Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menyambut Era Revolusi Industri “4.0” Tenaga Pendidik Harus Ikuti Perkembangan Teknologi

SEMINAR - Walikota Denpasar, IB. Dharmawijaya Mantra membuka Seminar Guru Berintegritas dan Berkarakter dalam Menyambut Era Revolusi Industri 4.0, Jumat (24/11) di ruang Mahottama Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.

BALI TRIBUNE - Dalam rangka menyambut era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan revolusi digital, peran guru tidak bisa dikesampingkan. Untuk itu diperlukan guru yang mampu mengikuti perubahan dan perkembangan teknologi.  Karenanya, Pemkot Denpasar bersama PGRI Kota Denpasar menggelar seminar Guru Berintegritas dan Berkarakter dalam Menyambut Era Revolusi Industri 4.0, yang juga dirangkaikan dengan HUT PGRI yang ke 73 tahun, Jumat (24/11).  Kegiatan seminar ini dibuka oleh Walikota Denpasar, IB. Dharmawijaya Mantra didampingi Asisten Administrasi Umum Kota Denpasar, IGN. Eddy Mulya dan Ketua Pengurus PGRI Kota Denpasar I Wayan Winata, yang ditandai dengan pemukulan gong. Para pendidik ini merupakan pembawa inspirasi perubaha dan peranan pendidik sangat vital didalam ekosistem pendidikan. “Ekosistem itu harus ada revitalisasi dalam artian apa yang sudah tidak update harus di update dan dihidupkan lagi. Sebab, ini bukan dalam artian baru atau lama, bukan dalam artian tradisi atau modern melainkan dalam artian yang sesuai dan setelah sesuai harus dikuatkan serta dikembangkan”, kata Walikota Rai Mantra. Menurut Rai Mantra, era revolusi industri 4.0 ini jika diterjemahkan merupakan sebuah era evolusi global. Jadi industri yang pertama yakni 1.0 itu industri yang bersifat agraris dengan teknologi yang digunakan untuk mengolah bahan-bahan pertanian atau industri yang masih bersifat natural dengan menggunakan tenaga air dan uap yang sederhana.  Sedangkan kalau di dunia pendidikan pada masa industri 1.0 masih diperlukan tenaga pendidik yang besar dengan sistem kerja konvensional. Selanjutnya era 2.0 masuk ke industri massif atau industri otomotif dengan artian sudah masuk industri pabrik, yang dalam dunia pendidikan tetap diperlukan tenaga yang banyak dengan biaya yang murah hingga tidak bisa untuk melakukan kraetivitas dan bisa untuk bekerja saja.  Kemudian era industri 3.0 itu adalah era komunikasi yang pada masa itu sudah ada handpone, komputerisasi yang sudah mulai dengan sistem automatis dan kemudahan, maka timbullah sebuah kreativitas pada masa itu dengan volume yang masih kecil.  Dan sekarang masuk ke era 4.0 yang merupakan era digitalisasi yang tidak hanya berpengaruh ke dunia pendidikan saja melainkan berpengaruh juga pada managerial seperti dipemerintahan sudah diminta E-Government dan smart city dengan sarana digital yang memudahkan. “Tapi harus diingat 3.0 dan 4.0 itu telah memiliki budaya global (global culture), maka untuk para pendidik untuk selalu bisa membentengi anak-anak di zaman digital ini agar tidak terjadi penyalah gunaan atau penyimpangan digital. Maka dengan demikian diperlukan kesepakatan dan tindakan mengawal bersama-sama sehingga pembentukan karakter peserta didik tidak menyimpang dari karakter dan budaya kita”, tegas Rai Mantra. Sementara Ketua Pengurus PGRI Kota Denpasar I Wayan Winata menjelaskan bahwa beragam kegiatan dilaksanakan dalam rangka HUT ke-73 PGR I dan HGN 2018. Yakni lomba mewarnai dan menggambar, workshop, bersih lingkungan, seminar, tabur bunga dan puncak perayaan HUT Ke- 73 PGRI dan HGN 2018. 

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Suhu Pilkel Menghangat, Bhabinkamtibmas Intensifkan Dialog Warga

balitribune.co.id I Gianyar - Calon perbekel sudah ditetapkan di sejumlah desa  menuju Pilkades serentak. Proses kontestansi pun semakin hangat dan ketat, terutamanya  yang memiliki dua calon atau head to head. Mengingat potensi konflik seiring banyak jeda " abu-abu" dalam  jadwal, aparat keamanan pun intensifkan dialog warga untuk menjaga kondusivitas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Syukuran HUT ke-81  Kemerdekaan RI, Bupati Badung Guyur Anggota Paskibraka dan Pelatih dengan Uang Pembinaan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi kepada anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Apresiasi tersebut diberikan dalam acara syukuran di Area Jaba Pura Lingga Bhuana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Senin (17/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bubarkan Paskibraka Klungkung 2026, Bupati Satria: Kalian Dididik Jadi Calon Pemimpin

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria resmi membubarkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Klungkung Tahun 2026 yang telah menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan bendera Sang Merah Putih dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Senin (17/8/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Satria Serahkan Bantuan Chest Freezer untuk KUB Segara Rejeki

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra menyerahkan bantuan berupa chest freezer kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Segara Rejeki di Sekretariat KUB Segara Rejeki, Dusun Telaga, Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Selasa (18/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.