Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Objektivitas dan Sensitivitas Anggaran Gubernur Diapresiasi, Gubernur Mendatang Minimal Setara Pastika

DPRD
Made Mangku Pastika dan Nyoman Tirtawan

BALI TRIBUNE - Tahun 2018 ini Bali akan melaksanakan suksesi kepemimpinan. Siapa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung pada Pilgub Bali nanti, belum dapat dipastikan karena masa pendaftaran di KPU Bali baru akan dibuka tanggal 8-10 Januari mendatang.

Terlepas dari itu, banyak harapan untuk pemimpin Bali lima tahun ke depan. Salah satunya, sebagaimana dilontarkan Ketua Fraksi Panca Bayu DPRD Provinsi Bali Nyoman Tirtawan, di Ruang Kerja Komisi I DPRD Provinsi Bali, Rabu (3/1).

"Gubernur Bali mendatang minimal kapasitasnya setara Pak Mangku Pastika. Bagus kalau bisa lebih dari itu," ujar politikus Partai NasDem asal Buleleng itu.

Ia berpandangan selama masa kepemimpinannya, Gubernur Made Mangku Pastika memiliki catatan yang membanggakan. Selain program-program yang prorakyat, Mangku Pastika juga disebutnya memiliki beberapa keunggulan sebagai seorang pemimpin.

Salah satunya adalah adanya objektivitas dan sensitivitas terkait anggaran. Tirtawan mengaku, ada banyak contoh terkait hal ini. Namun yang paling segar dalam ingatan adalah terkait objektivitas keputusan Mangku Pastika terkait anggaran pelaksanaan dan pengawasan Pilgub Bali 2018.

"Pak Mangku Pastika sangat objektif melihat situasi, juga sensitif terhadap segala sesuatu yang berkembang. Itu yang membuat Pak Mangku Pastika tepat dan bijak mengambil keputusan. Saya memberi jempol dan angkat topi setinggi-tingginya atas objektivitas dan sensitivitas Pak Mangku Pastika ini," ucapnya.

Menurut dia, sulit membayangkan tingginya anggaran sebagaimana diajukan oleh KPU Bali sejak awal namun akhirnya dipangkas hingga Rp98 miliar, jika pemimpin tidak memiliki objektivitas seperti Mangku Pastika. Sulit juga untuk membaca gelagat ketidakberesan menghitung anggaran oleh bawahan, jika pemimpin tidak memiliki modal sensitivitas layak Mangku Pastika.

"Kita membutuhkan pemimpin seperti ini. Levelnya memberi, ngayah, bukan lagi ngeruk. Bisa mengangkat harkat dan martabat orang Bali, bukan malah sebaliknya. Pemimpin harus bisa membangkitkan harapan masyarakat Bali. Ini pula yang telah dilakukan Pak Mangku Pastika," tandas Tirtawan.

Seperti diketahui, anggaran Pilgub Bali yang diajukan KPU Bali sebesar Rp229,36 miliar, pada awalnya tidak terpikirkan akan diutak-atik lagi dalam pembahasan APBD Bali 2018. Apalagi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Nomor 113/04-G/HK/2017 dan Nomor 912/KB/KPU.Prov-016/2017, yang ditandatangani Gubernur Bali dan KPU Bali, Juli 2017.

Dana yang dianggarkan dengan skema multiyear itu tinggal menunggu proses pencairan dalam tiga tahap. Pertama, dicairkan melalui APBD Induk Tahun 2017 senilai Rp 100 miliar. Tahap kedua, dicairkan melalui APBD Perubahan 2017 sebesar Rp 25 miliar. Sedangkan tahap ketiga, dicairkan melalui APBD Induk 2018 Rp 104,36 miliar.

Namun yang terjadi kemudian adalah terjadi pemangkasan anggaran tersebut dalam APBD 2018, yang jumlahnya tak sedikit. Pemangkasan juga terjadi pada anggaran pengawasan Pilgub Bali untuk Banwaslu Bali. Anggaran untuk KPU Bali yang awalnya senilai Rp229,36 miliar dipangkas menjadi Rp155 miliar. Adapun anggaran untuk Banwaslu Bali, yang awalnya disepakati senilai Rp62 miliar, akhirnya dipangkas menjadi Rp 39 miliar.

Adalah Nyoman Tirtawan, yang menjadi otak di balik pemangkasan anggaran ini. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali ini yang pertama kali berteriak untuk melakukan pemangkasan anggaran Pilgub Bali. Meski tak mudah, namun kicauan Tirtawan akhirnya membuahkan hasil.

Setelah beberapa kali dilakukan pembahasan, baik Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bali maupun Gubernur Bali, akhirnya menyetujui pemangkasan anggaran ini. Sikap Dewan dan Gubernur Bali ini pun tak berubah hingga penetapan APBD Provinsi Bali Tahun 2018.

wartawan
San Edison
Category

Pemkab Badung Siapkan Kuliah Gratis 8 Semester untuk Keluarga Kurang Mampu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memperluas akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa kuliah hingga delapan semester bagi anak dari keluarga kurang mampu dan keluarga petani.

Program tersebut menjadi salah satu perhatian Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal di tengah perkembangan ekonomi dan investasi di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Beberkan Rencana Pembangunan Jembatan Gianyar–Bongkasa, Dorong Akses Wisata dan Ekonomi Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung tengah mengupayakan pembangunan infrastruktur jembatan yang diharapkan dapat membuka konektivitas dari wilayah Gianyar menuju Bongkasa, Kecamatan Abiansemal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

RAPBD Bangli 2027 Rp1,32 Triliun, DPRD Soroti Jalan Rusak Hingga Beban Utang PEN

balitribune.co.id | Bangli – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangli yang digelar secara maraton pada Jumat (25/9/2026) mengungkap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Bangli Tahun Anggaran 2027 senilai Rp1,32 triliun. Angka yang disodorkan pihak eksekutif tersebut langsung mendapat hujan sorotan dari fraksi-fraksi di dewan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Beautiverse 2026 Perkenalkan Aplikasi Perluas Industri Kecantikan, Kebugaran dan Keberlanjutan

balitribune.co.id | Denpasar - Beautiverse membawa tiga fokus utama, yaitu Beauty (kecantikan), Wellness (kebugaran), dan Sustainability (keberlanjutan). Ketiganya menjadi dasar dalam membangun platform yang mempertemukan berbagai pihak dan membuka lebih banyak ruang untuk berbagi, bertukar insight, dan berkolaborasi.

Baca Selengkapnya icon click

Koster Sebut Penerapan Nomor Tunggal Kedaruratan 112 di Provinsi Bali Sangat Penting sebagai Destinasi Wisata

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah pusat dan daerah melakukan sinergitas penguatan dan percepatan penyelenggaraan layanan nomor tunggal panggilan darurat 112 di daerah antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).  Dalam penguatan layanan 112, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan antara Komdigi dan Kemendagri serta penandatanganan Berita Acara Komitmen Bers

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.