Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Musim Penghujan, Ulat Bulu Menyerang, Bunga Bangkai Tumbuh

MERANGGAS - Pohon beringin yang ada di sekitar Lapangan Desa Yehembang Kauh tampak meranggas setelah diserang ulat bulu.

BALI TRIBUNE - Seperti yang terjadi setahun lalu, musim penghujan kali ini juga kembali menyebabkan adanya serangan ulat bulu. Seperi yang terjadi di wilayah Banjar Munduk Angrek, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga setempat, serangan ulat bulu ini telah terjadi sejak tiga minggu lalu.  Kawanan ulat bulu tersebut kini sudah menyerang tanaman yang ada disekitar pemukiman warga. Warga sekitar mengaku resah karena khawatir akan meluas hingga kerumah-rumah warga jika tidak segera mendapat penanganan serius dari istansi terkait. Pemantauan di sejumlah lokasi di wilayah ini, gerombolan ulat bulu berbentuk kecil dengan warna putih kekuningan dan berbulu halus tersebut menyerang pepohonan dan tanaman warga. Seperti pohon beringin besar yang tumbuh di pinggir utara lapangan Desa Yehembang Kauh kini sudah tampak tanpa daun. Akibat serangan ulat bulu tersebut, pohon beringin setinggi sekitar 20 meter dengan batang berdiameter 2,5 meter tersebut tampak meranggas. Dau-daun tanaman tersebut yang sebelumnya lebat kini tampak kering seperti terbakar setelah pohon tersebut dipenuhi ulat  bulu. Belum diketahui jenis ulat bulu yang menyerang tersebut, namun warga mengaku jika menyentuh kulit menimbulkan gatal. Saking banyaknya ulat bulu yang ada di pohonan, banyak ulat bulu bertebaran akibat terhempas angin. Seperti yang tampak di sekitar hamparan lapangan desa ini. Slaha seorang warga, Ketut Ardana mengatakan serangan ulat bulu ini diketahui sejak tiga pekan lalu. "Serangannya sangat cepat. Kalau tidak salah mulai tiga minggu lalu, menyerang pepohonan, saking banyaknya, pohon beringin sebesar itu saja sampai daunnya meranggas," ujarnya. Menurutnya kini aktiftas warga juga terganggu oleh adanya kawanan ulat bulu yang bertebaran dari pepohonan ini.  "Lapangan yang awalnya sering digunakan untuk oleh raga oleh murid-murid SMP, sejak dua minggu sudah tidak ada yang olah raga lagi. Katanya banyak murid-murid yang gatal-gatal kena ulat bulu itu," tutupnya. Sementara itu warga Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara digegerkan dengan tumbuhnya bunga bangkai di depan Kantor LPD setempat. Bunga bangkai ini menurut warga baru pertamakalinya tumbuh di lokasi ini. Lokasi ini bukanlah tegalan yang rimbun seperti penemuan bungan bangkai pada umumnya. Bunga bangkai dengan lebar 60 meter dan tinggi  40 meter ini tumbuh subur di depan kantor LPD. Banyak warga yang datang dan mengabadikan bunga bangkai ini dengan kamera handphone. Ketut Wikanadi, pegawai LPD yang melihat pertamakali bunga bangkai ini mengaku bunga bangkai ini tumbuh sejak tiga haru lalu. Saat itu ia mencum bau busuk yang menyengat. Sempat ia mengira bau busuk tersebut berdumber dari ceceran mobil pengangkut ikan. Namun saat ditelusuri sumber bau busuk tersebut ternyata ia menemukan sebuah bunga bangkai di halaman depan kantornya. Ia pun sempat mengabadikannya dan memposting diakun media sosialnya. “Tiga harinya ada bau bangkai saat saya duduk di warung tidak tahu ada bunga ini kirain ada mobil ikan lewat. Tahu-tahu dua harinya saya lihat ini, makanya saya langsung upload,” ujarnya.  Lantaran dinilai langka dan baru pertamakalinya tumbuh di lokasi ini, pihak LPD mengaku akan membiarkan bunga bangkai ini tumbuh liar di depan kantor ini. Saat ini bunga bangkai ini kondisinya mulai layu dan bau busuk yang dikeluarkan mulai berkurang.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Dewan Denpasar Soroti Kemacetan Akibat Mal Baru di Serangan

balitribune.co.id I Denpasar - Keberadaan pusat perbelanjaan baru di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Serangan, mendapat sorotan DPRD Kota Denpasar. Meningkatnya volume kendaraan sejak dibukanya pusat perbelanjaan tersebut dinilai turut memperparah kepadatan lalu lintas di kawasan Serangan dan sepanjang Bypass Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click

Gegara Puntung Rokok, Dua Hektare Kawasan Hutan Gunung Batur Terbakar

balitribune.co.id I Bangli - Kebakaran melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Blok Seked, Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Selasa (11/8/2026) sore. Setidaknya  dua hektare kawasan hutan hangus terbakar. Kuat dugaan kebakaran dipicu puntung rokok yang masih menyala dibuang sembarangan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.