Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menpora Cup U-16 Gunakan Sistem Zona

Gede Made Anom Prenatha
Gede Made Anom Prenatha

BALI TRIBUNE -  Gelaran turnamen sepakbola khusus mereka yang lahir tahun 2002 bertajuk Menpora Cup U-16 akan dihajat dalam waktu ini untuk region Bali. Saat ini sudah ada 16 tim yang mengonfirmasi mengikutinya. Dan juga, turnamen ini akan memakai zona kabupaten di tiap provinsi di Indonesia. Ketua Panpel Menpora Cup U-16, Gede Made Anom Prenatha, Selasa (12/6) menjelaskan, zona kabupaten itu merupakan imbaun dari pusat. “Jadi aturan itu langsung dari pusat agar dihelat di kabupaten dulu, baru ke provinsi. Tujuannya selain untuk memberikan wadah bagi pesepakbola muda, juga membangkitkan gairah sepakbola di tiap kabupaten. Selain itu, pembagian zona ini juga nantinya dapat meringankan biaya akomodasi tim peserta,” ujar Anom Prenatha. Sementara untuk Provinsi Bali sendiri, jika jumlah peserta itu tidak ada penambahan lagi, sudah dipastikan akan digelar dalam empat zona kabupaten yang meliputi Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Tanbanan dan Kabupaten Gianyar. Nantinya para peserta yang berasal dari zona terdekat dari kabupaten itu akan masuk ke zona yang ditentukan. Penentuan itu akan dilaksanakan pada saat pertemuan teknik tim pada 18 Juni mendatang atau selesai Hari Raya Idul Fitri. “Nah karena ada empat zona kabupaten, maka juara masing-masing wilayah itu akan menjadi wakil di babak semifinal yakni zona provinsi. Dan, pemenang provinsi otomatis menjadi wakil Bali di putaran nasional yang rencana dihelat pada bulan September mendatang,” terangnya. Sebenarnya, lanjut Anom Prenatha, jika sudah ada 12 kontestan saja, turnamen bisa jalan, tapi dengan sudah ada 16 tim yang menyatakan siap, aura kompetisi akan semakin sengit. Adapun 16 tim tersebut disebutkannya yakni Mumbul FC, Guntur, Mandala United, Damar Cakti, GSB, Putra Tresna, Badak Putra, Singa FC, Porba FC, Putra Pemenang Bali, Tabanan Generation, Putra Angkasa Kapal, Miftakul Ulum, Putra Perkanthi Jimbaran, SU, SSB Jima dan Perssib Blahkiuh.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click

Kenaikan Harga Bahan Baku Menjadi Tantangan Utama Usaha Tenun Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tampaknya turut berperan membantu pelaku usaha kain tenun tradisional Bali tetap eksis ditengah gempuran produk global. Pasalnya, tidak sedikit perajin/pelaku usaha tenun tradisional Bali yang mendapat pesanan dari ibu-ibu PKK. Seperti yang diakui salah seorang pelaku usaha kain tenun tradisional Bali asal Klungkung, I Wayan Bagiarta. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.