Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Optimis Kencang, Pebalap Astra Honda Siap Melesat di JuniorGP Barcelona

pebalap
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Jakarta - Dua pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa dan Veda Ega Pratama, siap kembali menunjukkan performa terbaik mereka di ajang FIM JuniorGP World Championship seri keenam yang berlangsung di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, akhir pekan ini (2/11). Memasuki dua seri terakhir musim ini, keduanya datang dengan semangat tinggi untuk menorehkan hasil maksimal dan mengharumkan nama Indonesia di kancah balap Eropa.

Berbekal semangat tinggi serta hasil impresif di Misano, Veda Ega Pratama yang memperkuat Astra Honda Racing Team (AHRT) kini berada di peringkat ke-11 klasemen sementara JuniorGP dengan total 46 poin. Mengandalkan kencangnya NSF250RW, pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta ini berupaya untuk bisa beradaptasi secepat mungkin untuk bisa tampil kompetitif.

“Sirkuit Barcelona akan menjadi trek baru bagi saya, dan saya berharap bisa beradaptasi secepat mungkin di sini. Saya dan tim mendapatkan hasil yang cukup bagus di beberapa seri terakhir, dan itu membuat kami semakin termotivasi menghadapi dua seri tersisa, terutama seri Barcelona ini,” ujar Veda.

Sementara itu, M. Kiandra Ramadhipa yang saat ini bersaing di European Talent Cup (ETC) bersama Honda Asia Dream Racing–Junior Team, bertekad mempertahankan posisi lima besar klasemen sekaligus membuka peluang naik ke tiga besar hingga akhir musim. Atas raihan 104 poin sejauh ini, pebalap muda asal Sleman, Yogyakarta tersebut terus menunjukkan konsistensi dan daya juang tinggi di musim debutnya.

“Saya ingin beradaptasi secepat mungkin di sirkuit Barcelona dan berusaha tampil maksimal untuk meraih podium. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Ramadhipa.

Circuit de Barcelona-Catalunya menjadi tantangan baru bagi kedua pebalap Astra Honda ini. Karakter lintasan cepat berpadu tikungan teknis, adaptasi dan strategi balap yang tepat akan menjadi kunci penting untuk meraih hasil terbaik. Kedua pebalap pun terus mematangkan persiapan fisik serta koordinasi dengan tim jelang akhir pekan balap yang dinanti.

Balapan kelas JuniorGP berlangsung 14 lap untuk masing-masing race, sedangkan European Talent Cup (ETC) digelar 13 lap. Sesi kualifikasi JuniorGP World Championship berlangsung pada Sabtu, 1 November 2025. Race day pada Minggu, 2 November 2025, dengan Race 1 JuniorGP pukul 17:00 WIB, dilanjutkan Ramadhipa berkompetisi di ETC pukul 19:00 WIB, dan Race kedua JuniorGP pukul 20:00 WIB. Seluruh balapan dapat disaksikan langsung melalui kanal YouTube FIM JuniorGP.

wartawan
HEN
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.