Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Musim Penghujan, Kasus DB Meningkat

Bali Tribune/ PASIEN DB - Sejak musim penghujan Desember lalu, sudah puluhan pasien demam berdarah yang menjalani perawatan di sejumlah puskesmas.
balitribune.co.id | Negara - Jumlah kasus demam berdarah (DB) di Jembrana kini kian mengingkat. Sejak memasuki musim penghujan Desember hingga awal Januari ini sudah puluhan warga di kabupaten ujung barang barat pulau Bali yang telah terjangkit DB. Seperti di wilayah Puskesmas II Negara, sejumlah warga yang terpapar demam berdarah masih menjalani perawatan.
 
Hingga Jumat (10/1) masih ada 6 orang yang masih dirawat di Puskesmas II Negara, yang terletak di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Bahkan ada satu keluarga yang didiagnosa terpapar  DB. Seperti yang dialami kakak beradik Komang Eri Budayani (14) dan Ni Made Mita Sri Wulandari (16) kini masih menjalani rawat inap. Wayan Sudiarni, nenek yang merawat kakak beradik yang terjangkit DB tersebut mengatakan selain kedua cucunya itu, kini cucu ketiganya bernama Ketut Yogie juga sehu badannya juga panas.
 
Ia mengaku segera memeriksakan cucu ketiganya tersebut, "Nanti rencana diajak ke sini untuk diperiksa. Kasihan ibunya bingung karena sendirian urus anak sakit. Sementara harus jualan banten karena tidak ada mata pencaharian lain dan menanggung empat anak," jelas Sudiarni. Menurutnya Komang Eri yang pertama kena DB sejak beberapa hari lalu. Disusul kakaknya Mita. "Kalau Eri masih lemas. Mita masih harus dirawat," kata Sudiarni. Nenek Sudarni bersama ketiga cucunya kini diketahui tinggal di mes Pura Segara Pengambengan.
 
Begitupula Fahrulrohjianto asal Cupel mengaku kena DB sejak empat hari lalu.  Kini kondisinya masih lemas karena penurunan trombosit. Sementara Kepala UPT Puskesmas II Negara dr Ni Made Anggaraeni dikonfirmasi Jumat siang mengakui sudah ada 23 pasien DB yang masuk sejak Desember 2019 lalu. "Kalau Desember ada 13 orang. Januari sampai sekarang 10 orang. Kalau di wilayah Puskesmas lain dan di RSU Negara kami belum tahu," jelas Anggaraeni. 
 
Menurutnya, pasien DB sebagai besar berasal dari wilayah Desa Pengambengan. "Kami mewilayahi 6 desa. Yang banyak kena DB di Pengambengan. Ini karena banyak genangan air. Kami sudah sering turun ke lapangan. Mengimbau masyarakat berbagai cara mencegah DB. Demikian juga tiap rapat koordinasi di kantor camat kepada seluruh perbekel kami juga berikan masukan dan himbauan agar melakukan PSN minimal di keluarga sendiri," paparnya.  
 
Fogging juga diakuinya sudah berjalan. "Namun fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Jadi jentik nyamuk harus diatasi. Lebih baik mencegah," tandasnya.
 
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan  Jembrana dr IGAP Arisantha menyebutkan tahun 2019 dari Januari sampai Desember terdapat 213 kasus demam berdarah. Tertinggi pada desember 2019 terdapat 23 kasus. Dipastikannya kasus DBD meningkat dibanding dengan tahun 2019 di bulan yang sama. Pada Januari tahun 2019 hanya terjadi 7 kasus, sedangkan awal tahun 2020 sampai Jumat kemarin di Kabupaten Jembrana sudah ada sebanyak 13 kasus yang tersebar di tiga puskesmas di tiga kecamatan.
 
Tercatat 10 kasus di Wilayah kerja Puskesmas  II Negara -Pengambengan, 2 di sebual merupakan wilayah kerja Puskesmas I Jembrana, dan 1 orang di wilayah kerja Puskesmas I Pekutatan. Pihaknya mengimbau agar masyarakat rutin mengecek lingkungan rumahnya serta membersihkan sarang nyamuk melalui gerakan 3 M, Apabila ada keluarga yang suhu tubuhnya panas tinggi lebih dari 2 hari agar segera diajak ke puskesmas maupun laboratorium terdekat untuk pemeriksaan darah sehingga bisa dilakukan penanganan segera. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Kajari Edi Irasan: Kasus Perbekel Sudaji, On Proses

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng Edi Irsan Kurniawan mengatakan kasus dugaan korupsi dana desa dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, dengan terlapor Perbekel I Made Ngurah Fajar Kurniawan, on proses. Kepastian itu ia sampaikan untuk merespon tudingan masyarakat yang menyebut kasus tersebut mandeg.

Baca Selengkapnya icon click

Pariwisata Bali Sedang Hadapi Jeda Alami Tahunan Jelang Libur Nataru

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Pembina Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali, Gede Ricky Sukarta menerangkan gambaran umum okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Bali menjelang libur akhir tahun. "Secara umum memang benar, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini kami melihat daily pick-up (angka pemesanan kamar yang masuk setiap hari) yang relatif lambat dibanding ekspektasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahakarya Bertema Alam Menggunakan Bahan Bekas Dipamerkan di Sudakara ArtSpace

balitribune.co.id | Denpasar - Seniman Bali asal Tejakula Kabupaten Buleleng, Nyoman Handi Yasa menghadirkan mahakarya seni yang unik dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas pakai. Seni lukis yang menggunakan media dari kayu bekas dan ranting bekas salah satu upaya sang seniman menjaga lingkungan alam Bali ini tetap bersih. 

Baca Selengkapnya icon click

Praktisi dan Akademisi Buleleng Bedah KUHAP Baru

balitribune.co.id | Singaraja – Sejumlah praktisi hukum dan akademisi membedah pemberlakuan  Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP Nasional yang akan berlaku mulai 2 Januari 2026. Dalam acara yang dikemas diskusi panel bertajuk Menilik KUHP dan KUHAP Baru digelar di Aula Kampus Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Jumat (19/12).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Pansus TRAP dan Pemkab Tabanan Tegakkan Aturan, Fokus Sejahterakan Petani

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya menjaga kelestarian Kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, dari berbagai pelanggaran tata ruang dan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta sistem irigasi tradisional Subak.

Baca Selengkapnya icon click

PERJAKA Bajra Shandi Ajak Lansia Hidup Sehat dan Bahagia

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah komunitas sosial bernama Perkumpulan Jalan Kaki (PERJAKA) Bajra Shandi, resmi berdiri pada 25 Juli 2025. Komunitas ini hadir sebagai ruang kebersamaan bagi warga senior, khususnya mereka yang berusia 55 tahun ke atas, untuk menjalani masa lanjut usia secara sehat, bahagia, dan harmonis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.