Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mohonkan Kerahayuan Alam Semesta Beserta Isinya, Ratusan Sulinggih Di Karangasem Gelar Swasti Puja

Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri disela-sela para undangan yang hadir serangkaian kegiatan Swasti Puja di Taman Budaya Chandra Buana, Amlapura, Jumat (31/8) kemarin. Kegiatan ini melibatkan 111 orang Sarwa Sadhaka (sulinggih Siwa,Buddha,Mupu,Rsi dan Pandita,red) yang ada di wilayah itu.

BALI TRIBUNE - Melihat berbagai kejadian yang terjadi belakangan ini, seperti bencana erupsi Gunung Agung hingga Gempa Lombok yang dampaknya terasa hingga ke Karangasem. Ratusan sulinggih yang ada di kota itu menggelar ritual Swasti Puja. Bertempat di Taman Budaya Chandra Buana, Amlapura, Jumat (31/8) kemarin, ritual dimaksud merupakan memohon keselamatan alam beserta isinya dengan cara melafalkan puja mantra secara bersama sama. Sebenarnya, pihak panitia mengundang 155 orang sulinggih dari 255 orang sulinggih yang merupakan sarwa sadhaka (sulinggih Ciwa,Buddha, Mpu,Rsi dan Pandita,red) di wilayah itu. Namun saat kegiatan, sulinggih yang hadir mencapai 111 orang sulinggih Menurut Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri, ketidakhadiran sejumlah sulinggih disebabkan  beberapa dari mereka dalam keadaan sakit. Usai kegiatan, Bupati Sumatri menyerahkan punia kepada masing-masing sulinggih sebesar Rp 1,5juta yang direalisasikan melalui penyerahan buku tabungan lengkap dengan kartu ATM. “Kedepanya dengan sudah ada nomor rekening Pemkab Karangasem akan secara rutin mepunia Rp 500 ribu per bulan untuk sang sulinggih,” ucapnya sembari mengatakan jika tugas sulinggih itu amat berat, mendoakan alam semesta agar damai dan aman. Disebutkan pula, Punia dimaksud merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkab Karangasem untuk para sulinggih. “Karena itu pemerintah sudah sepatutnya memperhatikan kesejahteraan para sulinggih,” imbuh Bupati Mas Sumatri. Mas Sumatri mengaku sengaja menggagas kegiatan ini dengan tujuan untuk mendoakan alam semesta beserta istrinya agar damai dan dijauhkan dari bencana. Doa dimaksud lanjut Mas Sumatri dikaitkan dengan beberapa peristiwa bencana alam yang terjadi belakangan ini dan berdampak pada masyarakat di Karangasem seperti erupsi Gunung Agung serta Gempa Lombok. Pada kesempatan yang sama, Dirjen Binmas Hindu Kementrian Agama RI, Ketut Widnya memberi apresiasi kegiatan yang dilaksanakan atas gagasan Bupati Karangasem Mas Sumatri itu. “Ini tujuangan adalah pemujaan untuk mendoakan alam semesta untuk kedamaian Dunia juga Indonesia,” ujarnya. Dikatakannya, doa dimaksud juga bertujuan untuk kedamaian bersama. Sulinggih menurutnya setiap pagi melakukan puja Nyurwa Sewana untuk mendoakan dunia, dan sekarang ini dilakukan bersama sama dengan 111 sulinggih melalui Swasti Puja. “Puja satu sulinggih saja untuk mendoakan alam semesta sudah luar biasa, apalagi ini dilakukan ratusan sulinggih, tentunya akan menimbulkan fibrasi positif.  Sulinggih itu berdoa dan memuja bukan sembarangan. Namun dengan Tantra, Mantra, Mudra, Yoga dan Yadnya. Sehingga memiliki kekuatan yang luar biasa,” sebut Widnya. Hadir pada kegiatan dimaksud,diantaranya Bendesa adat se-Karangasem, Para Pinandita, Bendesa Agung MUDP Bali Jro Gede Putus Upedesa, PHDI Karangasem dan OPD Setda Karangasem. Swasti Puja diawali dengan melakukan Puja Trisandya dilanjutkan dengan pamuspaan bersama oleh seluruh undangan.

wartawan
redaksi
Category

Tekankan Pentingnya Merawat Kerukunan, Bupati Adi Arnawa Hadiri Shalat Id di Puspem Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri pelaksanaan Shalat Idul Fitri (Shalat Id) 1 Syawal 1447 Hijriah yang dipusatkan di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Sabtu (21/3/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Forum Komunikasi Pegawai Muslim Pemkab Badung dan diikuti oleh ribuan Jamaah Muslim dari berbagai wilayah di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.