Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mengening Menangis, Satu Keluarga Tewas Tertimbun Longsor

LONGSOR – Jenazah empat korban longsor yang merupakan satu keluarga warga Dusun Sangker, Desa Mengening setelah dievakuasi dari timbunan tanah. Tampak pula Wabup Buleleng Nyoman Sutjidra menyerahkan bantuan.

Bali Tribune, Singaraja -Satu keluarga terdiri dari empat orang warga Dusun Sangker, Desa Mengening, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Selasa (29/1) tewas tertimbun tanah longsor setelah hujan lebat mengguyur daerah tersebut, sejak dua hari lalu. Satu keluarga yang tewas, yakni Ketut Budikaca (33), Luh Sentiani (27) yang tak lain istri Budikaca, serta kedua anaknya yakni Putu Rikasih (9) dan Kadek Sutama (5). Mereka tak menyangka tebing di atas rumahnya bakal mengubur dia sekeluarga. Saat peristiwa nahas itu terjadi, korban sedang terlelap tidur sehingga tidak bisa menyelamatkan diri. Tiga korban lainnya, yakni istrinya berhasil dievakuasi masyarakat dibantu tim Polri dan TNI dengan posisi saling berdekatan. Menurut penuturan Komang Sanabawa yang merupakan kakak korban, ia tidak mengetahui dengan persis kejadian tersebut. Bahkan, kata dia, tidak mendengar suara keras yang mengarah pada ambrolnya tebing di belakang rumah korban. Hanya saja, katanya, pihak yang pertama mengetahui rumah semi permanen korban tertimbun longsor, yakni Nyoman Dania (70) orang tua korban. ”Secara persis saya tidak tahu karena tidak ada yang tahu kejadiannya karena memang hujan deras mengguyur disertai kilatan petir dan suara gemuruh. Yang pertama melihat adalah bapak (Nyoman Dania,red),” terang Sanabawa, kemarin. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng usai mendapat laporan adanya longsor yang menguruk salah satu rumah warga itu, langsung meluncur ke TKP. Dengan dibantu warga serta anggota TNI dan polisi, melakukan penanganan. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Ida Bagus Suadnyana mengatakan, pihaknya telah melakukan penanganan pascalongsor dengan membersihkan material yang menimbun rumah korban.Tak hanya rumah korban Budikaca, namun ada rumah lain yang juga terkena longsor namun tidak mengakibatkan korban  jiwa. “Dari BPBD Buleleng telah mengerahkan seluruh kekuatan untuk membantu penanganan pascalongsor. Saat ini tengah dilakukan penanganan dan evakuasi terhadap rumah-rumah yang terkena longsoran. Dan hingga kini hanya  empat orang dilaporkan meninggal dunia,” jelasnya. Ida Bagus Suadnyana  menyampaikan sudah ada upaya dilakukan warga untuk menanam pohon keras seperti cengkih namun belum terlalu besar dan kuat sehingga tanah longsor terjadi. “Kepada warga yang tinggal di sekitar tempat kejadian untuk mengungsi karena kondisi tanah cukup labil,” imbuh dia. Sedangkan Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra mengingatkan warga yang tinggal dekat kawasan tebing agar sementara waktu menjauh untuk menghindari jatuhnya korban jika sewaktu-waktu terjadi longsor. ”Cuaca masih belum bersahabat, kepada warga yang tinggal di kawasan rawan longsor agar untuk sementara menjauh. Kepada para kepala desa dan kepala dusun agar bisa  memperingatkan warganya,” tandasnya.

wartawan
Khairil Anwar
Category

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.