Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mulai Cair, Sumita dan Suwat Kebagian BTP Migor Perdana

Bali Tribune/ BMT - Pencairan Bantuan Tunai Pangan (BTP) Minyak gorengdi Desa Sumita.



balitribune.co.id | Gianyar - Tidak menunggu lama, setelah pendataan Calon Penerima  Bantuan Tunai Pangan (BTP) minyak goreng, mulai Senin (11/4/2022) langsung cair. Di hari perdana, Kantor Pos Gianyar melayani penerima bantuan dari Desa Sumita dan Suwat, Gianyar dengan sistem jemput bola.

Kepala Cabang Kantor POS Gianyar Edi Rubandi mengakui jika pihaknya sudah siap melaksanakan kegiatan pencairan bantuan tunai pangan ini. "Pemerintah Pusat menunjuk PT Kantor POS sebagai instansi yang menyalurkan BLT Migor. Untuk Kabupaten Gianyar, saat ini data yang dikirim dari Pemerintah Pusat sedang masuk bertahap," ungkapnya.

Dikatakannya, dengan ditunjuk Kantor POS sebagai penyelenggara pencairan, dirinya sudah menyiapkan tiga opsi pencairan. Pencairan dilakukan di rumah penerima langsung, di kantor desa atau kantor camat dan opsi ketiga di Kantor POS sendiri. Namun secara prinsip pencairannya sudah siap. Karena data masuk, kami koordinasi dengan pihak desa dan camat, langsung dicairkan sesuai data di desa setempat. Terkait apakah ada data ganda atau penerima tidak katagori miskin, Rubandi menjelaskan, bahwa dirinya hanya mencairkan sesuai data. "Jikaada nama ganda atau tidak sesuai katagori, itu kewenangan desa yang mengklarifikasi," tambahnya.

Kabid Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Gianyar, Henny Sriwahyu menyebutkan pencairan tahap pertama dimulai Senin (11/4/2022). Dimana untuk pencairan perdana BLT Migor ada di Desa Sumita dan Desa Suwat, Kecamatan Gianyar. "Data penerima dari Kementerian Sosial langsung ke Kantor POS, Dinas Sosial hanya mengawal proses pencairan, kami tidak tahu persis berapa jumlah penerima manfaat," jelas Henny Sriwahyu.

Berapa jumlah penerima Dinas Sosial tidak memiliki data, karena semua data ada di Kantor POS. Sedangkan dalam pencairan tahap pertama di Desa Sumita, sebanyak 147 KK miskin yang mendapat bantuan. Di desa Suwat baru tercatat 59 KK. Bantuan tersebut sebanyak Rp 300 ribu, untuk tiga bulan BLT Migor. Disamping mendapat bantuan BLT Migor dari Januari sampai Maret, penerima juga mendapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp 200 ribu juga untuk tiga bulan, dari Januari sampai Maret. Bantuan ini juga dari pusat diberikan kepada KK Miskin.

wartawan
ATA
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.