Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Merpati Bangkit, Kalahkan Scorpio 65-39

TEROBOS – Lamia Rasidi (kanan) mencoba menerobos pertahanan Scorpio.

BALI TRIBUNE - Merpati Bali bangkit untuk meraih kemenangan kembali. Kekalahan yang diderita dari Tanago Jakarta (61-56), memicu semangat Helena Tumbelaka dkk untuk bisa mengambil game atas Scorpio Jakarta 65-39 dalam ajang Srikandi Cup 2018-2019, di GOR Merpati Denpasar, Jumat (30/11) malam.

Pelatih Merpati, Bambang Asdianto Pribadi langsung menginstruksikan permainan cepat mengandalakan barisan pemain kecilnya. Pada game terakhir, Merpati menurunkan susunan lima pemain inti yakni Lamia Rasidi, Kadek Pratita Citta Dewi, Kadek Sanis Jisanceghi, Husna Aulia Latifah dan kapten tim Helena Tumbelaka.

Husna sebagai starter, membayar tuntas kepercayaan waktu bermain yang diberikan pelatih. Tujuh poin berhasil ia ciptakan di kuarter pertama ditambah dua angka di kuarter berikutnya. Dua pemain kembar yang dimiliki Merpati, Lamia dan Tania Rasidi juga bermain bagus di dua kuarter awal. Lamia mencetak enam poin, satu asis dan dua rebound. Sedangkan Tania yang berposisi sebagai shooting guard mencetak lima angka, 3 rebound dan satu asis. Dua kali 10 menit pertama Merpati menutup dengan skor 30-20.

Kuarter ketiga Merpati mampu menambah 16 angka, sedangkan lawannya hanya bisa meraih sembilan angka. Lamia Rasidi yang bertindak sebagai pengatur serangan Merpati akhirnya menambah enam angka lagi di kuarter ini.

Begitu juga dengan Helena, jika pada dua kuarter awal tidak dapat menghasilkan satu poin pun, namun di kuarter ini bisa meraih enam poin tambahan menjadikan timnya unggul 46-29. Unggul jauh membuat Merpati bermain lebih lepas dan akhirnya mereka mampu membayar lunas kekalahan di game sebelumnya.

Tiga pemain Merpati Bali berhasil mencetak raihan double digit, Kadek Pratita Citta Dewi (13 angka), Lamia Rasidi (12), Regita Pramesti (10). Dari Scorpio Jakarta Delaya Maria menjadi topskor untuk timnya dengan raihan 17 poin.

“Hari ini kita semua bermain sesuai instruksi pelatih. Semua pemain juga memberikan kontribusinya dan semoga pada game terakhir besok (Sabtu ini,red) melawan Tenaga Baru Pontianak, kita bisa terus bermain secara konsisten,” komentar Lamia paska laga usai.

Laga kemarin mengantarkan Scorpio Jakarta di dua kali kemenangan dan dua kali kekalahan di seri pertama ini. Sedangkan Merpati, sementara telah bermain sebanyak tiga kali dengan rekor dua kali menang dan satu kali kalah. Sabtu (1/12) tuan rumah Merpati Bali akan memainkan laga terakhirnya di seri pertama ini melawan Tenaga Baru Pontianak.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Amed Jukung Race, Perhelatan Perahu Layar Tradisional yang Memikat

balitribune.co.id | Amlapura - Selain terkenal dengan keindahan alam bawah laut dan pantainya yang berada di bawah lembah, nelayan di Pantai Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, juga memiliki event tahunan yakni Amed Jukung Race. Lomba perahu layar tradisional yang digelar setiap hari kemerdekaan RI ini menjadi event yang paling dinanti wisatawan asing.

Baca Selengkapnya icon click

Pura Puseh Desa Adat Dadia di Babahan Kemalingan, Ribuan Uang Kepeng Raib

balitribune.co.id | Tabanan – Pura Puseh Desa Adat Dadia di Banjar Dadia, Desa Babahan, Kecamatan Penebel kemalingan. Ribuan pis bolong atau uang kepeng yang ada di pura itu raib.

Peristiwa ini diketahui pada Rabu (20/8) siang. Saat itu, prajuru desa adat dan Pura Puseh sedang melakukan persiapan upacara Sri Rambut Sedana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Prospek Ekonomi Menjanjikan, Peternakan Sapi dan Kambing Terus Dikembangkan

balitribune.co.id | Negara - Sebagai daerah agraris, sektor peternakan juga menjadi sektor ekonomi potensial di Kabupaten Jembrana. Ternak yang prospektif untuk dibudidayakan adalah sapi kambing. Berbagai upaya kini terus dilakukan untuk mendorong produktifitas peternak sapi dan kambing sekaligus menggenjot perluasan pertanian organik.

Baca Selengkapnya icon click

Kekurangan Data Pendukung dari Eksekutif, Pembahasan 8 Ranperda di DPRD Bangli Tertunda

balitribune.co.id | Bangli -  Hingga pertengahan Agustus ini sejumlah rancangan peraturan daerah (ranperda) yang masuk dalam program pembentukan perda (propemperda) belum juga dibahas DPRD Bangli. Hal tersebut karena adanya kekurangan  data pendukung dari eksekuitif selaku pengusul. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Bangli. I Ketut Suastika pada Rabu (20/8). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.