Nekat Gelar Tajen, Polisi Datang Bebotoh Kabur | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 22 September 2021
Diposting : 13 October 2020 19:40
I Nyoman Astana - Bali Tribune
Bali Tribune / Polsek Blahbatuh saat mendatangi kegiatan tajen di areal Pura Musen, Banjar Blangsinga, Desa Saba, Blahbatuh, Selasa (13/10).

balitribune.co.id | Gianyar - Saat Pandemi Covid-19, bebotoh di Gianyar nekat menggelar judi tajen di areal Pura Musen, Blangsinga, Desa Saba, Blahbatuh. Polisi pun gerah lantaran menerima informasi dari masyarakat dan langsung melakukan pembubaran. Melihat kedatangan petugas, puluhan bebotoh pun langsung kabur dan sejumlah ayam aduan ditinggalkan.   

Dalam pembubaran judi tajen ini, tidak ada pihak yang diamankan oleh pihak kepolisian.  Sementra dari pihak panitia, disebutkan jika tajen ini serangkaian upacara. Hanya saja, pihak panitia tidak menyangka jika  bebotoh banyak yang datang, lantaran haus hiburan.

Kapolsek Blahbatuh, AKP Yoga Widyatmoko mengatakan, dari laporan yang diterimanya, ternyata tajen tersebut telah berlangsung sejak beberapa hari. Namun ditegaskan, ketika mendapatkan informasi adanya kegiatan sabung ayam di areal Pura Musen, ia langsung mendatangi lokasi tersebut. Namun saat tiba di lokasi, ia hanya mendapatkan arena sabung ayam, serta para pedagang serta beberapa ekor ayam yang ditingglkan pemiliknya. Sementara para bebotoh sudah kabur ke rumah-rumah penduduk.

Berdasarkan keterangan pihak panitia, sebutnya, kegiatan itu diselenggarakan serangkaian tabuh rah. Dan, mereka mengaku tidak menyangka yang datang relatif banyak. Pihaknya pun telah memperingati pihak penyelenggara supaya tidak melakukan kegiatan pengumpulan orang banyak. "Pihak penyelenggara menyebutkan jika kegiatan itu serangkaian piodalan. Sudah kami bubarkan dan meminta masyarakat agar tidak lagi mengadakan kegiatan apapun yang mengumpulkan banyak orang demi keselamatan bersama," pungkasnya.

Hukum & Kriminal

Terpopuler