Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Merpati Bali Gagal Jinakkan Surabaya Fever, Pratita Sumbang Poin Tertinggi

Surabaya Fever
BERJUANG – Pemain Merpati Bali tampak berjuang mengimbangi Surabaya Fever, namun akhirnya menyerah juga.

BALI TRIBUNE - Tim bola basket putri Merpati Bali finis sebagai runner up kompetisi bola basket putri nasional Srikandi Cup 2017-2018 Seri I setelah di final, Sabtu lalu ditundukkan Surabaya Fever dengan skor 48-67.

Bagi Surabaya Fever, kemenangan itu berarti mempertahankan predikat juara yang diraihnya tahun lalu. Tidak saja itu, pemain Surabaya Fever Natasha Debby Christalin sukses menjadi pemain terbaik di final Seri I dengan catatan 22 poin, sembilan reboun, dua assist dan tiga steal.

Dalam keterangan resmi kepada Bali Tribune, Sabtu (2/12), disebutkan bahwa pada pertandingan yang digelar di GOR Flying Wheel, Makassar, Merpati Bali sebenarnya berhasil memberikan tekanan di lima menit awal kuarter pertama kepada Surabaya Fever.

Namun setelahnya, Merpati Bali yang bertanding tanpa tiga pemain andalannya yakni Agustin Graditta Retong dan Dewa Ayu Made Sriartha yang harus mengikuti tes event Asian Games 2018 di Jakarta serta Lamia Rasidi yang cedera, tak bisa mengembangkan permainan.

Setelah takluk 21-15 dan 35-25 di kuarter pertama juga kedua, Merpati Bali semakin tertinggal di kuarter ketiga dan keempat yang berakhir dengan 58-33 dan 67-48 untuk kemenangan sang juara bertahan Srikandi Cup, Surabaya Fever.

Pelatih Merpati Bali Bambang Asdianto Pribadi menyebut kekalahan timnya di final disebabkan banyaknya kesalahan sendiri. Ditambah lagi, ketiadaan tiga pemain andalan membuat tim menjadi tak seimbang.

"Harus diakui tanpa Ditta, Ayu, Mia, kami sedikit timpang, meski ini bukanlah alasan mutlak. Kami terlalu banyak melakukan turn over yang berbuah poin bagi lawan," kata Bambang.

Walau kalah, tetap ada sisi positif yang diambil oleh pelatih yang akrab disapa Bing itu. Menurut dia, anak-anak asuhnya bisa beradaptasi dengan komposisi pemain yang tak lengkap. Selain itu, hasil negatif bisa memberikan kesempatan bagi Merpati Bali untuk mengevaluasi diri.

"Kami harus menyusun pola serangan yang lebih baik. Di sisi pertahanan, saya kira kami sudah bermain bagus selama seri I," tutur Bambang.

Di kubu Merpati Bali sendiri, Dewi Kadek Pratita menjadi pendulang poin tertinggi di timnya dengan membuat 14 angka, lima rebound dan dua assist.

Sementara, menanggapi gelar kampiun seri I Srikandi Cup 2017-2018, pelatih Surabaya Fever Wellyanto Pribadi mengaku belum puas. Alasannya, Gabriel Sophia dan rekan masih memiliki beberapa kekurangan yang mesti segera diperbaiki.

"Pertahanan dan komunikasi anak-anak masih kurang. Saat melawan Merpati Bali yang bermain kolektif, kami menang pengalaman. Kami harus bekerja keras di seri berikutnya," tutur Wellyanto.

Seri II Srikandi Cup 2017-2018 akan digelar di Surabaya pada 29 Januari-4 Februari 2018 dengan tuan rumah Surabaya Fever.

wartawan
Release
Category

United Indobali Tebar Hadiah, Menangkan 1 Unit Suzuki Fronx Hanya dengan Test Drive

balitribune.co.id | Denpasar - Main dealer Suzuki R4 wilayah Bali, PT United Indobali (UIB) terus mengelontorkan  program  memanjakan konsumen Bali. Terbaru UIB menghadirkan program test drive Suzuki Fronx berhadiah I unit Fronx  selama  periode 1 April- 30 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Berkelanjutan, BPJS Kesehatan dan Kejari Tabanan Perkuat Pengawalan Program JKN

balitribune.co.id I Tabanan - BPJS Kesehatan secara resmi memperbarui sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada Senin(13/4). Hal ini merupakan komitmen bersama dalam upaya meningkatkan kepatuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha di Wilayah Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana Perkuat Sinergi, Tata Ruang Jadi Sorotan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah pusat mempertegas komitmen menertibkan aset dan tanah terlantar di seluruh Indonesia melalui kebijakan strategis. Langkah ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 yang disahkan Presiden Prabowo Subianto, tentang penertiban kawasan dan tanah telantar untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.