Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Optimis Prabowo-Sandi Raup Suara Signifikan di Bali

Titiek Soeharto di sela-sela emak-emak di Mall Kuta Galeria, Kamis (3/1).


 BALI TRIBUNE - Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto, menghadiri Program Rabu Biru, di Mall Galeria Kuta, Kamis (3/1). Kehadiran Titiek disambut meriah ratusan emak-emak yang tergabung dalam Partai Emak-Emak (Pepes) pendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno (Prabowo-Sandi).  Pada kesempatan tersebut, Titiek disambut dengan menyanyikan yel-yel "Goyang 2 Jari". Bukan itu saja, sepanjang acara berlangsung Titiek juga menjadi rebutan selfie emak-emak.  Kepada wartawan di sela-sela acara tersebut, Titiek menyampaikan rasa optimisnya bahwa pasangan Prabowo-Sandi akan meraup suara maksimal di Pulau Dewata pada Pilpres 2019. Pasalnya, dukungan kaum emak-emak di daerah ini semakin luar biasa untuk pasangan calon nomor urut 02 itu.  "Program pasangan Prabowo-Sandi sangat menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga. Jadi saya yakin, pasangan Prabowo-Sandi akan mendapat dukungan penuh dari emak-emak," ujarnya.  Selain itu, imbuh mantan istri Prabowo ini, pasangan Prabowo-Sandi sangat fokus pada program harga pangan murah dan ekonomi kerakyatan. Itu sebabnya, pihaknya yakin Prabowo-Sandi akan mendulang suara signifikan pada Pilpres 2019, termasuk di Bali.  "Antusiasme luar biasa yang ditunjukkan relawan emak-emak yang tergabung dalam Pepes ini, meyakinkan kami bahwa pasangan Prabowo-Sandi berpeluang merebut suara di Bali," tegas Titiek, yang juga Koordinator Komando Daerah Pemilihan Partai Berkarya ini.  Sementara itu salah satu relawan emak-emak yang tergabung dalam Pepes, Fully Nandina, menilai bahwa selama empat tahun pemerintahan Jokowi, harga kebutuhan rumah tangga terus melonjak naik. Selain itu, banyak timbul perpecahan di mana-mana.  "Ini sangat dirasakan oleh emak-emak. Karena itu, kami yang tergabung dalam Partai Emak-Emak mendukung pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi," tuturnya.

wartawan
San Edison
Category

Wujud Toleransi, Umat Lintas Agama di Denpasar Antusias Ikuti Prosesi Pindapata

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak delapan Bhikku dari Vihara Buddha Sakyamuni menggelar tradisi Pindapata di sepanjang Jalan Gunung Agung, Denpasar, pada Kamis (14/5/2026). Prosesi ini dilaksanakan sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 yang jatuh pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek SJUT Sanur Rampung 100%, Pemkot Denpasar Beri Waktu 3 Bulan Bagi Provider untuk Pindah Jalur

balitribune.co.id | Denpasar - Pekerjaan konstruksi proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur resmi tuntas 100%. PT Sarana Utilitas Optimal (SUO) selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) telah menyerahkan hasil pembangunan tersebut kepada Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), Rabu (13/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Indonesia Rugi Rp9 Triliun Akibat Penipuan Online, ASEAN Memperkuat Upaya Penanggulangan

balitribune.co.id | Denpasar - Di Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Baca Selengkapnya icon click

Bukan Ribet Malah Cuan, Ibu Rumah Tangga di Tabanan Raup Tabungan dari Bank Sampah

Gerakan Pilah dan Kelola Sampah dari Rumah mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ni Made Serly Liana Dewi, warga Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan, yang menilai kebijakan pembatasan sampah ke TPA menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai berubah dan lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah dari rumah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Keputusan Bisnis Bankir Dilindungi Hukum Sepanjang Beritikad Baik

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa upaya mendorong pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan perlu disertai dengan kepastian hukum bagi pelaku industri perbankan. Untuk itu, OJK memandang penting adanya pemahaman yang sama di antara seluruh pemangku kepentingan mengenai penerapan konsep business judgement rule dalam penanganan perkara pidana di sektor perbankan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.