Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Obyek Wisata Penglipuran Minim PJU

Bali Tribune/ BAMBU - Suasana kawasan hutan bambu di jalur Penglipuran-Desa Tiga, saat siang hari.

Bali Tribune, Bangli - Sebagai obyek wisata kelas dunia, Desa Penglipuran, Kelurahan Kubu minim fasilitas umum, lampu penerangan jalan. Padahal, obyek wisata Penglipuran sebagai pendulang pendapatan asli daerah (PAD) Bangli. Ketua Pengelola Obyek Wisata Penglipuran I Nengah Moneng membenarkan kalau sejauh ini  jumlah PJU yang perpasang sangat minim. “Kalau tidak salah, pemerintah hanya memasang 7 titik lampu penerangan jalan," ungkapnya. Kawasan yang belum terpasang lampu penerangan yakni di hutan bambu dan di jalan melingkar . Kata I Nengah Moneng,  jalan di kawasan hutan bambu selain pemanfaatnya untuk wisatawan juga untuk masyarakat umum. "Kalau malam hari kondisinya sanagt gelap, padahal jalan tersebut adalah jalan yang mengubungkan kecamatan Susut dengan  Kecamatan Bangli,” sebutnya Dengan tidak adanya lampu penerangan jalan otomatis aktifitas wisawatan yang menginap vakum. Padahal banyak wisatawan yang menginap ingin tahu suasana malam di desa Penglipuran. “Kami berharap Pemkab Bangli bisa menambah jumlah lampu penerangan jalan,” harapnya. Disinggung apakah ada rencana pihak pengelola memasang lamapu penerangan jalan, kata I Nenga Moneng jalan tersebut adalah jalan kabupaten, sehingga kewewenangan ada di tangan Pemkab Bangli. Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Bangli Gede Artha  mengatakan, Bangli masih membutuhkan PJU dalam jumlah cukup banyak. Sementara saat ini sebagian besar PJU sudah berumur daN perlu dilakukan peremajaan. Terkait peremajaan tersebut pihaknya sudah merancangnya, namun karena keterbatasan anggaran sampai saat ini belum bisa dilakukan peremajaan. "Setiap tahunya kami ajukan, namun memang belum bisa teralisasi. Sejauh ini anggaran meliputi pemeliharaan," jelasnya sembari menyebutkan PJU sudah berumur 10 tahun. Gede Artha menambahkan, untuk depan pihaknya akan kembali mengajukan peremajaan PJU. "Semoga tahun 2020 bisa dilakukan pengdaan, meski tidak seluruhnya,” ujarnya sembari menyebutkan kawasan wisata menjadi salah satu prioritas.  

wartawan
Agung Samudra
Category

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.