balitribune.co.id I Singaraja - Semangat kebangkitan generasi muda melalui seni dan budaya menggema dalam gelaran Parade Puisi dan Akustik yang berlangsung di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Sabtu (23/5/2026).
Mengangkat tema Bangkit Berkarya, Bersatu dalam Nada, kegiatan tersebut menjadi ruang ekspresi kreatif sekaligus ajang memperkuat persatuan masyarakat, khususnya kalangan muda di Kabupaten Buleleng.
Suasana acara semakin semarak dengan kehadiran istri Gubernur Bali Putri Suastini Koster, yang turut membawakan puisi berjudul Sumpah Kumbakarna. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Nyonya Hermawati Supriatna, Ketua KPID Bali, Kelian Desa Adat Buleleng, sejumlah pimpinan OPD.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng Putu Ariadi Pribadi mengatakan Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya dimaknai sebagai kebangkitan fisik dan ekonomi, tetapi juga kebangkitan budaya, kreativitas, serta semangat persaudaraan.
"Melalui puisi dan musik, kita diajak untuk membangun optimisme, memperkuat persatuan, dan menyalurkan energi positif bagi kemajuan daerah. Kebangkitan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya kreativitas dan karakter masyarakatnya," ujar Putu Ariadi.
Ia mengajak generasi muda memanfaatkan ruang digital secara positif dengan menyebarkan karya-karya kreatif dan nilai kebersamaan di tengah perkembangan teknologi saat ini. Setiap kata, karya, dan tindakan kita hari ini dapat dilihat banyak orang. "Karena itu mari gunakan media sosial dengan etika, sebarkan nilai-nilai positif, dan tunjukkan bahwa Buleleng memiliki generasi muda yang kreatif, berbudaya, serta penuh semangat kebersamaan," ajaknya.
Menurutnya, Buleleng memiliki kekayaan budaya, seni, alam, dan sumber daya manusia yang menjadi modal besar untuk memperkuat citra daerah di tingkat nasional maupun internasional. Satu kebaikan yang kita sebarkan akan dilihat banyak orang. "Jika ribuan kebaikan terus disebarkan, maka citra Buleleng sebagai daerah yang ramah, kreatif, dan berbudaya akan semakin kuat," imbuhnya.
Putu Ariadi berharap kegiatan Parade Puisi dan Akustik dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ruang apresiasi bagi seniman, komunitas, dan generasi muda untuk terus berkarya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Nuansa Harmoni yang diluncurkan sejak Maret 2026 oleh Radio Nuansa Giri FM sebagai wadah ekspresi sastra dan seni bagi pelajar serta masyarakat di Kabupaten Buleleng.
Sebanyak 36 penampil ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, mulai dari siswa SMP, SMA/SMK, yowana, tokoh seni dan adat, hingga perguruan tinggi yang menampilkan puisi dan musikalisasi kreatif.