Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

One Village One Product Belum Jalan

I Gede Aryantha

BALI TRIBUNE - PROGRAM  one village one product yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Badung mendapat sorotan dari anggota Fraksi Gerindra DPRD Badung I Gede Aryantha. Ia menilai program tersebut selama ini belum jalan. “Kenyataannya program one village one product belum terlihat realisasinya secara nyata,” ujar Gede Aryantha belum lama ini. Menurut politisi asal Desa Canggu, Kuta Utara itu, pembangunan pertanian dalam arti luas dan berkelanjutan mestinya lebih menekankan pada upaya-upaya atau program kegiatan yang berwawasan lingkungan dan kemandirian masyarakat. Yaitu, dengan program one village one product itu. “Yang perlu ditekankan dalam pembangunan adalah kemandirian masyarakat. Nah, itu yang selama ini kami lihat belum ada,” tukas anggota Komisi III DPRD Badung. Pun demikian, ia menyambut baik sudah ada upaya dari pemerintah, walaupun hasilnya belum terlihat begitu optimal. 

wartawan
I Made Darna
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.