Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Merpati Lolos dari Lubang Jarum

HADANG – Pemain Merpati Bali coba menghadang laju pemain Tanaga Baru Pontianak saat kedua tim berhadapan di semifinal turnamen basket putri, Kamis malam lalu.

BALI TRIBUNE - Game kedua babak semfinal yang berlangsung di GOR GMC Arena, Cirebon, Kamis (19/4) malam mempertemukan tim Merpati Bali versus Tenaga Baru Pontianak. Dalam pertandingan cukup ketat, Merpati Bali akhirnya lolos dari lubang kekalahan dan ke final meladeni Surabaya Fever, setelah akhirnya mampu mengalahkan Tenaga Baru degan skor 41-32.

Di kuarter awal, tim asal Kalimantan Barat itu harus kehilangan kapten tim sekaligus roh pemainan tim mereka, yakni Fanny Kalumata yang hanya mampu bermain selama lima menit empat puluh tiga detik di kuarter awal karena cedera pelipis. Sedangkan Merpati Bali tidak diperkuat Helena Tumbelaka dan Husna Aulia Latifah.

Walaupun demikian, Tenaga Baru Pontianak justru tampil baik dan  dapat bermain lebih lepas  meladeni Merpati Bali di dua kuarter awal. Bahkan mereka sempat leading satu angka (15-12) di sisa waktu kurang di bawah dua menit. Ditambah lagi dua tembakan free throw Sarce Buaim makin mempertegas keunggulan tim asuhan Irma Amelya (17-12).

Dora Lovita, power forward Merpati Bali, sempat menipiskan keadaan menjadi 17-14 lewat usaha free thrownya, tapi kembali Tenaga Baru menambah satu angka lewat upaya free throw yang dilakukan pemain nomor delapan Rani akbari (18-14).

Di sisa waktu empat detik kembali pemain Merpati melakukan pelanggaran dan kembali eksekusi lemparan bebas tidak disia-siakan pemain Tenaga Baru Pontianak, kali ini Priscilla Karen menambah dua angka lagi dan kedudukan akhir babak pertama 20-14.

Masuknya Fanny Kalumata di kuarter ketiga menit ketiga, membakar kembali semangat Tenaga Baru Pontianak, tim asuhan pelatih Irma Amelya itu pun kembali unggul 24-17. (sisa waktu menit lima detik).

Tertinggal tujuh poin, Bambang Asdiato Pribadi pelatih Merpati Bali mencari cara untuk bisa menemukan ritme permainan Merpati Bali. Upaya itu akhirnya datang di menit akhir kuarter ketiga, Merpati Bali akhirnya mampu mengejar ketertinggalan mereka dan unggul walau dengan skor tipis 26-25. Hingga kuarter ketiga, Ayu Sriatha Kusuma Dewi yang bermain selama 17 menit 46 detik memberikan sumbangsih 12 poin untuk Merpati.

Merpati Bali akhirnya bangkit di kuarter akhir, para pemain seperti Dora Lovita, Ayu Sriatha Kusuma Dewi bermain lebih sabar lagi untuk mengatur rekam-rekannya. Upaya ini akhirnya menorehkan hal positip untuk akhirnya menyudahi perlawanan Tenaga Baru dengan skor 41-32.

Ini merupakan final playoff pertama kali bagi Merpati Bali dan juga menjadi empat kali pertemuan melawan juara bertahan Surabaya Fever di partai puncak, Sabtu hari ini. Sebelumnya Fever  selalu dapat mengalahkan Merpati Bali di tiga final regular season yang lalu.

wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Keluarga, Satu Sarjana

balitribune.co.id | Satu keluarga, satu sarjana. Itulah slogan yang digaungkan Gubernur Bali, Wayan Koster, lewat program barunya yang digadang-gadang sebagai pemutus rantai kemiskinan. Sebuah mimpi kolektif yang terdengar sederhana sekaligus indah. Setiap keluarga menghadirkan seorang anak berjas toga, tersenyum di panggung wisuda, seakan keberhasilan akademik otomatis mengangkat martabat seluruh rumah tangga.

Baca Selengkapnya icon click

PTK Sigap Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir di Wilayah Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak usaha dari PT Pertamina International Shipping (PIS), bergerak cepat menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak musibah banjir yang melanda beberapa wilayah di Bali. Aksi ini menjadi wujud nyata dari komitmen PTK untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan dukungan moral dan material, serta meringankan beban warga yang tengah menghadapi masa sulit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Korban Hilang Pascabanjir Belum Ditemukan, Desa Adat Mengwitani Gelar Upacara

balitribune.co.id | Mangupura - Satu keluarga hingga Minggu (14/9), masih dinyatakan hilang pascabanjir bandang melanda Perumahan Permata Residence, Lingkungan Gadon, Kelurahan Mengwitani pada Rabu (10/9).

Tim gabungan terus melakukan pencarian di lokasi, sementara Desa Adat Beringkit menggelar ritual adat untuk mendoakan para korban.

Desa Adat Beringkit menggelar ritual Mecaru Guru Piduka dan Bendu Piduka di lokasi kejadian. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.