Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mengintip Ayunan Tradisional Yang Dimainkan Saat Galungan – Kuningan di Kerobokan

ayunan tradisional
Ayunan tradisional yang kerap dimainkan pada Hari Galungan dan Kuningan di Banjar Kerobokan, Munggu, Mengwi.

Bali Tribune-Banyak tradisi klasik yang masih lestari di Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung, kendati bergelimang dolar. Selain tradisi makotek yang digelar setiap Hari Suci Kuningan, Desa Munggu juga memiliki tradisi dan alat permainan unik. Yakni ayunan kayu tradisional.

Ayunan tradisional yang ada di desa ini diperkirakan sudah berumur puluhan tahun. Warga setempat bahkan sampai tidak tahu persis kapan ayunan yang terbuat dari kayu itu dibuat. Yang jelas, warga Munggu sudah mewarisi ayunan tradisional itu dari turun temurun.

Kini ayunan tradisional itu di tempatkan di Balai Banjar Kerobokan, Desa Munggu. Jika ke Munggu pada Hari Suci Galungan dan Kuningan maka ayunan itu ramai dimainkan oleh kaum anak-anak.

Menurut penuturan warga setempat, ayunan tradisional ini konon ditempatkan secara berpindah-pindah. Selaku pengelola ayunan ini adalah sekaa (grup) ayunan. Namun sejak beberapa tahun terakhir ayunan ini diserahkan ke Banjar Kerobokan, sehingga warga banjar sepakat menempatkan ayunan itu di lokasi permanen yang berada di bawah bangunan Balai Banjar Kerobokan Munggu.

Kini tiap  menjelang dan setelah Hari Suci Galungan dan Kuningan permainan ayunan tradisional itu selalu dimainkan. Adalah anak-anak desa setempat yang banyak memanfaatkan ayunan warisan leluhur mereka.

Bagi anak-anak yang ingin menaiki ayunan ini cukup hanya merogoh kocek Rp 2000. Dengan uang dua ribu rupiah sudah bisa berputar-putar dengan baling-baling ini selama  putaran kurang lebih satu menit.

Pada zaman dulu durasi putaran ayunan ini menggunakan beruk  yang berisi air yang pada bagian diberi lubang. kalau air dalam beruk sudah penuh, berarti durasi permainan selasai.

Made Peguh, salah seorang penglingsir Banjar Kerobokan, Munggu mengatakan, ayunan tradisional ini paling ramai digunakan anak-anak saat Galungan dan Kuningan. Jika Galungan dimainkan setiap sore hingga selama empat hari dan Kuningan selama tiga hari.

"Ini ayunan kuno. Kami sampai tidak tahu kapan pastinya ayunan ini dibuat," kata Peguh.

Menurut pria 76 tahun ini sebelum zaman Kemerdekaan, ayunan ini sudah ada. "Sebelum Indonesia merdeka ayunan ini sudah ada," imbuhnya.

Dari dulu sampai sekarang, menurut Peguh ayunan tradisional ini baru sekali direnovasi.
Itu pun hanya di bagian penyangga  utama atau batang tengah. Sementara penyangga dan dudukan Ayunan masih tetap menggunakan aslinya. "Dari dulu sampai sekarang ayunan ini baru sekali renovasi, itupun tidak semua," terangnya.

Sementara Made Jane petugas dibagian punia menambahkan bahwa ayunan ini menurut cerita dulunya adalah milik sekaa ayunan. Ayunan ini ditempatkan secara  berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain dalam areal Desa Munggu. Ayunan asli yang dimainkan oleh sekaa ayunan awalnya beratapkan Ilalang (ambengan) dengan dinding kelangsah atau anyaman daun kelapa.
Namun dengan berjalannya waktu dan kesibukan sekaa, akhirnya ayunan ini diserahkan ke Banjar Kerobokan.

“Sejak diserahkan ke banjar, ayunan ini tak lagi pernah berpindah. Sekarang permanen di Banjar Kerobokan,” tegasnya.

Ayunan tradisional ini, menurut dia sengaja dipertahankan sampai sekarang untuk pelestarian budaya.
"‪Permainan ayunan ini tidak mencari untung, tapi lebih kepada pelestarian warisan leluhur," sebut Jane.

Sebagai bentuk komitmen warga setempat melestarikan warisan leluhur mereka, warga Banjar Kerobokan bahkan rela secara bergilir menjaga dan memainkan ayunan ini. Dengan  berjumlah 80 KK warga Banjar Kerobokan membagi diri menjadi dua kelompok untuk mengawal arena permainan tradisional ini.

wartawan
I Made Darna
Category

Ratusan Layang-layang dari 23 Negara Mengudara di Sanur

balitribune.co.id I Denpasar - Festival layang-layang bertaraf internasional turut memeriahkan "Rare Angon Festival" yang diadakan di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar. Acara tahunan ini berlangsung selama empat hari, sejak Kamis (23/7/2026) hingga Minggu (26/7/2026) mendatang, dengan menghadirkan kolaborasi antara pelayang mancanegara dan pelayang tradisional Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Ukir Prestasi Internasional dan Aksi Sosial, Advokat Yuli Utomo Dinobatkan sebagai Mahasiswa Teladan Universitas Warmadewa

balitribune.co.id | Denpasar - Mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar), Advokat Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med., resmi menerima penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Unwar. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasinya yang luar biasa, baik di kancah internasional maupun dalam aksi sosial kemasyarakatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan JAMDATUN dalam Meningkatkan Kepatuhan Pemberi Kerja

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah terus memperkuat langkah untuk memastikan setiap pekerja Indonesia memperoleh haknya atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penandatanganan Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

OJK Serahkan Hasil Pemeriksaan Khusus PT Dana Syariah Indonesia ke Bareskrim Polri

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya penegakan hukum dalam penanganan kasus PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI). Salah satu langkah yang ditempuh adalah menyerahkan hasil pemeriksaan khusus kepada Bareskrim Polri, termasuk temuan sejumlah aset yang diduga diperoleh dari penggunaan dana milik para lender.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Tegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bukan Petugas Pajak

balitribune.co.id | Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan penjelasan terkait pemberitaan yang berkembang di media massa maupun media sosial mengenai keterlibatan Babinsa (TNI AD) dan Bhabinkamtibmas (Polri) dalam pelaksanaan tugas DJP. Melalui siaran pers yang diterbitkan pada Selasa (21/7/2026), DJP menegaskan bahwa kedua unsur tersebut bukan petugas pajak dan tidak memiliki kewenangan dalam pelaksanaan tugas perpajakan.

Baca Selengkapnya icon click

Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Karangasem Ajak Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

balitribune.co.id | Amlapura - Bunda PAUD Kabupaten Karangasem, Nyonya Mas Parwata, menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Ceria, dan Berkarakter melalui Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" di GOR Gunung Agung Amlapura, Kamis (23/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.