Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ngaben Massal, MDA Sukawati Antisipasi Klaster Adat

Bali Tribune / Ketua MDA Alitan Sukawati Drs. I Nyoman Gamia.
balitribune.co.id | Gianyar - Akhir Juni menuju Juli hingga Agustus, upacara ngaben massal banyak digelar di sebagian besar Desa Adat.  Majelis Desa Adat pun kini menjadi satu-satunya lembaga yang diharapkan dapat memastikan semua prosesi upacara adat berjalan sesuai dengan protokol kesehatan. Terlebih lagi, gelombang virus covid-19 yang lebih mematikan kini membayangi semua daerah. 
 
Demikian halnya di wilayah kecamatan Sukawati, Gianyar, MDA Sukawati mencatat ada sejumlah desa adat kini sedang menggelar upacara ngaben. Sebagai upaya untuk mengantisipasi adanya penularan Covid-19 pada klaster upacara adat dan keagamaan,  pihaknya pun harus aktif memantau ke masing-masing desa adat.
 
"Tahun lalu, banyak desa adat yang menunda upacara Ngaben karena pertimbangan Pandemi, sehingga tahun ini desa adat tidak bisa menundanya lagi. Untuk itu kami sangat mewanti-wanti krama untuk disiplin melaksankan prokes," ungkap ketua MDA Alitan Sukawati Drs. I Nyoman Gamia. 
 
Diakuinya, Umat Hindu tidak bisa lepas dari segala kegiatan upacara keagamaan yang akan melibatkan orang banyak, kususnya di Sukawati yang akan melaksanakan upacara ngaben massal. 
Namun, karena  saat ini masih pada masa pelaksanaan PPKM, dan pandemi Covid 19, maka dipandang perlu dikeluarkanya imbauan sebagai pedoman bagi umat Hindu kususnya di  Sukawati. Dimana  dalam melaksanakan rangkaian upacara adat dan keagamaan tersebut yang pada intinya dapat terlaksana dengan kondusif dan tidak melepaskan penerapan protokol kesehatan wajib diperketat termasuk pengawasan oleh Satgas Covid-19 di Desa Adat setempat.
 
"Pedoman ini kami harapkan menjadi langkah antisipasi adanya penularan Covid-19 akibat klaster upacara adat dan keagamaan," ujarnya. 
 
Kedisiplinan prokes ini juga disebutkan sangat mendukung pemerintah dalam rencana membuka pariwisata di Bali di bulan Juli, karena upacara di Bali merupakan salah satu budaya yang menjadi sorotan menarik bagi para wisatawan. 
 
Pelaksanaan upacara adat dan keagamaan, tentunya  tetap menyesuaikan dresta di masing-masing desa adat. Namun wajib mendukung pemerintah dalam  penanganan dan mencegah penularan Covid-19 dapat dioptimalkan, sehingga pariwisata dan perkekonomian dapat pulih kembali," pungkasnya.
wartawan
ANA
Category

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.