Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nelayan Jungut Batu Belum Kembali

Nelayan Guru Tatik saat melaut.

BALI TRIBUNE - Warga Desa Jungut Batu, Lembongan, Rabu (4/7/), heboh karena salah seorang warganya, nelayan Guru Tatik belum balik dari melaut. Menurut keluarganya, Mak Jiva, Guru Tatik pergi melaut sekitar pukul 04.00 pagi pagi buta, namun sampai sore belum balik dari melaut, sehingga keluarganya kelimpungan dan mencari keberadaannya di seputar perairan Lembongan. Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika, SH dihubungi, Rabu (4/7) sekitar pukul 17.00 wita menyebutkan pihak Polsek Nusa Penida sudah meminta bantuan SAR Bali serta Pol Air untuk meminta bantuan mencari nelayan tersebut. “Dari SAR  yang diminta bantuannya sudah menerjunkan 4 orang personilnya berangkat menuju perairan seputar Nusa Penida, termasuk Satpol Air juga sudah menerjunkan 4 orang satuannya untuk menuju lokasi diutara Pulau Lembongan,”ujar Kompol Ketut Suastika seraya meminta keluarga nelayan bersabar dan berdoa semoga keluarganya bisa segera ditemukan. Sementara itu keluarga yang sempat mengungah di FB terkait hilangnya Guru Tatik ini belum bisa diminta konfirmasinya keberadaan Guru Tatik saat ini, sehingga belum diketahui pasti kondisi sebenarnya nelayan yang hilang tersebut.  

wartawan
Redaksi
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.