Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menggali Sektor Perikanan dan Kelautan Penunjang Pariwisata Serangan

Ni Wayan Sari Galung

BALI TRIBUNE - Kelurahan Serangan yang berada di Denpasar Selatan, Kota Denpasar hingga kini masih menjadi daya tarik. Pasalnya berbagai potensi banyak yang bisa digali dari sebuah pulau yang luasnya mencapai 4,81 km persegi ini. Serangan, seperti yang diungkapkan salah seorang pengusaha asal Denpasar, wanita Ni Wayan Sari Galung  melihat begitu besarnya potensi Serangan untuk dikembangkan. Potensi yang dimaksud Sari Galung antaranya potensi pariwisata, perikanan, perdagangan, kelautan serta pengembangan sumber daya alam lainnya yang berlandaskan kearifan lokal. Mantan Anggota DPRD Kota Denpasar 2009-2014 ini memang memiliki konsen pengembangan serangan kedepannya. "Saat ini kita juga lagi memetakan kembali potensi ekonomi yang bisa digarap dari Serangan," ungkap wanita yang selalu berpenampilan sederhana ini ketika ditemui dikediamnnya di Sesetan, Denpasar, Kamis (17/1).  Sari Galung menjelaskan, untuk bisa mengembangkan Serangan salah satu caranya dengan mengembangkan sumber daya manusia yang menjadi kunci dari pembangunan itu sendiri. Ketebukaan dan perubahan pola pikir (mindset) dalam pembangunan bisa membantu pembangunan Serangan kedepannya. "Keterbukaan itu sangatlah penting, apalagi Serangan menjadi salah satu tujuan wisata yang ada di Kota Denpasar, tentu diperlukan infrastruktur yang memadai," katanya, sembari menyampaikan awalnya kehidupan masyarakat Serangan adalah sebagai nelayan, namun seiring berjalannya waktu beralih ke sektor pariwisata. "Artinya yang terjadi saat ini ialah bagaimana sektor perikanan/kelautan mampu menunjang industri pariwisata Serangan," imbuhnya. Ia berharap masyarakat tidak meninggalkan jati dirinya sebagai nelayan, namun bisa bertransformasi menghadapi perubahan yang begitu cepat dan bagaimana menjadi tuan rumah didaerahnya sendiri bukan sebagai penonton. "Sekarang diseputar Serangan sudah banyak dibangun rumah makan, restauran bahkan sarana pariwisata yang bernafaskan laut, tinggal sekarang bagaimana membangunnya menjadi lebih baik lagi," sebutnya.   Dari sisi lain  Sari Galung, istri Nyoman Nerka (Nyoman Tompel) yang juga pengusaha ini, ternyata punya kepedulian akan  kesetaraan gender dan mendorong kaum perempuan untuk berperan aktif dalam setiap platform pembangunan. Namun diakui, saat ini peran perempuan masih sangat kurang terutama setelah merambah area publik. Untuk itu perlu ditingkatkan terus kemampuan perempuan sehingga mampu bersaing dalam area publik. Terlebih lagi komposisi penduduk antara laki-laki dan perempuan hampir seimbang. "Perempuan mempunyai peran penting dalam memberikan pemahaman dan persepsi dalam pembangunan berdemokrasi. Untuk itu pendidikan politik untuk perempuan hal yang harus dilaksanakan sebagai bentuk pemantapan pilar-pilar demokrasi. Menurutnya pelatihan berpolitik untuk perempuan sangat penting untuk dilakukan. Sehingga akan lebih meningkatkan peran serta perempuan dalam pembangunan terutama dalam area publik," katanya menutup. 

wartawan
Arief Wibisono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.