Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Motif Asmara, Seorang Pria Nekat Terjun ke Jurang

Bali Tribune/ Dickson (25) yang berprofesi disc jockey (DJ) semasa hidup.
Balitribune.co.id | Denpasar - Seorang pria bernama Dickson (25) yang berprofesi disc jockey (DJ) nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun ke jurang. Diduga karena masalah asmara.    
 
Aksi nekat ini dilakukan dengan cara melompat dari jembatan ke jurang dengan kedalaman 50 meter. Jasadnya ditemukan di dasar jembatan Suluban, Pecatu, Kabupaten Badung, Sabtu (2/1) pukul 21.00 Wita. 
 
"Ya, kami sudah dalami keterangan beberapa saksi. Kuat dugaan bermotif asmara kandas membuatnya bunuh diri," ungkap seorang petugas kepolisian.
 
Pihak kepolisian mendapat laporan dari warga bahwa sejumlah muda-mudi memantau diduga teman mereka diduga bunuh diri dengan cara loncat dari jembatan Suluban. Polisi langsung bergegas ke lokasi kejadian dan ternyata benar. 
 
Kakak kandung korban, Novi yang tinggal di Kawasan Kori Nuansa Utama VI Nomor 19 Jimbaran mengatakan, adiknya itu tinggal di Jalan Danau Buyan III-5, Taman Griya Jimbaran. 
 
Kata sang kakak, ia mendapat informasi dari pacar korban yang katanya, Dickson tidak menerima panggilan telepon dan dilihat di FB, Dickson postingan motor yang digunakan oleh korban berada di jembatan Pantai Suluban.
 
Dengan brgitu, Novi dan keluarga langsung menuju ke lokasi di jembatan Suluban, pukul 20.00 Wita. Setelah dipastikan, ternyata benar, itu motor sang adik. Hal tersebut langsung dilaporkan ke warga sekitar. 
 
Tak berselang lama, teman dekat korban Nikita Ayu Mutia (27) asal Jakarta tiba di lokasi kejadian bersama beberapa temannya "Ya, kami sudah memeinta keterangan Nikita juga," tutur petugas itu.
 
Nikita menerangkan, keduanya keluar dari rumah kontrakan pada Kamis (31/12/2020) pukul 17.00 Wita. Mereka merayakan malam tahun baru dengan mengadakan makan malam di De Lounge, Kuta.
 
Setelah itu, keduanya lanjut ke salah satu Villa di Canggu. Dari sana, keduanya kembali pulang menuju rumah kontrakannya di Perum Padang Galeria No 114 pukul 02.00 Wita. "Nikita juga menyampaikan setelah berpisah, ia menelepon Dickson berulang kali namun tidak diangkat," terangnya. 
 
Nikita tetap berusaha menelepon untuk mengetahui kondisi serta kegiatan korban, tetap tidak mendapat jawaban. Akhirnya, Nikita melihat postingan kendaraan Dickson di facebook pukul 19.00 Wita. Ia segera menuju ke alamat diketemukannya sehingga saksi bersama teman-teman. Dan akhirnya mengetahui dan membenarkan bahwa mayat tersebut adalah Dickson setelah di evakuasi oleh tim gabungan SAR Badung. 
 
"Keduanya terlibat masalah asmara ulang akhirnya kandas lantaran tidak ada kecocokan," terang sumber ini. 
Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai memnenarkan terkait dugaan asmara yang membuat Dickson memilih untuk mengahiri hidup secara tragis itu. 
 
"Ya sejumlah saksi sudah diperiksa. Kuat dugaan masalah asmara. Korban saat ditemukan, posisinya terlentang menghadap ke atas. Memakai celana panjang jean biru dongker, telanjang dada dan muka tertutup baju kaos warna hitam, juga memakai sepatu. Infonya dia seorang DJ," katanya. 
wartawan
Bernard MB
Category

Tolak Gelar Ulang, Punglik: Perkara Sudah di Kejaksaan!

balitribune.co.id I Denpasar - Polemik dugaan penyerobotan tanah di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, kian memanas. Di saat perkara sudah memasuki pelimpahan tahap I ke Kejaksaan, muncul rencana dari Wassidik Bareskrim Polri untuk menggelar perkara ulang di Jakarta. Langkah ini langsung menuai kritik keras dari kuasa hukum pelapor, Nyoman Gde “Punglik” Sudiantara.

Baca Selengkapnya icon click

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.