Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Momen Ramadan 2023 Ciptakan Peluang Bisnis Online

Bali Tribune / Ilustrasi transaksi jual beli lewat online untuk kebutuhan Ramadan

balitribune.co.id | Denpasar - Tingginya minat masyarakat untuk belanja saat Bulan Puasa bisa menjadi momen yang tepat bagi para pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam memaksimalkan strategi jualan online agar penjualan meningkat pesat. Pihak perusahaan internet di Indonesia, Nuraini Razak membagikan 5 tips jualan di Bulan Puasa bagi para pelaku usaha untuk dapat meningkatkan penjualan online agar untung maksimal. 

Pertama, cari tahu produk yang sedang laris untuk ide jualan online di Bulan Puasa. Hal ini dengan melakukan riset untuk melihat produk yang paling diminati masyarakat, khususnya selama Bulan Puasa, sangat penting dilakukan oleh pelaku usaha. "Para penjual bisa memanfaatkan fitur (di marketplace). Fitur ini memungkinkan penjual melihat kata kunci yang paling sering dicari atau digunakan pembeli, hingga produk yang terpopuler berdasarkan daerah dan kategori,” sebutnya dalam siaran persnya, Rabu (8/3).

Kata dia, berdasarkan data internal perusahaan internet di Indonesia ini mencatat produk seperti kartu ucapan, hampers atau parsel kue kering dan perlengkapan rumah tangga, seperti bantal dan guling, menjadi beberapa produk yang paling banyak diburu masyarakat selama Bulan Puasa atau Ramadan 2022. 

Trik kedua yakni percantik halaman toko dan produk untuk memikat lebih banyak pembeli. Halaman toko dan produk yang menarik berpotensi membuat pembeli semakin tertarik mengeklik. Penjual bisa menggunakan fitur Dekorasi Toko untuk mempercantik tampilan tokonya agar menarik lebih banyak pembeli. 

“Fitur Dekorasi Toko menyediakan template khusus yang sudah didesain sesuai dengan fungsi dan kebutuhan setiap kategori penjual. Misalnya, template untuk toko penjual fesyen akan berbeda dengan penjualan elektronik atau makanan dan minuman,” jelasnya.

Menurutnya, selain halaman toko, halaman produk pun penting diperhatikan para penjual. Foto produk harus jelas dan menampilkan kelebihannya. Judul dan deskripsi produk juga harus lengkap supaya semakin informatif dan mengakomodasi pertanyaan dari para calon pembeli.

Ketiga, aktifkan promo bebas ongkir favorit pembeli. "Berdasarkan data internal kami, lebih dari setengah pesanan selama Ramadan 2022 dikirim dengan bebas ongkir. Karenanya, penjual dapat mengaktifkan fitur Bebas Ongkir untuk meningkatkan penjualan bahkan menjangkau lebih banyak pembeli di seluruh penjuru di Indonesia, khususnya selama Bulan Puasa," imbuh Nuraini.

Kemudian keempat, jual produk parsel Ramadan. Sepanjang Ramadan 2022, penjualan parsel tercatat melonjak hampir 2x lipat. Pada Ramadan tahun ini, penjual bisa mendongkrak penjualan lewat halaman khusus Parsel Ramadan.

Ia menyarankan, pelaku usaha yang menjual parsel Ramadan untuk memasukkan produk yang paling populer di toko mereka ke dalam paket parsel yang akan dijual. Penjual juga bisa mengombinasikannya dengan produk serupa atau komplementer dalam parsel tersebut. Selanjutnya, penjual bisa menggunakan fitur Pelengkap Produk untuk menambahkan kartu ucapan dan kemasan khusus guna mempermudah pembeli.

Kelima, manfaatkan Marketing Solutions untuk promosi. Penjual bisa memanfaatkan kanal promosi yang ditawarkan Marketing Solutions dengan fitur beriklan agar produk penjual bisa tampil teratas di halaman pencarian. Fitur ini terbukti mampu memaksimalkan hasil pemasaran para pelaku usaha di marketplace. 

Ia menambahkan, berbagai materi edukasi yang relevan pun berguna untuk membantu pelaku usaha memaksimalkan penjualan selama Bulan Puasa. Selama Ramadan 2022 terdapat peningkatan jumlah product page view sebesar 50% dan peningkatan jumlah pesanan lebih dari 77% dibandingkan Ramadan 2021.

wartawan
YUE
Category

OJK dan Pemprov Bali Perkuat Kolaborasi, Dukung Ekonomi Berkelanjutan

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas keuangan dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang berkelanjutan. Hal itu disampaikan saat menghadiri pengukuhan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali di Denpasar, Selasa (14/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Lirik Pasar Dalam Negeri, Puluhan Patung Timboel Art Gallery Dipamerkan di Sanur

balitribune.co.id | Denpasar - Turis asing yang datang dari berbagai negara tampak takjub melihat karya patung Timboel Art Gallery yang dipamerkan di Sudamala Resorts, Rabu (15/4). Puluhan karya seni berbentuk hewan, manusia dan lainnya yang dibuat dengan kombinasi aluminium, stainless steel dan kayu jati dipamerkan di Sudakara ArtSpace Sudamala Resort Sanur dengan tema "Inner Landscapes" hingga 30 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Imigrasi dan Pemprov Bali, Satgas Dharma Dewata Siap Tertibkan WNA Nakal

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi “Dharma Dewata” di Bali, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.