selengkapnya icon click

Akomodir Masukan Fraksi-fraksi, DPRD Badung Apresiasi Langkah Bupati Rancang APBD 2026 Lebih Realistis

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Badung, Senin (24/11) menggelar rapat paripurna untuk mengambil keputusan terhadap empat Rancangan Perarutan Daerah (Ranperda).

Meliputi Ranperda tentang APBD Badung tahun anggaran 2026, Ranperda tentang pemerinan insentif dan/atau kemudahan penanaman modal, Ranperda tentang fasilitasi perlindungan kekayaan intelektual, dan Ranperda tentang perlindungan dan penertiban hewan pembawa rabies.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perayaan Puncak “ManguCita” HUT ke-16 Kota Mangupura, Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Ajak Masyarakat Membangun Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri langsung puncak perayaan HUT Ke-16 Kota Mangupura, bertempat di Lapangan Puspem Mangupraja Mandala, Sabtu (22/11).

Baca Selengkapnya icon click

ECOMOVE 2025, Langkah Nyata HIMA LSPR Bali Jaga Ekosistem Pesisir

balitribune.co.id | Mangupura - HIMA LSPR Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan ECOMOVE #1 yang diselenggarakan di Ekowisata Mangrove Batu Lumbang pada Minggu (23/11). Mengusung tema “Satu Aksi, Seribu Arti, untuk Bumi yang Lestari,” kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai SMA, perguruan tinggi, dan perwakilan sponsor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komite III DPD RI Gelar Rapat Kerja Bersama Pemerintah di Bali dalam Inventarisasi Materi Pengawasan UU Narkotika

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) memiliki mandat konstitusional untuk memperjuangkan kepentingan daerah dalam proses penyusunan kebijakan nasional, termasuk dalam sektor kesehatan melalui alat kelengkapan Komite III. Sebagai representasi daerah, DPD RI berperan memastikan bahwa kebijakan nasional di sektor kesehatan benar-benar dapat diimplementasikan di daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Tradisi Makepung Lampit, Ritual Kesuburan dan Syukur Petani

balitribune.co.id | Negara - Makepung sebagai salah satu kekayaan budaya di Jembrana. Selain atraksi makepung cikar, Jembrana juga memiliki atraksi makepung lampit. Makepung lampit memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Sebagai warisan budaya tak benda, kini makepung terus dilestarikan di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.