Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nestapa Ketut Merta Warga Desa Timbrah Paksebali harus Tergusur dari Tempat Tinggalnya

Bali Tribune/ Ketut Merta saat didatangi Bupati Suwirta
balitribune.co.id | Semarapura - Gubuk sederhana yang ditempati keluarga tak mampu I Ketut Merta di atas lahan warga di Banjar Dinas Timbrah, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, terpaksa digusur. Sebab, tanah yang ia tempati selama bertahun-tahun itu, sudah dijual pemiliknya dari warga setempat, Mangku Sukerta.
 
Situasinya menjadi serba sulit, karena keluarga Ketut Merta sudah tak punya tempat tinggal di kampungnya di Karangasem. Sedangkan untuk sewa rumah baru, keluarga ini sudah tak mampu.
 
Perbekel Paksebali Putu Ariadi, Rabu (3/3) saat dihubungi perihal persoalan ini, mengaku sudah mencermati masalah ini cukup lama. Sebab, pihak desa juga kebingungan mencari jalan tengah bagi keluarga Ketut Merta ini, setelah cukup lama tinggal di tempat itu, meski tidak ada hubungan keluarga dengan pemilik lahan sebelumnya.
 
Keluarga Ketut Merta selama ini sudah seperti warganya sendiri karena sudah lama tinggal di Desa Paksebali. Karena lahannya dijual, maka  keluarga Ketut Merta diminta untuk meninggalkan lahan tersebut dan mencari tempat tinggal baru.
 
"Di kampungnya di Desa Timbrah, Karangasem, katanya sudah tidak punya tempat tinggal. Kami sudah pernah koordinasi ke sana, dan memang sudah tidak punya tempat tinggal di sana. Keluarganya juga sudah tidak diketahui entah di mana. Sementara lahan tempatnya tinggal sudah dijual. Bapak Merta ini juga belum bisa bekerja secara normal, seperti menggarap kebun atau yang lainnya, karena badannya sempat mengalami luka bakar," kata Perbekel Putu Ariadi.
 
Keseharian  Ketut Merta ini hanya bekerja sebagai pembuat katik sate, untuk menghidupi keluarganya. Hasilnya tidaklah seberapa. Kondisi demikian semakin diperparah dengan kondisi istrinya yang menderita penyakit epilepsi. Sehingga belum bisa membantu perekonomian keluarga.
 
Dengan kondisi keluarga seperti itu, kelima anaknya juga terpaksa ada yang diasuh oleh masing-masing tetangga di sekitarnya. Makanya, ia mengaku sangat prihatin melihat kondisi keluarga ini, meski bukan warga asli Desa Paksebali.
 
"Kami akhirnya menyampaikan persoalan ini kepada Bapak Bupati. Akhirnya sempat turun ke lokasi dan memikirkan solusi bagi kelangsungan hidup satu keluarga asal Karangasem ini," ujar Putu Ariadi.
 
Lahan yang sebelumnya ditempati Ketut Merta bersama istri dan kelima anaknya sudah dijual pemiliknya dan terbagi menjadi tiga kepemilikan dengan luas lahan sekitar 5 are. Putu Ariadi menambahkan dirinya kurang tahu kenapa pemilik sebelumnya sampai menjual lahannya itu. Apakah karena kekurangan dana karena terdampak pandemi Covid-19 atau ada alasan lain,dia mengaku rada bingung juga memikirkan nasib warganya ini.
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta, LPS Siapkan Proses Likuidasi

balitribune.co.id | Mangupura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Pasarraya Kuta setelah bank tersebut dinilai tidak mampu mengatasi persoalan permodalan dan likuiditas. Hal ini diungkapkan OJK melalui siaran persnya, Jumat (18/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Membuat Surat Palsu, Polisi Tahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan Kementerian ATR I Made Daging 

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak lama berselang setelah KPK menahan Dirjen Lampri Kementerian ATR/BPN RI dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, giliran penyidik Ditreskrimsus Polda Bali menahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan di Kementerian ATR/BPN RI,  I Made Daging A.Ptnh., M.H. 

Baca Selengkapnya icon click

Overload Kasus Narkoba, Rutan Negara Digeledah

balitribune.co.id | Negara - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara mengalami kelebihan kapasitas (overload) hingga hampir tiga kali lipat. Di tengah kondisi tersebut, petugas gabungan dari unsur Rutan, TNI, dan Polri menggelar penggeledahan mendadak di 14 kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (17/9/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Keluarga di Jembrana Diteror Rabies

balitribune.co.id | Negara - Kasus gigitan anjing yang diduga terpapar rabies kembali meneror Kabupaten Jembrana. Kali ini, satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anaknya di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, menjadi korban gigitan beruntun dari anak anjing peliharaan mereka sendiri.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Usulan UMK Badung Rp5 Juta, Bupati Minta Jangan Grasa-Grusu

balitribune.co.id | Mangupura - Usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Badung dinaikkan menjadi Rp5 juta mulai mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Namun, angka tersebut belum serta-merta disetujui. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan, usulan kenaikan upah harus diuji melalui kajian dan perhitungan yang matang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.