Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menparekraf: Pojok UMKM “Bank BPD Bali Madolan” Kolaborasi Apik dan Ciamik Kebangkitan Ekonomi Bali

Bali Tribune / Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Menparekraf RI, Sandiaga Uno dan Dirut Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma di depan pojok UMKM ‘Bank BPD Madolan’.

balitribune.co.id | BadungMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno di sela-sela  kunjungannya di Bali, Sabtu (15/1) begitu mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, hal pertama yang dilakukan yakni langsung singgah di pojok UMKM Bank BPD Bali yang lokasinya di area kedatangan domestik. 

Ditemani Dirut Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma dan Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Menteri Sandiaga menyempatkan diri berkeliling di stand yang ada di pojok UMKM Bank BPD Bali. Bahkan sang menteri sempat melakukan transaksi menggunakan QRIS Bank BPD Bali. “Keberadaan  pojok UMKM Bank BPD Bali, kolaborasi yang apik dan ciamik untuk kebangkitan ekonomi kita,” sebut Menteri Sandiaga, sembari berharap semakin banyak kunjungan wisatawan nusantara, semakin banyak juga Rombongan Jadi Beli (Rojali). 

Sementara itu dari tempat yang sama Dirut Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma menjelaskan kehadiran pojok UMKM ‘Bank BPD Bali Madolan’ di area kedatangan domestik merupakan salah satu upaya yang dilakukan Bank milik rakyat Bali ini dalam mendorong serta membuka akses UMKM Bali, membantu pemasaran produk UMKM sehingga ke depan produk lokal mampu bersaing di kancah nasional bahkan internasional. “Gerai UMKM merupakan tempat memajang berbagai produk yang dihasilkan perajin Bali sehingga bisa dikenal masyarakat luas,” sebut Dirut Sudharma, usai mengantar rombongan menteri berkeliling.

Diakui saat ini banyak UMKM yang memproduksi berbagai produk, hanya saja  belum semua UMKM punya ruang sendiri. Keberadaan pojok “Bank BPD Bali Madolan” tentu siap mengakomodir produk-produk UMKM yang belum memiliki tempat itu. Sekaligus kehadiran tempat ini dapat membantu pemerintah dalam membina dan mengembangkan berbagai produk UMKM lokal. ‘Bank BPD Madolan’ mengusung konsep sentuhan budaya Bali dan ini bisa dilihat dari berbagai produk yang ditampilkan. “Keberadaan tempat ini upaya atau bagian pemulihan ekonomi nasional perlu didukung serta searah dengan pembiayaan bagi UMKM termasuk digitalisasi (Onboarding),” sebutnya.

Dirut Sudharma juga menyampaikan, kegiatan pengembangan ekonomi kreatif dan digitalisasi baru bisa diwujudkan di akhir tahun 2021 lantaran pandemi Covid-19. Tentunya, fasilitas yang ada akan terus dibenahi salah satunya yakni bekerjasama dengan Dekranasda dan Bali Mall juga Bank Indonesia. “Bali Mall selaku ecomerce yang telah diakui secara nasional tentunya diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi berkembangnya UMKM Bali di market place,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho yang hadir dalam kesempatan ini menyampaikan, sesuai dengan arahan Presiden, berbagai pihak harus berperan aktif dalam mendukung perkembangan UMKM, melalui penyediaan ruang yang lebih besar bagi para pelaku usaha untuk berkarya dan memasarkan produknya. “Hal tersebut sejalan dengan peran besar UMKM bagi perekonomian Indonesia dimana kontribusi UMKM terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) mencapai 57,14% dan menyerap 96,92 persen dari total tenaga kerja yang ada,” katanya, seraya berujar, proyeksi  ekonomi Bali di tahun 2022 akan tumbuh sekitar 6 persen. 

Oleh karena itu, Bank Indonesia mengapresiasi keberadaan “Bank BPD Madolan” pojok UMKM yang diinisiasi oleh Dekranasda Bali dan BPD Bali guna mewujudkan tempat bagi UMKM memperkenalkan produknya di salah satu lokasi strategis bagi wisatawan.

Trisno Nugroho juga menegaskan, Bank Indonesia siap bersinergi dengan berbagai stakeholders guna melanjutkan dan memperkuat program-progam pengembangan UMKM yang selama ini dijalankan. “Mari bersama kita mendorong pengembangan UMKM Bali melalui sinergi kebijakan, peningkatan kreativitas UMKM, dan digitalisasi pemasaran serta pembayaran. Besar harapan kami agar ke depan kerjasama yang terjalin semakin kuat antara Pemerintan daerah, Dekranasda, Perbankan, e-commerce, pelaku UMKM, serta Bank Indonesia dalam memfasilitasi dan mengimplementasikan program-program pengembangan UMKM di Bali,” tutupnya.

wartawan
ARW
Category

Dinas Sosial Gianyar Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial di Blahbatuh

balitribune.co.id I Gianyar - Dinas Sosial Kabupaten Gianyar menggelar Uji Coba Terbatas Digitalisasi Bantuan Sosial melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kantor Camat Blahbatuh, pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang diikuti 106 peserta tersebut menjadi bagian dari peluncuran terbatas (piloting) digitalisasi bantuan sosial di Provinsi Bali sebelum diterapkan lebih luas.

Baca Selengkapnya icon click

Tersembur Kebocoran Pipa PAM, Pedagang Terima Kompensasi

balitribune.co.id I Gianyar - Kebocoran pipa distribusi air milik PAM Tirta Sanjiwani di wilayah Tebongkang, Ubud, yang sempat viral di media sosial, langsung disikapi.  Selain memperbaiki jaringan yang rusak, perusahaan daerah tersebut juga telah menyelesaikan kompensasi bagi pedagang yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.