Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Meresahkan Warga Gilimanuk, Gerombolan Anak Funk Dipulangkan

funk
DIPULANGKAN - Gerombolan anak funk yang meresahkan warga Gilimanuk diamankan untuk dipulangkan, Rabu (4/7).

BALI TRIBUNE - Mengantisipasi terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dilakukan oleh anak funk, seperti penodongan yang terjadi di sejumlah wilayah yang meresahkan masyarakat, aparat kewilayahan di Jembrana kembali mengambil tindakan. Anak funk yang kedapatan berkeliaran di Jembrana dipulangkan kedaerah asalnya.  Seperti tujuh orang anak bergaya funk yang menggelandang di wilayah Kelurahan Gilimanuk, Melaya, Rabu (4/7), dipulangkan ke daerah asalnya. Kelompok anak funk yang meresahkan ini ditemukan oleh petugas Trantib Kelurahan Gilimanuk saat sedang berkumpul di dekat sekolah MTs Negeri Gilimanuk. Mereka saat ditanya tidak ada yang mengetahui tujuan jelasnya datang ke Bali. Salah seorang anak funk, Andi mengaku berasal dari daerah Pasuruan, Jawa Timur. “Kami dari Pasuruan dan ke sini ingin jalan-jalan saja,” ujarnya. Mereka berangkat dari Pasuruan dengan cara menumpang truk yang distop dijalan dan tidak membawa uang bekal. Untuk bisa makan selama diperjalanan, mereka mengamen dan terkadang meminta-minta. “Kami dapat uang dari ngamen bersama-sama untuk makan. Kadang ada yang ngasi,” ungkapnya.  Warga sekitarnya mengaku resah dengan gerombolan anak funk yang berkumpul didekat areal sekolah dan permukiman warga. Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, ketujuh anak funk  yang tidak jelas tujuannya ini digiring ke Kantor Lurah Gilimanuk oleh Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kelurahan Gilimanuk I Made Rena dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gilimanuk Aipda Putu Yasa.  Saat didata oleh petugas, mereka juga tidak mengantongi identitas diri. Setelah didata mereka kemudian diantar ke pelabuhan Gilimanuk untuk dipulangkan. “Mereka tidak ada yang membawa bekal dan sering ngamen di jalan. Agar mereka tidak terlantar di Bali dan tidak membuat resah masyarakat serta menganggu ketertiban, mereka kita pulangkan ke daerah asalnya,” tandasnya. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

3.197 Penumpang Gagal Terbang ke Timur Tengah, Imigrasi Layani Izin Tinggal Keadaan Terpaksa

balitribune.co.id I Kuta - Sebanyak 15 penerbangan rute internasional (8 keberangkatan dan 7 kedatangan) mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, hingga Senin, 2 Maret 2026. Pembatalan ini dampak dari  penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.