Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menderita Hydrocephalus - Kondisi Soma Sangat Menyedihkan

hydrocephalus
I Nengah Soma tampak terbaring di RSUD Karangasem

BALI TRIBUNE -  Keluarga menolak anaknya dirujuk ke RSUP Sanglah lantaran tidak memiliki biaya, sementara orangtua tak memegang uang sepeser pun. Bahkan pampers pun dapat sumbangan dari perawat yang iba melihat kondisi bocah tersebut.

Kondisi I Nengah Soma (12), seorang bocah penderita hydrocephalus atau kepala membesar, anak dari pasangan I Nengah Ngetis (40) dan Ni Nyoman Manis (40) warga miskin asal Banjar Pandan Sari, Kecamatan Kubu, Karangasem, sangat menyedihkan. Bocah yang semestinya ceria bermain dan belajar di bangku sekolah, kini harus terbaring lemah dan kadang tak sadarkan diri akibat hydrocephalus yang dideritanya sejak tujuh tahun lalu.

Saat ini bocah malang tersebut masih dalam perawatan intensif dua dokter spesialis yakni dokter spesialis syaraf dan spesialis penyakit dalam di Ruang Wijaya Kusuma, RSUD Karangasem. Selang oksigen dan selang infus masih terpasang pada tubuh bocah malang yang kini nyaris mengalami kebutaan di kedua matanya itu akibat hydrocephalus.

Kepada wartawan yang menjenguknya, Selasa (16/5), Ni Nyoman Manis menceritakan ihwal penyakit yang diderita anaknya itu.  Manis sama sekali tidak menyangka jika ternyata anaknya menderita hydrocephalus. Selain awam terhadap jenis penyakit, kemiskinan yang mendera keluarganya serta tinggal di lereng Gunung Agung yang tak terjangkau dan jauh dari pusat kota kecamatan, praktis membuat Manis dan suaminya yang menderita penyakit asma ini sama sekali tidak bisa membawa anaknya berobat ataupun periksa ke Puskesmas.

 “Saya tinggal di atas Pak, jadi sangat jauh kalau mau berobat ke Puskesmas. Lagi pula apa yang mau saya pakai berobat, untuk makan saja saya masih kekurangan,” kesah Nyoman Manis sembari menyebutkan jika sebenarnya dia memiliki JKBM tapi itulah karena tinggal di lereng atas Gunung Agung sehingga tidak terjangkau untuk berobak ke Puskesmas. Tapi untungnya sejak beberapa hari lalu, bocah malang itu sudah terdaftar sebagai penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS).

 Lanjut Nyoman Manis, sulitnya menjangkau Puskesmas dan rumah sakit juga membuat Nyoman Manis terpaksa harus melahirkan anaknya yang kini terbaring menahan rasa sakit dari kepalanya yang membesar itu di rumahnya, dan proses lahirnya Nengah Soma itu juga hanya dibantu oleh suaminya sendiri tanpa bantuan dukun beranak atau bidan.

“Saat lahir anak saya ini normal dan tidak ada tanda apa-apa,” ungkapnya. Hanya saja saat baru lahir Nyoman Manis dan suaminya itu melihat ada kelainan di batang hidung anaknya yakni adanya benjolan kecil.

Karena awam, Nyoman Manis dan suaminya mengira benjolan itu adalah tanda lahir yang nantinya akan hilang. Namun ketika Nengah Soma belajar berjalan, tubuh anak malang itu melemah dan kepalanya mulai membesar. Sejak saat ini sampai akhirnya bocah malang itu berusia 12 tahun sama sekali tidak mendapatkan pengobatan atau pemeriksaan medis sebelum akhirnya sang bocah dilarikan ke RSUD Karangasem dengan menggunakan ojek akibat kondisinya yang sudah mengkhawatirkan.

 Sementara itu Humas RSUD Karangasem, Sang Ayu Damayanti kepada wartawan menjelaskan jika pihak RSUD Karangasem sudah merujuk bocah itu ke RSUP Sanglah tapi pihak keluarga sendiri menolak dan memilih anak mereka dirawat di RSUD Karangasem.

wartawan
redaksi
Category

Dukung Sinergi 3 Pilar, Astra Berkolaborasi dalam Penjurian Lomba di Desa Cemagi Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, PT Astra International Tbk (Astra) turut ambil bagian dalam proses penilaian lapangan Lomba 3 Pilar Polri. Sinergi strategis ini mempertemukan unsur Kepolisian (Bhabinkamtibmas), TNI (Babinsa), dan Pemerintah Desa (Pemdes) sebagai tiga pilar utama penggerak kemajuan masyarakat di tingkat desa.

Baca Selengkapnya icon click

HUT ke-56: Astra Motor Perkuat Komitmen Energi Bersih dengan Pemasangan Solar PV di Semarang

balitribune.co.id | Semarang – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, Astra Motor resmi mengoperasikan sistem Solar Photovoltaic (Solar PV) berkapasitas 40 kilowatt peak (kWp) di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang, Kamis (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.