Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Nyayap” Ayam Haseo ala Korea Hadir di Denpasar

Bali Tribune / RESTO - Berbagai pilihan menu resto Nyayap Ayam Haseo di Jalan Tukad Badung No 226, Renon Denpasar
balitribune.co.id | Denpasar"Nyayap” Ayam Haseo hadir di Kota Denpasar memanjakan lidah para pecinta kuliner negeri K-Pop yang berlokasi di Jalan Tukad Badung No 226, Renon Denpasar.
 
Owner Nyayap Ayam Haseo Cabang Bali, Giovanie saat aunching Resto Nyayap, Jumat (1/10) berharap Nyayap yang pertama kali di Bali ini, dapat diterima di kalangan masyarakat dan tentunya mendapatkan respon yang positif.
 
“Semoga diterima dan orang-orang suka. Kita sudah ada testi untuk beberapa kerabat, responnya bagus. Semoga antusiasme warga Bali juga sama seperti di kota lain,” harapnya.
 
Lihat foto: berbagai pilihan menu resto Nyayap Haseo di Jalan Tukad Badung No. 226, Renon, Denpasar
Giovanie menyebutkan, terdapat berbagai pilihan menu yang ada di resto Nyayap, mulai dari Haseo Grat (Black Gangnam), Daebak Grat (Black Gangnam), Nyayap Bulgogi Boom/Snowy Cheese, Heol Lime, Mango Namja, Haseo Ken (Spicy Signature) dan Daebak Ken (Spicy Signature) serta menu lainnya.
 
“Kita ada varian menu baru juga yaitu Nyayap versi dada, paha dan paha atas. Ada juga varian rasa baru namanya OG atau original. Kisaran harga dari menu minuman mulai Rp 8 ribu-an. Dengan konsep dan dekorasi mulai dari meja dan bangku memang sangat cocok untuk kaum milenial,” terang Giovanie.
 
Ia mengakui, karena varian rasa Nyayap pas dan enak yang mendorongnya membuka bisnis kuliner ini. "Sehingga saya memutuskan membuka Nyayap di Bali,” jelasnya.
 
Pihaknya pun tetap memastikan penerapan protokol kesehatan di area resto. Sehingga pengunjung tidak perlu khawatir menikmati kuliner di masa pandemi Covid-19. “Sebenarnya salah satu tantangan terbesarnya di Bali masih PPKM level 3. Jadi untuk order Nyayap masih take away. Kita juga di sini sudah sediakan penerapan protokol kesehatan,” imbuhnya. 
wartawan
YUE
Category

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabur ke Badung, Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Blahbatuh

balitribune.co.id | Gianyar - Digiring ke Mapolsek Blahbatuh, menandai berakhirnya pelarian ANB (26 tahun). Terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini berakhir di sebuah tempat kos di Banjar Selat Beringkit, Mengwitani, Badung. Setelah disanggong Tim Opsnal Reskrim Polsek Blahbatuh tanpa perlawanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait PWA, Dewan Bali Minta Pemerintah Provinsi Bali Terbuka

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali telah memberlakukan pungutan bagi wisatawan asing (PWA) yang datang ke Bali untuk tujuan wisata sebesar Rp 150 ribu sejak 14 Februari 2024 lalu. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menegaskan kepada Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Gubernur Bali untuk terbuka terhadap PWA tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.