Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Optimalisasi Pendapatan Daerah, Genjot OPD Percepatan Penerapan E-Ticketing

Bali Tribune/ RAPAT - Pemkab Tabanan gelar rapat pembahasan lanjutan E Ticketing, Selasa (7/5).
balitribune.co.id | Tabanan - Guna mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab Tabanan Genjot Sektor Pariwasata, salah satunya Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot. Melihat Potensi Tanah Lot yang sangat besar sehingga menguntungkan dan bermanfaat bagi masyarakat Tabanan, Pemkab Tabanan perlu mempercepat penerapan E Ticketing.
 
Hal ini bertujuan agar lebih menarik minat wisatawan untuk datang ke Tanah Lot, maka diperlukan sistem yang bersih dan transparan serta tidak berbelit-belit. Untuk mempercepatan terealisasinya penerapan E Ticketing tersebut, Pemkab Tabanan gelar Rapat Pembahasan lanjutan E Ticketing, di Ruang Rapat Bupati Setempat, Selasa (7/5).
 
Dalam rapat yang juga dihadiri pihak dari Dtw Tanah Lot dan pihak swasta tersebut, Bupati Eka menjelaskan bahwa hal ini tinggal menunggu waktu saja, karena seluruh pihak terkait sudah memahami hal tersebut. “Tinggal satu nafas, dan tujuan kita membuat etickting ini adalah untuk memahami Tanah Lot itu sendiri punya potensi yang sangat besar yang bisa menjadi pendapatan yang menguntungkan dan bermanfaat bagi masyarakat Tabanan itu sendiri,” ucapnya.
 
Disampaikannya bahwa untuk lebih menarik wisatawan untuk datang ke Tanah Lot, harus membuat atau menciptakan sesuatu, salah satunya E Ticketing. “Untuk menarik wisatawan, kita harus create atau menciptakan sesuatu  agar orang yang berkunjung mau datang lagi dan datang lagi. Dan mencreate  ini tidak hanya ide saja tapi harus diimplementasikan, salah satunya perbaikan infrastruktur,” jelas Bupati Eka.
 
Oleh sebab itu, Bupati Eka mengimbau kepada seluruh pihak terkait agar melakukan lolaborasi dalam rangka mewujudkan hal tersebut. “Bagaimana orang bisa mencapai itu kalau kita tidak jalan. Kita harus cerdas, karena pariwisata banyak memiliki nilai plus. Kalau kita cerdas mem pakage-nya.menjadi suatu pakage yang menarik, sehingga nantinya menarik wisatawan untuk mereka datang, pasti suatu saat mereka akan datang lagi karena memiliki pengalaman yang menyenangakan sebelumnya,” terangnya.
 
Dalam penerapan atau penyusunan program di DTW Tanah Lot harus dirinci dengan baik, mulai dari memikirkan dari hal yang terjelek hingga terbaik, sehingga nantinya bisa lebih meminimalisasi resiko dan kesalahan, dan hal ini ditegaskannya harus berlandaskan dengan IT. “Karena sekarang sudah jamannya teknologi. Dan teknologi selalu memberikan keuntungan yang besar, maka kita manfaatkan teknologi yang ada. Contohnya aplikasi Ojek Online yang ada dan harus kita ikuti, karena apa-apa sudah dalam genggaman. Karena sekarang jamannya efektif, efisen tidak keluar rumah barang datang," imbuhnya.
 
Bupati Eka menambahkan, setiap rencana sudah tentu ada resikonya, namun dengan perencanaan yang jelas dan penanganan yang bagus, Dirinya yakin hal itu akan terwujud.
wartawan
Komang Arta Jingga
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

SOM-20, Momentum Memperkuat  Konservasi Laut dan Ketahanan Kawasan Terhadap Perubahan Iklim

balitribune.co.id | Mangupura - Pertemuan Tingkat Pejabat Senior ke-20 atau 20th Senior Officials’ Meeting (SOM-20) Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) yang berlangsung 10-11 Desember 2025 di Kabupaten Badung, Bali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional dalam konservasi laut, pengelolaan perikanan berkelanjutan, dan peningkatan ketahanan kawasan terhadap perubahan iklim.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanpa Kantongi PBG, Bangunan Investor di Hutan TNBB Disegel

balitribune.co.id | Negara - Bangunan di kawasan hutan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang mencuat belakangan ini ternyata belum mengantongi dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Persoalan tersebut terungkap saat sidak yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Jembrana bersama instansi terkait ke lokasi bangunan tersebut berdiri.

Baca Selengkapnya icon click

Banjir Bandang di Manggis, Jalur Denpasar-Karangasem Lumpuh 2 Jam

balitribune.co.id | Amlapura - Banjir banjir bandang menerjang dua desa di Kecamatan Manggis, yakni Desa Antiga Kelod dan Desa Gegelang. Sejumlah rumah terendam banjir, lebih dari lima unit mobil milik warga juga terendam banjir, bahkan satu unit mobil yang terparkir di pinggir jalan di Desa Antiga Kelod juga nyaris hanyut, namun beruntung warga sigap dan langsung mengikat mobil tersebut dengan tali plastik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.