balitribune.co.id I Badung - Pergerakan pemudik di Terminal Tipe A Mengwi, Badung, mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan pada Minggu (15/3/2026). Lonjakan penumpang tahun ini terjadi lebih awal karena periode mudik Lebaran 1447 H berdekatan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi Saka 1948.
Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan calon penumpang bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) memadati area keberangkatan sejak sore hari. Mayoritas pemudik adalah pekerja perantau dan mahasiswa yang memilih pulang lebih awal untuk menghindari penghentian total aktivitas transportasi saat Nyepi di Bali.
Guna menjamin keselamatan, petugas penguji di Terminal Mengwi memperketat pemeriksaan teknis (ramp check) terhadap armada bus. Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat kendaraan serta kelaikan fisik bus. "Kami ingin memastikan bus dalam kondisi prima dan sopir dalam keadaan sehat hingga penumpang sampai di tujuan dengan selamat," ujar salah satu petugas terminal.
Hal senada diungkapkan Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan. Ia menegaskan komitmen sinergi antarinstansi dalam Posko Terpadu yang beroperasi pada 13–29 Maret 2026. "Kami mengimbau warga agar mudik lebih awal untuk menghindari benturan jadwal dengan prosesi Malam Pengerupukan pada 18 Maret mendatang," jelas Sriawan.
Sriawan mengingatkan para pengusaha otobus (PO) agar tetap mematuhi regulasi dengan menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal resmi, bukan di pinggir jalan. "Bus AKAP seharusnya beroperasi di Terminal Mengwi. Namun, bagi penumpang yang berada di Denpasar, Terminal Ubung telah disiapkan sebagai titik jemput dengan ruang tunggu yang nyaman," tambahnya.
Antisipasi antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk menjadi alasan utama warga mudik lebih awal. Siska, pemudik asal Surabaya, mengaku sengaja mendahului jadwal sebelum puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 15-17 Maret 2026. "Tahun lalu kami terjebak antrean berjam-jam di Gilimanuk sampai masuk hutan. Tahun ini kami pilih berangkat sekarang supaya lebih lancar dan tidak mengganggu persiapan Nyepi bagi warga di sini," ungkapnya.