Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nomor Balap Motor Pra-PON Nunggu Keputusan PP

Bali Tribune/ Nyoman Seniweca

Bali Tribune, Denpasar - Seperti diduga sebelumnya, nomor untuk balap motor yang dipertandingkan di Pra-PON mendatang bakal berubah mulai kelihatan. Ini mencuat setelah kabar atau spekulasi beredar nomor road race bakal dipertandingkan. Spekulasi itu semakin kuat, setelah Ketua Umum Pengprov IMI Bali, Nyoman Seniweca memaparkan, jika hasil dari pertemuan PB. PON dengan PP. IMI keluar kepastian perubahan nomor yang dipertandingkan di Pra-PON. “Ya sekitar 2 pekan lalu pertemuan itu terjadi, dan akhirnya ada perubahan nomor yang dipertandingkan di Pra-PON nanti yakni motokros dan road race. Sementara dua nomor lainnya yang sebelumnya dirancang dipertandingkan yakni slalom dan grass track akhirnya tidak dipertandingkan,” ujar Seniweca usai rapat IMI Bali, Selasa (26/2). Hanya saja, semuanya itu masih sifatnya isu dan kabar lisan. Dirinya lebih memilih untuk menunggu kepastian perubahan nomor tersebut termasuk dimana Pra-PON nantinya digeber untuk balap motor itu, dalam bentuk surat atau informasi resmi. “Kita tunggu saja. Kalau persoalan di Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, September mendatang, dimana Porprov Bali mengacu pada nomor yang dipertandingkan di Pra-PON maupun PON XX/2020 di Papua mendatang, kami akan meminta pencerahan dari KONI Bali, karena KONI Bali yang menentukan nomor cabang olahraga (cabor) mengacu di nomor yang dipertandingkan di dua event nasional tersebut,” tandas Seniweca. Lantas bagaimana jika venue untuk road race tidak ada di Tabanan pada Porprov Bali nanti? “Kami pastinya akan duduk bersama, antara kami dengan pihak KONI Bali dan pihak tuan rumah Porprov Bali yakni Tabanan, untuk mencari solusi bersama-sama. Soal medali kemungkinan besar akan diperebutkan 6 medali emas di Porprov Bali termasuk pra PON dan PON nantinya. Terbagi dari road race dua nomor untuk dua kelas perorangan dan beregu. Begitu juga di motocross,” pungkas Seniweca.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Ringankan Beban Warga Saat Galungan, Desa Tulikup Gelontor "Punia Bawi"

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Desa Tulikup Gianyar berupaya meringankan beban warga menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski alokasi dana desa (ADD) anjlok, Pemerintah Desa Tulikup tetap bisa memberika punia babi senilai Rp11 juta kepada belasan pura Dang Khayangan dan Kayangan Tiga di wilayah desa setempat. 

Baca Selengkapnya icon click

Wawali Arya Wibawa Hadiri Upacara Melaspas Wantilan di Pura Dalem Tegeh Gumi

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Upacara Melspas Wantilan di Pura Dalem Tegeh Gumi, Desa Dauh Puri Kauh bertepatan dengan Anggara Kasih Julungwangi, Selasa (2/6/2026). Upacara tersebut dilaksanakan lantaran proses renovasi bangunan wantilan tuntas dilaksanakan dengan bantuan hibah dari Pemkot Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026, Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Jeritan Petani Karangasem: Jatah Subsidi Seret, Pupuk Non-Subsidi Tak Terbeli

balitribune.co.id | Amlapura - Kelangkaan pupuk yang terjadi selama beberapa bulan terakhir mulai dikeluhkan oleh petani di sebagian besar Subak di Kabupaten Karangasem. Di Subak Susuan, Desa Jasri, Karangasem, beberapa petani mengaku krisis pupuk ini bahkan sudah berlangsung selama hampir tiga musim tanam terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPJS Kesehatan Ajak Peserta Manfaatkan Berbagai Kemudahan Aplikasi JKN

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai salah satu bentuk implementasi perlindungan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar mendapatkan kepastian jaminan kesehatan, maka BPJS Kesehatan mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan berbagai aplikasi JKN yang menghadirkan kemudahan. Aplikasi tersebut khususnya adalah layanan tanpa tatap muka seperti Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Via WA (Pandawa).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.