Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

OJK Tekankan Cara 2L Hindari Investasi Bodong

OJK Tekankan Cara 2L Hindari Investasi Bodong
Bali Tribune/yue.

Balitribune.co.id | DENPASAR - Satgas Waspada Investasi mengingatkan masyarakat agar tidak cepat tergiur terhadap tawaran dari investasi ilegal. Selama masyarakat tidak percaya dengan iming-iming dari investasi ilegal ini, maka akan terhindar dari kerugian.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing, kepada awak media di Denpasar, Rabu (25/09/2019), mengatakan, edukasi dan sosialisasi terus dilakukan bersama 13 kementerian dan lembaga dalam membantu masyarakat lepas dari jeratan investasi Ilegal.

Dia menyebutkan, dalam kurun waktu 10 tahun ini masyarakat menderita kerugian mencapai Rp 88 triliun dari investasi ilegal di Indonesia. "Saya perkirakan yang belum dilaporkan masih banyak. Masyarakat tidak melapor karena tidak berani atau karena malu," ujarnya.

Lebih lanjut, Tongam mengatakan, apabila ada penawaran investasi ilegal harus dilakukan pengecekan dengan dua L yaitu legal dan logis. "Legal maksudnya apakah ada izin kegiatan usaha produk, dan logis artinya rasional tidak memberikan janji muluk," sebutnya.

Biasanya masyarakat akan mudah tergiur dengan iming-iming bunga fix 1-10 persen per hari. Menurut dia, selama masyarakat tak percaya, maka investasi ilegal akan mati dengan sendirinya. Jenis investasi yang sangat riskan adalah Fintech peer to peer (p2p) lending.

Selain itu, ada modus perdagangan forex berjangka komoditi yang menawarkan keuntungan besar tanpa risiko. Terdapat 127 fintech p2p lending yang terdaftar di OJK. Namun, yang illegal jumlahnya lebih banyak. "Yang ilegal mencapai 1.477 entitas," sebut Tongam.

Kehadiran Fintceh dianggap sangat membantu masyarakat, khususnya kalangan UMKM yang membutuhkan dana cepat, tanpa syarat, dan tidak berbelit-belit. Alasan banyak fintech p2p lending ilegal sendiri karena mudah membuat aplikasi dan kebutuhan masyarakat.

 

Server di Luar Negeri

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing, mengatakan, beberapa server dari fintech tidak berada di Indonesia. Melainkan di negara tetangga seperti Singapura, Hongkong, China, hingga Rusia dan Amerika. Ironisnya ada pula yang tidak diketahui lokasinya.

"Ciri khas fintech ilegal di antaranya tidak terdaftar di OJK. Nah masyarakat bisa cek di website atau telpon 157 untuk memastikan legalitasnya," tegas Tongam. Selain itu, ciri-ciri fintech berizin di antaranya bunga pinjaman jelas sesuai dengan ketentuan OJK, tidak muluk-muluk.

"Tata cara penagihan fintech ilegal tidak hanya kepada peminjam, tetapi juga ditagihkan kepada keluarga, rekan kerja hingga atasan, ini jelas tidak benar. Terkadang, ada juga perbuatan nakal lainnya seperti penagihan cicilan sebelum batas waktu yang ditentukan.

Trennya, kata dia, kebanyakan peminjam dari kalangan ibu-ibu yang kurang paham legalitas. Tips untuk masyarakat yang meminjam pada fintech, selain cek legalitas, juga harus meminjam sesuai kebutuhan dan kemampuan serta tidak meminjam untuk menutup hutang.

"Pinjam untuk kepentingan produktif, pahami manfaat biaya, bunga, jangka waktu denda dan risikonya. Peminjam online diarahkan untuk pinjaman produktif," ucapnya. Berdasarkan data, dari 127 fintech p2p lending berizin sudah 11,5 juta penduduk menikmati layanannya.

Lebih lanjut Tongam mengatakan, terhadap fintech yang ilegal akan langsung dilakukan pemanggilan dan dicabut lalu dihentikan dan diumumkan ke masyarakat sesuai POJK Nomor 77 Tahun 2016. "Kami berupaya sebelum ada nasabah yang jadi korban," ungkapnya.

Bagi masyarakat yang sudah menjadi korban atau terlanjur masuk fintech ilegal, bisa melakukan dua hal yaitu ajukan restrukturisasi, pengurangan bunga dan denda. Perpanjangan waktu, dan kalau sudah melakukan kegiatan teror harus dilaporkan ke polisi untuk diproses.

"Makin banyak laporan otomatis mereka ciut juga. Memang mengubah perilaku masyarakat susah. Makanya agak susah, untuk itu tetap edukasi dan sampaikan pengalaman dari orang yang kena tipu. Sehingga jadi pengalaman berharga nagi orang lain," pungkas Tongam. (*)

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Gubernur Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Tindakan Nyata

balitribune.co.id | Tabanan - Peringatan Hari Puputan Margarana ke-79 diselenggarakan dengan khidmat di Taman Makam Pahlawan Margarana, Tabanan, Kamis (20/11). Dalam kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyerukan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata bagi bangsa. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

aksa Tetangga Kekerasan Seksual Anak Kembali Terulang, Pelaku Orang Dekat

balitribune.co.id | Negara - Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Jembrana, hingga kini terus menjadi sorotan. Pasalnya statistik kasusnya terus mengalami lonjakan. Teranyar, kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur dialami seorang siswi di salah satu desa di Kecamatan Melaya. Kasus ini pun menjadi perhatian serius aparat terkait di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click

Umanis Galungan, Umat Hindu Berbagai Daerah Padati Pura Lempuyang

balitribune.co.id | Amlapura - Pada momen Umanis Galungan, umat Hindu dari berbagai daerah di Bali silih berganti datang untuk melakukan persembahyangan di Penataran Agung maupun di Pura Luhur yang berada di puncak Gunung Lempuyang.

Rangkaian Pujawali di Pura Sad Khayangan ini sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu, dimana puncak karyanya berlangsung pada Wraspati Umanis Wuku Dungulan atau pada saat Umanis Galungan, Kamis (20/11).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jawara Modifikator Region Pamerkan Karya di Final Battle HMC 2025

balitribune.co.id | Garut -  Diikuti ribuan modifikator, puncak pesta Honda Modif Contest (HMC) 2025 ditutup dengan hamparan puluhan modifikasi sepeda motor Honda yang berkelas, berkarakter, dan siap menginpirasi.Gelaran kreativitas yang mengusung tema #Ridecreation ini telah hadir di 10 kota besar di Indonesia dan berakhir pada puncak final battle HMC yang disaksikan ribuan pecinta sepeda motor Honda di Yonif 303 SSM Cibuluh, Garut, Jawa Barat pad

Baca Selengkapnya icon click

Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Karangasem Berbaur dalam Jalan Santai Jelang HUT KORPRI dan PGRI

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam rangka menyambut HUT KORPRI ke-54 dan HUT PGRI ke-80, ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan guru se-Kabupaten Karangasem mengikuti kegiatan Jalan Santai pada Minggu, 16 November 2025. Kegiatan ini mengambil start dan finish di GOR Gunung Agung Amlapura.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.