Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nyepi, Umat Beragama Diminta Jaga Toleransi dan Kerukunan

Bali Tribune / MATANGKAN - Intansi terkait di Jembrana kini tengah mematangkan kesiapan menjelang perayaan Nyepi, termasuk antisipasi gangguang keamanan dan ketertiban di masyarakat.
balitribune.co.id | Negara - Kesiapan peringatan hari suci Nyepi menjadi perhatian serius. Terlebih hari suci Nyepi kali ini masih dalam situasi pandemi. Menjelang hari suci Nyepi, sejumlah kesiapan terus dimatangkan. Berbagai potensi kerawanan gangguan kondusifitas saat peringatan Nyepi kini telah diantisipasi instansi terkait di Jembrana. Umat Bergama di Jembrana diminta menjaga toleransi dan kerukunan.
 
Sejumlah kesiapan peringatan hari suci Nyepi kini terus dimatangkan. Teranyar telah dilaksanakan rapat koordinasi penyusunan seruan bersama Hari Raya Nyepi yang diselenggarakan di Aula FKUB di Kelurahan  Dauhwaru, Kecamatan Jembrana Rabu (16/2). Rakor ini digelar untuk membahas terkait antisipasi dan kesiapan dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1944. Terlebih Nyepi tahun ini masih ditengah situasi pandemi Covid-19.
 
Rakor dihadiri  Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana,  Asisten 1 Sekda I Nengah Ledang, Pasi Intel Kodim 1617/Jembrana, Plh. Kasat Intelkam Polres Jembrana, Kepala Badang Kesbangpol Jembrana, Kepala Kantor Kementerian Agama, serta instansi terkait lainnya. Dalam rakor tersebut diharapkan semua pihak bisa memahami perayaan Hari Raya Nyepi sehingga tetap kusyuk. Terlebih pada peringatan Nyepi tahun 2022 ini masih tanpa pengarakan ogoh-ogoh.
 
Sejumlah pembatasan kegiatan lainnya serangkaian Hari Raya Nyepi juga diberlakukan. Ketua FKUB  Jembrana I Komang Arsana mengatakan perlu mengantisipasi dan menyamakan persepsi untuk umat Hindu yang melaksanakan Hari Raya Nyepi. Pihaknya berharap toleransi antar umat beragama terjalin dengan baik dan pelaksanaan Nyepi berjalan dengan aman, nyman dan damai. Dikatakan puncak  Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1944 yang jatuh pada tanggal 3 Maret 2022.
 
“Rangkaian perayaan Nyepi diawali mulai tanggal 28 Februari 2022 dengan pelaksanaan Melasti. Kemudian tanggal 2 Maret 2022 dilaksanakan kegiatan Pengrupukan/Pecaruan dan tanggal 3 Maret 2022 pelaksanaan catur brata penyepian dan berkahir pada hari ngembak geni tanggal 4 Maret 2022,” ujarnya. Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengharapkan masyarakat dapat sama-sama saling menjaga keamanan dan ketertiban serta kekusyukan umat merayakan Nyepi.
 
Pihaknya meminta PHDI Jembrana menyampaikannya kepada masyarakat. "Pelaksanaan pawai ogoh-ogoh yang merupakan sebuah tradisi dalam menyambut Hari Raya Nyepi. Telah dipertegas oleh PHDI Jembrana bawasanya ditiadakan. Agar benar-benar diteruskan kepada lapisan masyarakat Jembrana sehingga dapat diterima dengan baik khususnya muda-mudi," ujarnya. Ketua umat masing-masing agama juga dimohon menjaga situasi saling pengertian dan saling menghormati 
 
Umat antar agama juga diminta mendukung pelaksanaan kegiatan Hari Raya Nyepi Tahun 2022 sehingga dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Salah satunya menjaga toleransi serta kerukunan antar umat beragama yang selama ini sudah terbina dengan baik, "Polri bersinergi dengan TNI akan tetap mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan Hari Raya Nyepi Tahun 2022 ini dalam rangka pengamanan guna terciptanya situasi tertib, aman, dan kondusif," tandasnya.
wartawan
PAM
Category

Catus Pata Jadi Panggung Utama Buleleng Festival

balitribune.co.id I Singaraja - Setelah Lovina Festival, Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menggelar perhelatan akbar berupa Buleleng Festival (Bulfest). Saat ini Panitia Bulfest masih  terus mematangkan persiapan menjelang acara yang akan dibuka dalam tujuh hari ke depan. Hingga saat ini, progres persiapan fisik maupun teknis dilaporkan telah mencapai angka 95 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Lahan 3 Hektar Nyaris Hanguskan Pemukiman di Kubu

balitribune.co.id I Amlapura - Kebakaran lahan masih terus saja terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Kubu, Karangasem. Di Banjar Dinas Nusu, Desa Sukadana, Kubu, kebakaran lahan menghanguskan sekitar 3 hektar lahan perkebunan Mangga dan Jambu Mete milik warga setempat. Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, kejadian kebakaran tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) petang, sekitar pukul 18.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Dishub Badung Ubah Pola Arus Keluar Puspem, MRLL Diuji Saat Jam Pulang ASN

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai menguji skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Rekayasa ini diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi saat jam pulang pegawai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.