Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menengok BUMDes Ponggok Tirta Mandiri, BUMDes Terbaik Tingkat Nasional, Sukses Jadi "Mesin Uang" Desa, Bermodal Rp100 Juta Kini Pendapatan Lebih dari Rp14, 2 Miliar

Rombongan PIP Kabupaten Badung saat mengunjungi salah satu unit usaha dari BUMDes Ponggok Tirta Mandiri, Klaten, Jawa Tengah sebagai BUMDes terbaik tingkat nasional, Senin (6/8).

BALI TRIBUNE - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ponggok “Tirta Mandiri” mendapat label BUMDes terbaik tingkat nasional. Keberhasilan BUMDes di tanah Jawa ini bahkan sempat menarik Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani untuk berkunjung ke BUMDes tersebut. Seperti apa BUMDes Ponggok Tirta Mandiri sampai bisa menyandang BUMDes terbaik tingkat nasional? Pada senin (6/8), sebagian anggota rombongan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung, dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Badung I.B.Agung Yoga Segara, Kadis Koperasi,  UKM dan Perdagangan Ketut Karpiana dan Kabag Humas Putu Thomas Yuniarta, sempat menengok langsung BUMDes ini. BUMDes Ponggok Tirta Mandiri adalah BUMDes milik Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Kantor BUMDes ini masih menjadi satu dengan Kantor Desa Ponggok. Yang menarik meski kantornya cukup sederhana, namun  BUMDes Ponggok Tirta Mandiri terbukti mampu menjadi “mesin uangnya” Desa Pongok. Tak tanggung-tanggung sejak dirintis tahun 2009 lalu, BUMDes ini kini tiap tahunnya sudah mampu menyumbang pendapatan miliaran rupiah ke kas Desa Pongok. Tak hanya itu, dari salah satu unit usahanya saja per kepala keluarga (KK) di Desa ini kini memiliki saham masing-masing Rp 5 juta. Menurut Sugeng Rajarjo selaku Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan Desa Pongok  pada awalnya BUMDes Ponggok Tirta Mandiri dirintis sebagai usaha perdagangan pakan ikan dan pinjaman modal bagi masyarakat. Kemudian, dikembangkan ke sektor pariwisata Umbul Ponggok sebagai wahana rekreasi. Dengan semangat dan tekad yang kuat, BUMDes ini terus mengembangkan sayap dengan membangun unit-unit usaha baru. Kini BUMDes Tirta Mandiri telah memiliki 11 unit usaha. Enam unit usaha diantaranya sudah berbentuk PT yang menyumbang pendapatan cukup besar untuk Desa Ponggok. “Awalnya BUMDes kami hanya bergerak dibidang simpan pinjam. Namun, berkat semangat dan tekad yang kuat pihak desa dan pengelola BUMDes, sekarang sudah ada 11 unit usaha.  Semua jalan, ” ujarnya. BUMDes Ponggok Tirta Mandiri kini dinobatkan sebagai BUMDes terbaik tingkat nasional dimana bisnis inti dari BUMDes tersebut adalah wisata air berupa Umbul Ponggok yang menyediakan berbagai permainan air. Hal ini didukung dengan letak yang cukup strategis dari Kelurahan Ponggok, yang berada di lintas Klaten-Boyolali, akses penghubung menuju Semarang, Ibukota Propinsi Jawa Tengah. Selain dari Pariwisata, BUMDes Ponggok Tirta Mandiri juga menyediakan layanan Jasa keuangan, fasilitas Air bersih, hingga usaha persewaan. "Kami bangga berkat kerja keras pimpinan (Kepala Desa Ponggok),  pengelola dan tokoh masyarakat  BUMDes kami sudah bisa menghasilkan miliaran rupiah. Tahun 2017 pendapatan BUMDes kami tercatat Rp 14, 2 miliar.  Untuk setoran ke kas desa lebih Rp 1, 2 miliar, " katanya. Dijelaskan juga bahwa BUMDes Ponggok Tirta Mandirimerupakan nasabah dari BNI Klaten yang mendapatkan pelatihan pengembangan usaha. Melalui bimbingan BNI, BUMDes Ponggok kini memiliki kemampuan untuk memberikan layanan perbankan secara terbatas, sehingga membantu mewujudkan program peningkatan literasi keuangan yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “BUMDes Ponggok juga  menjadi percontoham bagi BUMDes lain untuk bekerjasama dengan BNI dalam bentuk Payroll gaji karyawan, Pembayaran fee kepada investor, BNI Direct, pengoperasian EDC, Pemberian pendidikan dan pelatihan pelayanan, BNI Simponi, dan menjadi Agen BNI46,” jelas sugeng. Sugeng juga mengakui keberhasilan BUMDes ini sempat menarik Menkeu Sri Mulyani datang ke desa ini. “Kami dinyatakan sebagai BUMDes terbaik karena dulu sebelum ada BUMDes ini, Desa Ponggok adalah masuk desa zona merah atau miskin, tapi sekarang berkat BUMDes kini bisa menjadi desa dengan tingkat ekonomi cukup maju. Bahkan, tiap KK di Desa Ponggok sekarang sudah punya saham sebesar Rp 5 juta dari satu unit usaha yaitu unit usaha Umbul Ponggok,” terangnya. Sementara Kadis Koperasi,  UKM dan Perdagangan Ketut Karpiana berharap BUMDes yang ada di Badung bisa meniru keberhasilan BUMDes Ponggok Tirta Mandiri. Pihaknya juga minta desa di gumi keris cekatan menggali potensi desanya, sehingga mampu menjadi pundi-pundi pendapatan desa.

wartawan
I Made Darna
Category

Dukung Kreativitas Suzuki Helat Jimny Custom Contest

balitribune.co.id | Jakarta - Suzuki Jimny merupakan salah satu ikon legendaris yang masih bersinar bagi antusias otomotif di berbagai belahan dunia. Sejak tahun 1979, jumlahkonsumen dan komunitasnya terus bertambah pada setiap generasi. Keistimewaan tersebut menginisiasi Suzuki Indonesia untuk menyelenggarakan Jimny Custom Contest. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Bali Genjot Literasi Keuangan hingga Pelosok, Kinerja IJK Tetap Stabil di 2025

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan di Bali bukan sekadar slogan. Sepanjang 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali bergerak agresif menembus sekolah, universitas, desa-desa, hingga banjar-banjar untuk memastikan layanan keuangan makin mudah dipahami dan diakses masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Puspa Negara Apresiasi Langkah Bupati Badung Naikkan Dana Ogoh-Ogoh Jadi Rp40 Juta Buat Sekaa Teruna

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung memberikan apresiasi atas kebijakan Bupati Badung meningkatkan bantuan dana kreativitas ogoh-ogoh untuk sekaa teruna/yowana dari sebelumnya Rp25 juta menjadi Rp 40 juta pada tahun 2026.

Menurut Gerindra Badung peningkatan jumlah bantuan ini sejalan dengan visi memperkuat peran pemuda sebagai pewaris budaya, pengembang kreativitas, serta penjaga kearifan lokal di Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ALFI Bali Dukung Kebijakan Zero ODOL, Siap Kawal Uji Coba Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah pusat berencana memulai uji coba pelarangan Over Dimension Over Load (ODOL) pada 2026 sebelum diberlakukan mandatory pada 2027. Kebijakan ini mendapat dukungan penuh dari Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Bali yang menilai program zero ODOL sebagai langkah strategis untuk memperbaiki ekosistem transportasi logistik nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.